Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menelusuri Buah-Buah Roh: “Galatia 5:22-23 dan Transformasi Diri Bagi Generasi Muda Kristen"

View through CrossRef
Dalam artikel ini, penulis melihat fenomena anak muda kristen yang tidak berkarakter Allah, serta hidup tidak sesuai dengan kebenaran Allah. Karakter mereka rusak dengan kenakalan seperti merokok, mabuk yang disebabkan oleh pengaruh perkembangan zaman masa kini, selain itu anak muda kristen terkadang sibuk dengan hal-hal duniawi dan tidak memikirkan hal spiritualitas dalam dirinya. Oleh sebab itu, pikiran anak muda kristen yang seharusnya sesuai dengan kehendak Tuhan serta karakter yang harus mencerminkan karakter Allah, sebaliknya anak muda kristen sudah tidak sadar akan hal ini, dan mulai merosot dalam iman dan karakter. untuk itu penulis memakai metode kualitatif deskriptif library research,menggunakan artikel-artikel jurnal, literature-literature, dan majalah online dari internet, untuk mendapatkan hasil dan pembahasan untuk menjawab topik yang dijelaskan, seperti pengertian Buah-Buah Roh dan Pemahaman tentang Buah-Buah Roh, dalam Galatia 5:22-23, serta Implikasi Buah-Buah Roh bagi anak muda Kristen. Abdussamad mengemukakan Metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Makna adalah data yang sebenarnya, data yang pasti yang merupakan suatu nilai di balik data yang tampak. Beberapa penelitian sebelumnya sudah menjelaskan tentang kesembilan buah Roh. Tetapi kebaruan dalam artikel ini lebih menekankan karakter Kristus yang yang harus dihidupi generasi muda Kristen dalam kesembilan buah Roh. Dengan demikian, Hasil dan tujuan dalam penelitian ini, ialah menggali makna kesembilan buah-buah Roh dalam Galatia 5:22-23, diharapkan dapat membuka pola pikir anak muda kristen dalam memahami Buah-Buah Roh yang berasal dari Allah atau karakter Allah sendiri. Akhirnya anak muda kristen yang sebelumnya belum memahami Buah-Buah Roh akan mengerti makna dari Buah-Buah Roh dan belajar untuk mencari dan mengenakan Buah-Buah Roh tersebut agar menjadi anak muda kristen yang berbeda dengan anak muda pada umumnya di dunia ini. 
Fakultas Teologi - Universitas Kristen Artha Wacana
Title: Menelusuri Buah-Buah Roh: “Galatia 5:22-23 dan Transformasi Diri Bagi Generasi Muda Kristen"
Description:
Dalam artikel ini, penulis melihat fenomena anak muda kristen yang tidak berkarakter Allah, serta hidup tidak sesuai dengan kebenaran Allah.
Karakter mereka rusak dengan kenakalan seperti merokok, mabuk yang disebabkan oleh pengaruh perkembangan zaman masa kini, selain itu anak muda kristen terkadang sibuk dengan hal-hal duniawi dan tidak memikirkan hal spiritualitas dalam dirinya.
Oleh sebab itu, pikiran anak muda kristen yang seharusnya sesuai dengan kehendak Tuhan serta karakter yang harus mencerminkan karakter Allah, sebaliknya anak muda kristen sudah tidak sadar akan hal ini, dan mulai merosot dalam iman dan karakter.
untuk itu penulis memakai metode kualitatif deskriptif library research,menggunakan artikel-artikel jurnal, literature-literature, dan majalah online dari internet, untuk mendapatkan hasil dan pembahasan untuk menjawab topik yang dijelaskan, seperti pengertian Buah-Buah Roh dan Pemahaman tentang Buah-Buah Roh, dalam Galatia 5:22-23, serta Implikasi Buah-Buah Roh bagi anak muda Kristen.
Abdussamad mengemukakan Metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna.
Makna adalah data yang sebenarnya, data yang pasti yang merupakan suatu nilai di balik data yang tampak.
Beberapa penelitian sebelumnya sudah menjelaskan tentang kesembilan buah Roh.
Tetapi kebaruan dalam artikel ini lebih menekankan karakter Kristus yang yang harus dihidupi generasi muda Kristen dalam kesembilan buah Roh.
Dengan demikian, Hasil dan tujuan dalam penelitian ini, ialah menggali makna kesembilan buah-buah Roh dalam Galatia 5:22-23, diharapkan dapat membuka pola pikir anak muda kristen dalam memahami Buah-Buah Roh yang berasal dari Allah atau karakter Allah sendiri.
Akhirnya anak muda kristen yang sebelumnya belum memahami Buah-Buah Roh akan mengerti makna dari Buah-Buah Roh dan belajar untuk mencari dan mengenakan Buah-Buah Roh tersebut agar menjadi anak muda kristen yang berbeda dengan anak muda pada umumnya di dunia ini.
 .

Related Results

Roh Kudus Dalam Surat-Surat Paulus
Roh Kudus Dalam Surat-Surat Paulus
Dalam penulisan ini, penulis menemukan pandangan orang kristiani terhadap roh kudus yang sangat merujuk kepada kepercayaan hal ini sangat konkrit dalam bagian ke tiga Pengakuan Ima...
IMPLEMENTASI PERANAN ROH KUDUS MELALUI LAYANAN KONSELING KRISTEN BAGI REMAJA
IMPLEMENTASI PERANAN ROH KUDUS MELALUI LAYANAN KONSELING KRISTEN BAGI REMAJA
Peranan Roh Kudus sudah banyak dibahas oleh para peneliti lainnya, beberapa topik telah didiskusikan secara spesifik oleh para peneliti tersebut, namun pada penelitian kali ini aka...
BAB VIII. DEWA DAN ROH
BAB VIII. DEWA DAN ROH
1. Sang Pencipta. 2. Langit dan bumi. 3. Nabi. 4. Penciptaan. 5. Penciptaan manusia dari beras dan air liur. 6. Penciptaan manusia dari tulang rusuk. 7. Alatala, Sang Pemelihara. 8...
Polemik Bahasa Roh sebagai tanda awal baptisan Roh Kudus
Polemik Bahasa Roh sebagai tanda awal baptisan Roh Kudus
Abstract One of the main factors in church growth is the role of the power of the Holy Spirit in enabling humanity to respond to the preaching of the Gospel. However, to this day, ...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
Roh Kudus: Pribadi Ketiga dari Allah Trinitas─ Api Penginjilan Bagi Bangsa-bangsa
Roh Kudus: Pribadi Ketiga dari Allah Trinitas─ Api Penginjilan Bagi Bangsa-bangsa
Abstract:The doctrine of the Trinity states that God is Father, Son, and Holy Spirit, three persons in one essence. The Holy Spirit is the third person of the Trinity, and as a div...
Roh Kudus Dalam Alkitab
Roh Kudus Dalam Alkitab
Beginning in the 4th century (319) because it teaches heresy in terms of the Trinity, this heresy was taught by Arius, a priest from Alexandria, he wanted to simplify the mystery o...
Transformasi Mata Pencaharian Generasi Muda dalam Komunitas Nelayan di Bintan
Transformasi Mata Pencaharian Generasi Muda dalam Komunitas Nelayan di Bintan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi mata pencaharian generasi muda dalam komunitas nelayan di Bintan. Perubahan sosial, perkembangan sektor pariwisata, kemajua...

Back to Top