Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Komparasi Kinerja Interior Gateway Protocol Berbasis Distance Vector dan Link State

View through CrossRef
Routing Protocol merupakan seperangkat aturan yang digunakan oleh router untuk menentukan jalur dalam meneruskan paket data ke jaringan tujuan. Pemilihan rute penting dilakukan agar paket data dapat sampai ke tujuan dengan tepat. Dynamic routing banyak diterapkan karena menggunakan protocol dan algoritma dalam penentuan rute secara otomatis. Interior gateway protocol (IGP) merupakan salah satu jenis dynamic routing yang digunakan untuk bertukar informasi routing table dalam sistem otonom. IGP terbagi dua kategori: berbasis distance vector dan link state. Tujuan penelitian ini untuk melakukan studi komparasi kinerja routing protocol berbasis distance vector dan link state. Routing Information Protocol (RIP) version 2 atau RIP v2 yang termasuk kategori routing protocol berbasis distance vector dan Open Shortest Path First (OSPF) yang termasuk kategori routing protocol berbasis link state dipilih untuk digunakan dalam percobaab pada penelitian ini. Delay, packet loss, waktu konvergensi, throughput diukur dalam setiap percobaan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, nilai RTD routing protocol OSPF maupun RIP v2 tidak memiliki perbedaan yang signifikan, tetapi nilai RTT routing protocol RIP v2 0,9 % lebih besar dibanding nilai RTT routing protocol OSPF. Waktu konvergensi ketika terjadi failover, routing protocol OSPF hanya memerlukan waktu sekitar 2,01 s, sedangkan routing protocol RIP v2 memerlukan waktu 178,16 s. Waktu konvergensi ketika terjadi recovery, routing protocol OSPF memerlukan waktu sekitar 49,55 s, sedangkan routing protocol RIP v2 hanya memerlukan waktu 4,04 s. Dalam file transfer, throughput yang dihasilkan routing protocol OSPF sekitar 93 MBps dengan waktu pengunduhan 119,63 s, sedangkan routing protocol RIP v2 sekitar 95 MBps dengan waktu pengunduhan 117,82 s.
Title: Studi Komparasi Kinerja Interior Gateway Protocol Berbasis Distance Vector dan Link State
Description:
Routing Protocol merupakan seperangkat aturan yang digunakan oleh router untuk menentukan jalur dalam meneruskan paket data ke jaringan tujuan.
Pemilihan rute penting dilakukan agar paket data dapat sampai ke tujuan dengan tepat.
Dynamic routing banyak diterapkan karena menggunakan protocol dan algoritma dalam penentuan rute secara otomatis.
Interior gateway protocol (IGP) merupakan salah satu jenis dynamic routing yang digunakan untuk bertukar informasi routing table dalam sistem otonom.
IGP terbagi dua kategori: berbasis distance vector dan link state.
Tujuan penelitian ini untuk melakukan studi komparasi kinerja routing protocol berbasis distance vector dan link state.
Routing Information Protocol (RIP) version 2 atau RIP v2 yang termasuk kategori routing protocol berbasis distance vector dan Open Shortest Path First (OSPF) yang termasuk kategori routing protocol berbasis link state dipilih untuk digunakan dalam percobaab pada penelitian ini.
Delay, packet loss, waktu konvergensi, throughput diukur dalam setiap percobaan pada penelitian ini.
Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, nilai RTD routing protocol OSPF maupun RIP v2 tidak memiliki perbedaan yang signifikan, tetapi nilai RTT routing protocol RIP v2 0,9 % lebih besar dibanding nilai RTT routing protocol OSPF.
Waktu konvergensi ketika terjadi failover, routing protocol OSPF hanya memerlukan waktu sekitar 2,01 s, sedangkan routing protocol RIP v2 memerlukan waktu 178,16 s.
Waktu konvergensi ketika terjadi recovery, routing protocol OSPF memerlukan waktu sekitar 49,55 s, sedangkan routing protocol RIP v2 hanya memerlukan waktu 4,04 s.
Dalam file transfer, throughput yang dihasilkan routing protocol OSPF sekitar 93 MBps dengan waktu pengunduhan 119,63 s, sedangkan routing protocol RIP v2 sekitar 95 MBps dengan waktu pengunduhan 117,82 s.

Related Results

Centaurs transitioning to JFCs: thermal and dynamical evolution
Centaurs transitioning to JFCs: thermal and dynamical evolution
<p>1- Context</p> <p>Jupiter-family Comets are continuously replenished from their outer solar system reservoirs. Before they enter the in...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
/r/philosophy 2016-2017 AMA Series Recap + Survey!
/r/philosophy 2016-2017 AMA Series Recap + Survey!
This past academic year the moderators of /r/philosophy organised an ongoing AMA series with 18 different philosophers working on a variety of different topics, from metaphysics to...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Penggunaan SMS Gateway pada Sistem Informasi Pengasuhan dan Pengajaran Pesantren Berbasis Web
Penggunaan SMS Gateway pada Sistem Informasi Pengasuhan dan Pengajaran Pesantren Berbasis Web
AbstractNowadays information systems are widely chosen as media to help human activities in a way that is more efficient both in energy and in time. The registry of modern boarding...

Back to Top