Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

METODA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK UMKM

View through CrossRef
Kota Cirebon merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang merupakan kota tujuan wisata. Ciri khas kota Cirebon adalah batik yang dihasilkannya. Walaupun Cirebon terkenal dengan sentra batiknya, buka berarti semua penduduk dikota Cirebon bermatapencarian sebagai pengrajin batik. Masih banyak penduduknya yang bermata pencarian sebagai petani, buruh bangunan ataupun memiliki usaha-usaha kecil untuk menghidupi kebutuhan sehari-harinya. Hal tersebut terbuki dengan apa yang terjadi di kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Disana banyak sekali rumah tangga yang memiliki usaha sebagai pengrajin alat-alat kebersihan rumah tangga, pembuat kue kering dan basah, produksi pakaian dan masih banyak lagi. Dengan semakin majunya UMKM dan berdampak pada persaingan yang semakin ketat, maka diharapkan UMKM yang berada di kecamatan Talun ini dapat berkembang dan meningkatkan kualitas produknya. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu metoda pengendalian kualitas yang mudah untuk dipahami dan juga diterapkan oleh UMKM di kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan ini metode pelaksanaan yang dipergunakan adalah metode Deplat Partisipatif yaitu melakukan kegiatan dalam bentuk pemberian penyuluhan dan bimbingan mengenai implementasi pengendalian kualitas pada pengrajin di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.Kegiatan penyuluhan dan bimbingan ini dilaksanakan dalam bentuk memberikan pelatihan tersruktur.Berdasarkan hasil wawancara diperoleh bahwa metoda pengendalian kualitas yang mudah untuk diterapkan adalah dengan menggunakan SOP, sedangkan hasil dari wawancara dan kuesioner yang disebrakan kepada UMKM di kecamatan Talun kabupaten Cirebon, mereka lebih memahami mengenai kualitas, perntinya terdapat standar kualitas, dan mengetahui meroda pengendalian kualitas yang mudah untuk diterapkan.Abstrak (Indonesia) secara gamblang dan utuh menampilkan seluruh esensi tulisan; terdiri dari satu paragraph dengan spasi satu, menggunakan font Times New Roman 10pt, maksimal 250 kata,  disertai 3 (tiga) sampai 5 (lima) kata kunci Abstrak ditulis tanpa acuan (referensi), tanpa singkatan/akronim, dan tanpa footnote. Abstrak terdiri atas: pokok permasalahan, tujuan, metode, hasil dan pembahasan, dan simpulan. Abstrak ditulis bukan dalam bentuk matematis, pertanyaan, dan dugaan. Abstrak bukan merupakan hasil copy paste dari kalimat yang ada dalam isi naskah.  
Title: METODA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK UMKM
Description:
Kota Cirebon merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang merupakan kota tujuan wisata.
Ciri khas kota Cirebon adalah batik yang dihasilkannya.
Walaupun Cirebon terkenal dengan sentra batiknya, buka berarti semua penduduk dikota Cirebon bermatapencarian sebagai pengrajin batik.
Masih banyak penduduknya yang bermata pencarian sebagai petani, buruh bangunan ataupun memiliki usaha-usaha kecil untuk menghidupi kebutuhan sehari-harinya.
Hal tersebut terbuki dengan apa yang terjadi di kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.
Disana banyak sekali rumah tangga yang memiliki usaha sebagai pengrajin alat-alat kebersihan rumah tangga, pembuat kue kering dan basah, produksi pakaian dan masih banyak lagi.
Dengan semakin majunya UMKM dan berdampak pada persaingan yang semakin ketat, maka diharapkan UMKM yang berada di kecamatan Talun ini dapat berkembang dan meningkatkan kualitas produknya.
Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu metoda pengendalian kualitas yang mudah untuk dipahami dan juga diterapkan oleh UMKM di kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.
 Dalam kegiatan ini metode pelaksanaan yang dipergunakan adalah metode Deplat Partisipatif yaitu melakukan kegiatan dalam bentuk pemberian penyuluhan dan bimbingan mengenai implementasi pengendalian kualitas pada pengrajin di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.
Kegiatan penyuluhan dan bimbingan ini dilaksanakan dalam bentuk memberikan pelatihan tersruktur.
Berdasarkan hasil wawancara diperoleh bahwa metoda pengendalian kualitas yang mudah untuk diterapkan adalah dengan menggunakan SOP, sedangkan hasil dari wawancara dan kuesioner yang disebrakan kepada UMKM di kecamatan Talun kabupaten Cirebon, mereka lebih memahami mengenai kualitas, perntinya terdapat standar kualitas, dan mengetahui meroda pengendalian kualitas yang mudah untuk diterapkan.
Abstrak (Indonesia) secara gamblang dan utuh menampilkan seluruh esensi tulisan; terdiri dari satu paragraph dengan spasi satu, menggunakan font Times New Roman 10pt, maksimal 250 kata,  disertai 3 (tiga) sampai 5 (lima) kata kunci Abstrak ditulis tanpa acuan (referensi), tanpa singkatan/akronim, dan tanpa footnote.
Abstrak terdiri atas: pokok permasalahan, tujuan, metode, hasil dan pembahasan, dan simpulan.
Abstrak ditulis bukan dalam bentuk matematis, pertanyaan, dan dugaan.
Abstrak bukan merupakan hasil copy paste dari kalimat yang ada dalam isi naskah.
 .

Related Results

MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
Abstrak UMKM merupakan salah satu roda penggerak perekenomian nasional. Terbukti bahwa UMKM telah membantu 61,97% PDB Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak produsen yang memili...
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Currently, UMKM play an important role in helping the country's economy, because it is very important to register trademarks on UMKM, so that UMKM brands can get legal protection. ...
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAN MARKETPLACE UNTUK PENJUALAN PRODUK UMKM
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAN MARKETPLACE UNTUK PENJUALAN PRODUK UMKM
UMKM is a business that someone, group, or company has already fulfill the terms or conditions as micro business.Base on the Jambi news site which can be accessed on February, 1 st...
Digitalisasi UMKM sebagai upaya peningkatan pemasaran online di Desa Sindangpanon
Digitalisasi UMKM sebagai upaya peningkatan pemasaran online di Desa Sindangpanon
Digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia, karena membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang...
Peran Sumber Daya Manusia Dalam Upaya Peningkatan Umkm Di Kabupaten Poso
Peran Sumber Daya Manusia Dalam Upaya Peningkatan Umkm Di Kabupaten Poso
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yan...
Edukasi Proses Produksi dan Pengendalian Kualitas dalam Menjaga Konsistensi Produk Bakpia Wong Keraton
Edukasi Proses Produksi dan Pengendalian Kualitas dalam Menjaga Konsistensi Produk Bakpia Wong Keraton
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan memiliki peran strategis dalam perekonomian, namun masih banyak menghadapi permasalahan pada aspek proses produksi dan pengendalian k...
Sosialisasi Digital Marketing Pelaku UMKM Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Sosialisasi Digital Marketing Pelaku UMKM Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Pelaku UMKM dalam  kegiatan mengolah produk serta memasarkan produk mereka  , diperoleh informasi bahwa UMKM di Kabupaten Gowa tepatnya dikacamatan Pattallassang belum mampu secara...
PENGUATAN UMKM MARTABAK SURBAN SYABAN SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR DI MASA PANDEMI
PENGUATAN UMKM MARTABAK SURBAN SYABAN SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR DI MASA PANDEMI
Masa pandemi adalah masa yang berat bagi pelaku Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejumlah UMKM (26 juta UMKM) di Indonesia terdampak dengan adanya wabah covid-19. Namun ada ...

Back to Top