Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Quality Indeks dan Konsentrasi Logam Berat dalam Perairan dan Sedimen di Perairan Kota Makassar

View through CrossRef
Kota Makassar merupakan pusat kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki aktifitas wilayah pesisir, seperti pemanfataan industri, pariwisata, transportasi laut serta memiliki dua sungai besar yang muara di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasilogam berat dalam air dan sedimen serta menentukan status mutunya. Pengamatan dilakukan pada 10 lokasi strategis sumber pencemar seperti pabrik, hotel, muara sungai serta pelabuhan dengan mengambil sampel air dan sedimen dan selanjutnya dianalisis di laboratorium untuk logam berat Cd, Cr, Hg, Zn, Cu dan Pb. Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data yang ada. Metode Indeks Pencemar dan Storet (Storage and Retrieval) digunakan untuk menentukan status mutu air dan sedimen dari logam berat untuk biota laut. Hasil penelitian ini menunjukkan perairan Kota Makassar tergolong dalam kategori “Cemar Ringan” berdasarkan hasil perhitungan indeks Pencemar sedangkan status mutu perairan tergolong “Cemar Berat”. Parameter logam berat di kolom perairan yang melampaui baku mutu adalah Krom (0,016±0,005) dan Tembaga (0,112±0,035). Sedangkan untuk parameter logam berat sedimen secara keseluruhan masih berada dalam ambang batas baku mutu yang telah ditentukan. Kondisi tercemar berasal dari aktifitas reklamasi pantai serta sumber alami dan limbah domestik dari aktifitas masyarakat cukup tinggi.ABSTRACTMakassar City is the city center in South Sulawesi Province which has coastal area activities, such as the use of industry, tourism, sea transportation and has two large rivers that estuary into the waters. This study aims to determine the concentration of heavy metals in water and sediment and determine their quality status. Observations were made at 10 strategic locations of pollutant sources such as factories, hotels, river mouths, and ports by taking water and sediment samples and then analyzed in the laboratory for heavy metals Cd, Cr, Hg, Zn, Cu, and Pb. Descriptive statistics are used to analyze the existing data. The Pollutant Index and Storet (Storage and Retrieval) method is used to determine the status of water and sediment quality of heavy metals for marine biota. The results of this study indicate that the waters of Makassar City are classified as "Lightly Polluted" based on the results of the calculation of the Pollutant index while the status of the water quality is classified as "Heavy Polluted". Parameters of heavy metals in the water column that exceed the quality standard are chromium (0,016±0,005) and copper (0,112±0,035). Meanwhile, the parameters of the sediment heavy metals as a whole are still within the specified quality standard. Polluted conditions derived from coastal reclamation activities as well as natural sources and domestic waste from community activities are quite high.
Title: Quality Indeks dan Konsentrasi Logam Berat dalam Perairan dan Sedimen di Perairan Kota Makassar
Description:
Kota Makassar merupakan pusat kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki aktifitas wilayah pesisir, seperti pemanfataan industri, pariwisata, transportasi laut serta memiliki dua sungai besar yang muara di perairan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasilogam berat dalam air dan sedimen serta menentukan status mutunya.
Pengamatan dilakukan pada 10 lokasi strategis sumber pencemar seperti pabrik, hotel, muara sungai serta pelabuhan dengan mengambil sampel air dan sedimen dan selanjutnya dianalisis di laboratorium untuk logam berat Cd, Cr, Hg, Zn, Cu dan Pb.
Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data yang ada.
Metode Indeks Pencemar dan Storet (Storage and Retrieval) digunakan untuk menentukan status mutu air dan sedimen dari logam berat untuk biota laut.
Hasil penelitian ini menunjukkan perairan Kota Makassar tergolong dalam kategori “Cemar Ringan” berdasarkan hasil perhitungan indeks Pencemar sedangkan status mutu perairan tergolong “Cemar Berat”.
Parameter logam berat di kolom perairan yang melampaui baku mutu adalah Krom (0,016±0,005) dan Tembaga (0,112±0,035).
Sedangkan untuk parameter logam berat sedimen secara keseluruhan masih berada dalam ambang batas baku mutu yang telah ditentukan.
Kondisi tercemar berasal dari aktifitas reklamasi pantai serta sumber alami dan limbah domestik dari aktifitas masyarakat cukup tinggi.
ABSTRACTMakassar City is the city center in South Sulawesi Province which has coastal area activities, such as the use of industry, tourism, sea transportation and has two large rivers that estuary into the waters.
This study aims to determine the concentration of heavy metals in water and sediment and determine their quality status.
Observations were made at 10 strategic locations of pollutant sources such as factories, hotels, river mouths, and ports by taking water and sediment samples and then analyzed in the laboratory for heavy metals Cd, Cr, Hg, Zn, Cu, and Pb.
Descriptive statistics are used to analyze the existing data.
The Pollutant Index and Storet (Storage and Retrieval) method is used to determine the status of water and sediment quality of heavy metals for marine biota.
The results of this study indicate that the waters of Makassar City are classified as "Lightly Polluted" based on the results of the calculation of the Pollutant index while the status of the water quality is classified as "Heavy Polluted".
Parameters of heavy metals in the water column that exceed the quality standard are chromium (0,016±0,005) and copper (0,112±0,035).
Meanwhile, the parameters of the sediment heavy metals as a whole are still within the specified quality standard.
Polluted conditions derived from coastal reclamation activities as well as natural sources and domestic waste from community activities are quite high.

Related Results

Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Logam berat adalah unsur logam dengan berat/ massa atom tinggi. Dalam kajian lingkungan logam dikategorikan menjadi logam berat jika memilki berat jenis lebih besar dari 5 g/ml. Se...
               Ekomangrove Kedonganan merupakan salah satu tempat wisata di Desa Kedonganan. Selayaknya tempat wisata, kawasan mangrove tersebut banyak dipengaruhi oleh aktivitas m...
Kajian Konsentrasi Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium(Cd) pada Sedimen Sungai Donan, Cilacap- Jawa Tengash
Kajian Konsentrasi Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium(Cd) pada Sedimen Sungai Donan, Cilacap- Jawa Tengash
<p>Beberapa jenis industri di sekitar Sungai Donan memiliki potensi mencemari lingkungan. Logam berat merupakan polutan berbahaya bagi kesehatan manusia, biotik perairan dan ...
Biokonsentrasi Logam Berat Timbal, Arsen pada Air dan Ikan Sungai Tallo Kota Makassar
Biokonsentrasi Logam Berat Timbal, Arsen pada Air dan Ikan Sungai Tallo Kota Makassar
Kontaminasi Logam berat terhadap perairan telah menjadi masalah dalam kesehatan lingkungan selama beberapa dekade. Kontaminasi logam berat seperti logam berat Timbal (Pb) dan Arsen...
SPESIASI DAN BIOAVAILABILITAS LOGAM BERAT DALAM SEDIMEN SUNGAI ROOMO GRESIK
SPESIASI DAN BIOAVAILABILITAS LOGAM BERAT DALAM SEDIMEN SUNGAI ROOMO GRESIK
Aliran Sungai Roomo telah tercemar oleh bahan-bahan organik terutama dari limbah domestik dan industri.Cemaran logam berat juga dipastikan ada dalam sungai tersebut.Logam berat ini...
Analisa sedimen transport pada model saluran terbuka (studi laboratorium)
Analisa sedimen transport pada model saluran terbuka (studi laboratorium)
Sedimen adalah hasil proses erosi, baik berupa erosi permukaan, erosi parit, atau jenis erosi tanah lainnya. Sedimen umumnya mengendap di bagian bawah kaki bukit, di daerah genanga...
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
Pencemaran logam berat pada lingkungan perairan terutama sungai yang diakibatkan kegiatan pertambangan sudah banyak dijumpai. Penelitian ini berlokasi di Jatiroto, Wonogiri, Jawa T...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...

Back to Top