Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Keberadaan Mikrobiologi Air Minum Depot Air Minum

View through CrossRef
Tingginya kebutuhan manusia akan air minum harus dibarengi dengan kualitas dan kuantitas yang baik.  Depot air minum merupakan salah satu jawaban atas permasalahan penyediaan air minum di perkotaan. Pengawasan dan pembinaan yang kurang dari pemerintah setempat serta tingkat kepatuhan pengusaha yang kurang akan berdampak pada air hasil olahan depot air minum. Mengidentifikasi kualitas dan hygiene sanitasi depot air minum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan 60 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pemeriksaan mikrobiologi air menggunakan metode plate agar yang diinkubasi pada incubator. Observasi dilakukan menggunakan Permenkes 43 tahun 2014 tentang hygiene sanitasi didapatkan bahwa bahwa tempat 66,67%, peralatan 91,67%, dan penjamah 38,33% dikategorikan laik.  Uji laboratorium terhadap air baku didapat air PDAM 75%, mata air 56,5% air sumur 0% kategori memenuhi syarat. Pada air minum terdapat 65% parameter coliform dan 80% dan 35% parameter E.coli dikategorikan memenuhi syarat. Metode desinfeksi menggunakan RO mereduksi 23,16% coliform dan 12% E.coli lebih baik dari Non RO. Bahan baku yang paling baik adalah sumber air dari PDAM. Hygiene sanitasi depot relatif baik untuk peralatan, sedangkan untuk tempat dan penjamah kualitasnya dinilai masih kurang sehingga harus dilakukan pengawasan terhadap hygiene sanitasi. Metode desinfeksi reverse osmosis merupakan metode yang paling baik mereduksi bakteri.
Title: Analisis Keberadaan Mikrobiologi Air Minum Depot Air Minum
Description:
Tingginya kebutuhan manusia akan air minum harus dibarengi dengan kualitas dan kuantitas yang baik.
 Depot air minum merupakan salah satu jawaban atas permasalahan penyediaan air minum di perkotaan.
Pengawasan dan pembinaan yang kurang dari pemerintah setempat serta tingkat kepatuhan pengusaha yang kurang akan berdampak pada air hasil olahan depot air minum.
Mengidentifikasi kualitas dan hygiene sanitasi depot air minum.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan 60 sampel.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Pemeriksaan mikrobiologi air menggunakan metode plate agar yang diinkubasi pada incubator.
Observasi dilakukan menggunakan Permenkes 43 tahun 2014 tentang hygiene sanitasi didapatkan bahwa bahwa tempat 66,67%, peralatan 91,67%, dan penjamah 38,33% dikategorikan laik.
  Uji laboratorium terhadap air baku didapat air PDAM 75%, mata air 56,5% air sumur 0% kategori memenuhi syarat.
Pada air minum terdapat 65% parameter coliform dan 80% dan 35% parameter E.
coli dikategorikan memenuhi syarat.
Metode desinfeksi menggunakan RO mereduksi 23,16% coliform dan 12% E.
coli lebih baik dari Non RO.
Bahan baku yang paling baik adalah sumber air dari PDAM.
Hygiene sanitasi depot relatif baik untuk peralatan, sedangkan untuk tempat dan penjamah kualitasnya dinilai masih kurang sehingga harus dilakukan pengawasan terhadap hygiene sanitasi.
Metode desinfeksi reverse osmosis merupakan metode yang paling baik mereduksi bakteri.

Related Results

ANALISIS HYGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI WILAYAH KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLMAN
ANALISIS HYGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI WILAYAH KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLMAN
Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari kebutuhan terhadap air bersih, manusia sangat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, diantaranya untuk memenuhi kebutu...
Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
Penelitian yang dilakukan ini tujuannya adalah untuk mengetahui pertama, bagaimana efektivitas Dinas Kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten Takalar. Kedua...
ANALISIS PENJUALAN AIR MINUM ISI ULANG PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH
ANALISIS PENJUALAN AIR MINUM ISI ULANG PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH
This study discusses the analysis of the sale of refilled drinking water at a drinking water depot in the city of Palu named N3 in terms of the perspective of sharia economic law. ...
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai paling berpengaruh yang memiliki peran penting sebagai bahan baku air minum terbesar di wilayah Kabupaten Bogor. Air baku yang bersumber...
IDENTIFIKASI Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG
IDENTIFIKASI Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG
Air memiliki peran penting bagi setiap makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan esensial. Asupan cairan dalam hal ini air minum menjadi sangat penting bagi tubuh manusia, maka perlu ...
Uji MPN Coliform pada Air Isi Ulang dengan Sterilisasi Sinar UV
Uji MPN Coliform pada Air Isi Ulang dengan Sterilisasi Sinar UV
Air isi ulang biasanya melakukan proses filterrisasi dan sterilisasi dengan mengunakan UV 254 nm untuk seterilisasi terhdadap kontaminansi mikroorganisme. Kontaminasi bakteri ini d...

Back to Top