Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

GAMBARAN KEPATUHAN KONTROL PASIEN GLAUKOMA PADA MASA PANDEMI CORONAVIRUS DISEASE-19 DI RUMAH SAKIT MATA BALI MANDARA

View through CrossRef
Glaukoma menjadi masalah kesehatan mata yang penting karena menjadi penyebab kebutaan kedua di dunia setelah katarak, namun dapat dikendalikan untuk mencegah kebutaan yang tergantung dari kepatuhan pasien melakukan pengobatan. Pandemi COVID-19 menghambat program pengobatan penderita glaukoma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan kontrol pasien glaukoma pada masa pandemi Corona Virus Disease-19 di Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 169 pasien glaukoma yang kontrol di Rumah Sakit Mata Bali Mandara dengan teknik sampel purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian didapatkan dari 169 responden sebagian besar pasien glaukoma pada masa pandemi Corona Virus Disease-19 memiliki kepatuhan kontrol yang baik yaitu sebanyak 124 orang (73,4%). Kepatuhan pada perawatan glaukoma dianjurkan untuk menghindari kehilangan penglihatan secara progresif. Keberhasilan terapi pada pasien glaukoma untuk mencegah kebutaan sangat tergantung dari kepatuhan pasien untuk menjalani pengobatan secara rutin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kepatuhan Kontrol Pasien Glaukoma Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease-19 di Rumah Sakit Mata Bali Mandara dari 169 responden sebagian besar adalah baik yaitu sebanyak 124 orang (73,4%). Peneliti disarankan untuk mengembangkan penelitian selanjutnya dengan menganalisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien glaukoma seperti sikap, motivasi, persepsi, dan keyakinan.
Title: GAMBARAN KEPATUHAN KONTROL PASIEN GLAUKOMA PADA MASA PANDEMI CORONAVIRUS DISEASE-19 DI RUMAH SAKIT MATA BALI MANDARA
Description:
Glaukoma menjadi masalah kesehatan mata yang penting karena menjadi penyebab kebutaan kedua di dunia setelah katarak, namun dapat dikendalikan untuk mencegah kebutaan yang tergantung dari kepatuhan pasien melakukan pengobatan.
Pandemi COVID-19 menghambat program pengobatan penderita glaukoma.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan kontrol pasien glaukoma pada masa pandemi Corona Virus Disease-19 di Rumah Sakit Mata Bali Mandara.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 169 pasien glaukoma yang kontrol di Rumah Sakit Mata Bali Mandara dengan teknik sampel purposive sampling.
Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik deskriptif.
Hasil penelitian didapatkan dari 169 responden sebagian besar pasien glaukoma pada masa pandemi Corona Virus Disease-19 memiliki kepatuhan kontrol yang baik yaitu sebanyak 124 orang (73,4%).
Kepatuhan pada perawatan glaukoma dianjurkan untuk menghindari kehilangan penglihatan secara progresif.
Keberhasilan terapi pada pasien glaukoma untuk mencegah kebutaan sangat tergantung dari kepatuhan pasien untuk menjalani pengobatan secara rutin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Kepatuhan Kontrol Pasien Glaukoma Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease-19 di Rumah Sakit Mata Bali Mandara dari 169 responden sebagian besar adalah baik yaitu sebanyak 124 orang (73,4%).
Peneliti disarankan untuk mengembangkan penelitian selanjutnya dengan menganalisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien glaukoma seperti sikap, motivasi, persepsi, dan keyakinan.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Bauran pemasaran merupakan strategi mencampur kegiatan-kegiatan marketing yang meliputi product, price, place, dan promotion, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendatangkan h...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Gambaran Pasien Katarak dengan Riwayat Diabetes Melitus di Rumah Sakit Mata Bali Mandara
Gambaran Pasien Katarak dengan Riwayat Diabetes Melitus di Rumah Sakit Mata Bali Mandara
Keadaan lensa mata yang biasanya bening dan jernih berubah menjadi keruh disebut dengan katarak. Di Indonesia, katarak menjadi penyebab utama terjadinya kebutaan dengan persentase ...
Gambaran Pasien Miopia di Rumah Sakit Mata Bali Mandara Tahun 2022
Gambaran Pasien Miopia di Rumah Sakit Mata Bali Mandara Tahun 2022
Miopia merupakan kelainan refraksi yang paling umum yang terjadi dengan prevalensi miopia di dunia sebesar 49,8%, di Indonesia sekitar 25% dan di  provinsi Bali sebesar 25%. Hasils...

Back to Top