Javascript must be enabled to continue!
Uji Organoleptik dan Daya Terima Produk Sari Kacang Hijau Kencur sebagai Pangan Fungsional
View through CrossRef
Latar Belakang: Kacang hijau mengandung vitamin B6, vitamin C dan vitamin E yang berfungsi untuk mengatur hormon reproduksi secara maksimal dan antioksidan alami yang menangkal radikal bebas. Kencur merupakan salah satu tanaman herbal yang tumbuh subur di daerah pegunungan dan sering digunakan sebagai pengobatan, diantaranya adalah batuk, mual, bengkak, bisul, diare dan antitoksin. Pada tahun 2017, total produksi kencur di Indonesia mencapai 36.655 ton. Diperlukan inovasi dan kreasi dalam mengolah kombinasi dua bahan pangan tersebut tersebut untuk menaikkan nilai jual karena melimpahnya produksi kacang hijau dan kencur di Indonesia. Pengembangan produk berbahan olahan kacang hijau dan kencur ini diharapkan bisa diterima oleh masyarakat luas karena manfaatnya untuk kesehatan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima produk sari kacang hijau kencur serta pemanfaatan bahan pangan kacang hijau dan kencur sebagai pangan fungsional yang sehat dan dapat diterima oleh konsumen.
Metode: Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen atau percobaan (experiment research). Penelitian dilakukan kepada 5 panelis terlatih dan 30 panelis tidak terlatih yang akan melakukan uji organoleptik pada satu produk yaitu sari kacang hijau kencur.
Hasil: Menurut hasil uji organoleptik pada produk sari kacang hijau kencur, dari indikator rasa, warna, aroma dan tekstur disuka oleh panelis. Dapat dilihat dari hasil pengujian pada indikator rasa, warna, aroma, dan tekstur bahwa kategori suka selalu menjadi yang paling banyak dipilih oleh panelis. Sedangkan pada uji daya terima yang menggunakan uji hedonik, hasil yang didapatkan yaitu, 10 dari 35 panelis memilih sangat suka dan 19 dari 35 panelis memilih suka pada keseluruhan produk sari kacang hijau kencur.
Kesimpulan: Produk sari kacang hijau kencur dapat diterima dan disukai konsumen dari segi rasa, warna, aroma dan tekstur.
Title: Uji Organoleptik dan Daya Terima Produk Sari Kacang Hijau Kencur sebagai Pangan Fungsional
Description:
Latar Belakang: Kacang hijau mengandung vitamin B6, vitamin C dan vitamin E yang berfungsi untuk mengatur hormon reproduksi secara maksimal dan antioksidan alami yang menangkal radikal bebas.
Kencur merupakan salah satu tanaman herbal yang tumbuh subur di daerah pegunungan dan sering digunakan sebagai pengobatan, diantaranya adalah batuk, mual, bengkak, bisul, diare dan antitoksin.
Pada tahun 2017, total produksi kencur di Indonesia mencapai 36.
655 ton.
Diperlukan inovasi dan kreasi dalam mengolah kombinasi dua bahan pangan tersebut tersebut untuk menaikkan nilai jual karena melimpahnya produksi kacang hijau dan kencur di Indonesia.
Pengembangan produk berbahan olahan kacang hijau dan kencur ini diharapkan bisa diterima oleh masyarakat luas karena manfaatnya untuk kesehatan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima produk sari kacang hijau kencur serta pemanfaatan bahan pangan kacang hijau dan kencur sebagai pangan fungsional yang sehat dan dapat diterima oleh konsumen.
Metode: Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen atau percobaan (experiment research).
Penelitian dilakukan kepada 5 panelis terlatih dan 30 panelis tidak terlatih yang akan melakukan uji organoleptik pada satu produk yaitu sari kacang hijau kencur.
Hasil: Menurut hasil uji organoleptik pada produk sari kacang hijau kencur, dari indikator rasa, warna, aroma dan tekstur disuka oleh panelis.
Dapat dilihat dari hasil pengujian pada indikator rasa, warna, aroma, dan tekstur bahwa kategori suka selalu menjadi yang paling banyak dipilih oleh panelis.
Sedangkan pada uji daya terima yang menggunakan uji hedonik, hasil yang didapatkan yaitu, 10 dari 35 panelis memilih sangat suka dan 19 dari 35 panelis memilih suka pada keseluruhan produk sari kacang hijau kencur.
Kesimpulan: Produk sari kacang hijau kencur dapat diterima dan disukai konsumen dari segi rasa, warna, aroma dan tekstur.
Related Results
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna radiata (L.) Wilczek) DENGAN METODE BSLT
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna radiata (L.) Wilczek) DENGAN METODE BSLT
Kecambah kacang hijau (Vigna radiata L.) berasal dari kacang hijau merupakan salah satu jenis kacang yang relatif banyak dikonsumsi masyarakat sebagai makanan fungsional. Kacang hi...
Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoblobin Ibu Hamil Anemia
Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoblobin Ibu Hamil Anemia
Anemia merupakan suatu keadaan ibu hamil dengan jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di bawah batas normal yang dapat mengakibatkan gangguan kapasitas dal...
Pengembangan getuk kacang tolo sebagai makanan selingan alternatif kaya serat
Pengembangan getuk kacang tolo sebagai makanan selingan alternatif kaya serat
<p><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em><strong>Background</strong>: Getuk is traditional food that is familiar in all age group. How...
KACANG KEDELAI HITAM DAN KACANG HIJAU SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN Pseudomonas aeruginosa ATCC 15442 TERHADAP MEDIA PAB
KACANG KEDELAI HITAM DAN KACANG HIJAU SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN Pseudomonas aeruginosa ATCC 15442 TERHADAP MEDIA PAB
Kacang kedelai hitam (Glycine soja L. Merr) dan kacang hijau (Vigna radiata) merupakan sumber protein dan karbohidrat. Latar belakang penelitian ini adalah masih minimnya pengemban...
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) DAN EKSTRAK KENCUR (Kaempferia Galanga L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) DAN EKSTRAK KENCUR (Kaempferia Galanga L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO
Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang menyebabkan berbagai macam penyakit klinis di dunia. Staphylococcus aureus dapat menyebabkan Infeksi seperti infeksi kulit...
Analisis Nilai Gizi Dan Nilai Ekonomi Hasil Olahan Pisang Dan Kacang Hijau Lokal Malaka Menjadi Makanan Tambahan Bagi Balita
Analisis Nilai Gizi Dan Nilai Ekonomi Hasil Olahan Pisang Dan Kacang Hijau Lokal Malaka Menjadi Makanan Tambahan Bagi Balita
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi dan nilai ekonomi olahan pisang dan kacang hijau lokal Malaka menjadi tepung sebagai makanan tambahan bagi balita. Peneli...
Analisis Pendapatan Usahatani Kacang Hijau di Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka
Analisis Pendapatan Usahatani Kacang Hijau di Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran usahatani kacang hijau di Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka, mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani ...
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KENCUR TERHADAP KUALITAS PERMEN SUSU
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KENCUR TERHADAP KUALITAS PERMEN SUSU
Abstract
The background of this research is due to the lack of public interest in consuming kencur, which has a slightly spicy taste and a sharp aroma. The application of kencur e...

