Javascript must be enabled to continue!
Kebudayaan bagi Pekabaran Injil
View through CrossRef
Culture in each region has its own characteristics. But these characteristics do not limit the evangelism is carried out through and within culture. Culture as access in evangelism. The relationship between culture and evangelism is that the evangelist understands the culture and thoughts or beliefs of the local community, then finds the right method to carry out the evangelism. The discussion of this research uses a qualitative method, namely the study of literature. Understanding culture for evangelism is summarized and is a literature study by reading books related to culture for evangelism so that it becomes a new and useful discovery. AbstrakKebudayaan di setiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri. Namun ciri khas tersebut tidak membatasi pekabaran Injil dilakukan melalui dan di dalam kebudayaan. Kebudayaan sebagai akses dalam pekabaran Injil. Hubungan antara kebudayaan dengan pekabaran Injil yaitu pemberita Injil memahami kebudayaan dan pemikiran atau kepercayaan masyarakat setempat, kemudian menemukan metode yang tepat untuk melakukan pekabaran Injil. Pembahasan tentang penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu studi literatur. Memahami kebudayaan bagi pekabaran Injil ini dirangkumkan dan merupakan suatu kajian pustakam dengan cara membaca buku-buku yang berkaitan kebudayaan bagi pekabaran Injil sehingga menjadi suatu penemuan yang baru dan bermanfaat.
Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia
Title: Kebudayaan bagi Pekabaran Injil
Description:
Culture in each region has its own characteristics.
But these characteristics do not limit the evangelism is carried out through and within culture.
Culture as access in evangelism.
The relationship between culture and evangelism is that the evangelist understands the culture and thoughts or beliefs of the local community, then finds the right method to carry out the evangelism.
The discussion of this research uses a qualitative method, namely the study of literature.
Understanding culture for evangelism is summarized and is a literature study by reading books related to culture for evangelism so that it becomes a new and useful discovery.
AbstrakKebudayaan di setiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri.
Namun ciri khas tersebut tidak membatasi pekabaran Injil dilakukan melalui dan di dalam kebudayaan.
Kebudayaan sebagai akses dalam pekabaran Injil.
Hubungan antara kebudayaan dengan pekabaran Injil yaitu pemberita Injil memahami kebudayaan dan pemikiran atau kepercayaan masyarakat setempat, kemudian menemukan metode yang tepat untuk melakukan pekabaran Injil.
Pembahasan tentang penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu studi literatur.
Memahami kebudayaan bagi pekabaran Injil ini dirangkumkan dan merupakan suatu kajian pustakam dengan cara membaca buku-buku yang berkaitan kebudayaan bagi pekabaran Injil sehingga menjadi suatu penemuan yang baru dan bermanfaat.
.
Related Results
Pekabaran Injil Oleh Rasul Paulus dan Pekabaran Injil Masa Kini
Pekabaran Injil Oleh Rasul Paulus dan Pekabaran Injil Masa Kini
Tulisan ini menguraikan bagaimana tentang pekabaran injil, misi pekabaran injil oleh rasul Paulus, dan misi pekabaran injil masa sekarang ini, metode yang penulis lakukan pada arti...
Analisis misi apologetika Kristen untuk menjadikan gereja sebagai pekabaran injil
Analisis misi apologetika Kristen untuk menjadikan gereja sebagai pekabaran injil
menurut konsep dan pemahaman Kristus, Pekabaran Injil adalah bagian dari Misi Allah (Missio Dei) untuk memperluas Kerajaan-Nya. Misi tersebut dapat dilakukan dalam bentuk pertanggu...
Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya
Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya
“Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya,” adalah subyek penelitian memberikan eksplanatori mengenai pemikiran-pemikiran teologis dari Lukas selaku penulis I...
Tantangan penggembalaan terhadap pekabaran Injil
Tantangan penggembalaan terhadap pekabaran Injil
Kehadiran Injil di tengah-tengah manusia sangatlah penting. Abad ke XIX adalah abad pekabaran Injil modern. Tetapi abad itu pun adalah abad memuncaknya kolonialisme dan imperialism...
Peran GKII di Kalimantan Barat dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan
Peran GKII di Kalimantan Barat dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan
Studi ini menganalisis peran Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Kalimantan Barat dalam pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. Kemiskinan menjadi masalah serius yang dihadap...
DAMPAK INJIL TERHADAP PERUBAHAN SPIRITUAL PENGANUT ALUK TODOLO
DAMPAK INJIL TERHADAP PERUBAHAN SPIRITUAL PENGANUT ALUK TODOLO
Abstrak : Kehadiran Injil ditengah-tengah kehidupan manusia memanglah sangat baik dan memberikan dampak yang baik pula,salah satunya ditengah penganut Aluk todolo ini,Injil kini ha...
TRANSFORMATIVE EDUCATION AS A DIALECTIC OF INDONESIAN CULTURE AND MODERN CULTURE
TRANSFORMATIVE EDUCATION AS A DIALECTIC OF INDONESIAN CULTURE AND MODERN CULTURE
Abstract:Indonesia has being an independent state more than 73 year, but it is not yet a modern state. It is due to a lack of continuity between Indonesian culture (in the forms of...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...

