Javascript must be enabled to continue!
Hubungan antara Infeksi COVID-19 dengan Preeklamsia pada Ibu Hamil
View through CrossRef
Ibu hamil ialah kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19 akibat adanya perubahan fisiologis di masa kehamilan dan cenderung mempunyai kondisi klinis yang lebih buruk. Berdasarkan penelitian sebelumnya, ibu hamil dengan COVID-19 yang parah berisiko mengalami preeklamsia 5 kali lipat dibandingkan ibu hamil dengan COVID-19 tanpa gejala. Identifikasi hubungan infeksi COVID-19 dengan preeklamsia pada ibu hamil sangat penting dilakukan untuk membantu menentukan langkah penanganan yang tepat. Penelitian ini ditulis menggunakan metode literature review. Sumber pustaka atau data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari publikasi ilmiah baik internasional maupun nasional yang tercantum dalam Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar dengan kata kunci “COVID-19, preeclampsia, SARS-CoV-2, angiotensin converting enzyme (ACE2), renin-angiotensin system (RAS)”. Review dilakukan terhadap 16 jurnal internasional dan 4 jurnal nasional.
Infeksi COVID-19 berhubungan dengan kejadian preeklampsia. Risiko preeklamsia pada ibu hamil dengan COVID-19 meningkat sebanding dengan derajat keparahan COVID-19 yang diderita. COVID-19 dapat menyebabkan preeklamsia melalui beberapa mekanisme, yakni melalui disfungsi endotel, peningkatan kaskade koagulasi, dan peningkatan respon inflamasi. Infeksi COVID-19 dapat memicu terjadinya down-regulasi pada Renin-Angiotensin System (RAS) akibat pengikatan SARS-CoV-2 pada reseptor ACE2. Kondisi ini dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi endotel yang nantinya menyebabkan preeklamsia. Infeksi COVID-19 dapat memicu terjadinya preeklamsia melalui peningkatan aktivitas kaskade koagulasi, yaitu perubahan pada PT (prothrombin time), BT (bleeding time), aPTT (activated Partial Thromboplastin Time), dan CT (clotting time). Infeksi COVID-19 juga diketahui dapat meningkatkan respon inflamasi yang ditandai adanya peningkatan nilai pada CRP (C-reactive protein), D-dimer, dan NLR (neutrophil lymphocyte ratio) yang pada akhirnya juga memicu terjadinya preeklamsia.
UPT Penerbitan Universitas Jember
Title: Hubungan antara Infeksi COVID-19 dengan Preeklamsia pada Ibu Hamil
Description:
Ibu hamil ialah kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19 akibat adanya perubahan fisiologis di masa kehamilan dan cenderung mempunyai kondisi klinis yang lebih buruk.
Berdasarkan penelitian sebelumnya, ibu hamil dengan COVID-19 yang parah berisiko mengalami preeklamsia 5 kali lipat dibandingkan ibu hamil dengan COVID-19 tanpa gejala.
Identifikasi hubungan infeksi COVID-19 dengan preeklamsia pada ibu hamil sangat penting dilakukan untuk membantu menentukan langkah penanganan yang tepat.
Penelitian ini ditulis menggunakan metode literature review.
Sumber pustaka atau data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari publikasi ilmiah baik internasional maupun nasional yang tercantum dalam Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar dengan kata kunci “COVID-19, preeclampsia, SARS-CoV-2, angiotensin converting enzyme (ACE2), renin-angiotensin system (RAS)”.
Review dilakukan terhadap 16 jurnal internasional dan 4 jurnal nasional.
Infeksi COVID-19 berhubungan dengan kejadian preeklampsia.
Risiko preeklamsia pada ibu hamil dengan COVID-19 meningkat sebanding dengan derajat keparahan COVID-19 yang diderita.
COVID-19 dapat menyebabkan preeklamsia melalui beberapa mekanisme, yakni melalui disfungsi endotel, peningkatan kaskade koagulasi, dan peningkatan respon inflamasi.
Infeksi COVID-19 dapat memicu terjadinya down-regulasi pada Renin-Angiotensin System (RAS) akibat pengikatan SARS-CoV-2 pada reseptor ACE2.
Kondisi ini dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi endotel yang nantinya menyebabkan preeklamsia.
Infeksi COVID-19 dapat memicu terjadinya preeklamsia melalui peningkatan aktivitas kaskade koagulasi, yaitu perubahan pada PT (prothrombin time), BT (bleeding time), aPTT (activated Partial Thromboplastin Time), dan CT (clotting time).
Infeksi COVID-19 juga diketahui dapat meningkatkan respon inflamasi yang ditandai adanya peningkatan nilai pada CRP (C-reactive protein), D-dimer, dan NLR (neutrophil lymphocyte ratio) yang pada akhirnya juga memicu terjadinya preeklamsia.
Related Results
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Kelas ibu hamil termasuk salah satu sarana belajar bersama yang diikuti ibu hamil mulai dari trimester II dan II, yang difasilitasi oleh bidan yang bertujuan membahas materi di buk...
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil. Manfaat se...
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
Latar Belakang: kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 mencapai 12.350 dan terus mengalami penambahan jumlah. Dari jumlah tersebut terdapat 168 kasus positif Covi...
Penerapan Sistem Ibu Hamil (SIBUMIL) dalam Menunjang Efektifitas Pencatatan Data Ibu Hamil
Penerapan Sistem Ibu Hamil (SIBUMIL) dalam Menunjang Efektifitas Pencatatan Data Ibu Hamil
Posyandu Ngudi Rahayu merupakan posyandu di Desa Luwang Kecamatan Gatak Sukoharjo, Jawa Tengah. Pencatatan masih dilakukan secara manual menggunakan tulisan tangan, sehingga data p...
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari pembuahan atau bertemunya sel telur dengan sperma sampai dengan lahirnya janin. Lamanya kehamilan normal yaitu 40 minggu. Kehamilan ini d...
Tinjauan pustaka pentingnya kesehatan zat gizi ibu hamil di masa pandemi covid 19
Tinjauan pustaka pentingnya kesehatan zat gizi ibu hamil di masa pandemi covid 19
Virus Corona atau covid-19 makin marak di sejumlah negara, kini semua orang diharuskan mulai meningkatkan stamina, tak terkecuali pada ibu hamil. mereka yang sedang hamil tentu har...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KESEDIAAN PEMERIKSAAN HIV DAN AIDS
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KESEDIAAN PEMERIKSAAN HIV DAN AIDS
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015 memperkirakan jika di Indonesia setiap tahun terdapat 9.000 ibu hamil positif Human Immunodeficiency Virus yang melahirkan bayi...
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Latar Belakang: Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita, belum men...

