Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Nilai Feminimisme dalam Film Sundel Bolong

View through CrossRef
ABSTRAK Film Sundel Bolong menyoroti perjuangan perempuan dalam masyarakat patriarkal melalui karakter Alisa yang menghadapi dilema moral dan sosial setelah hamil di luar nikah. Transformasinya menjadi Sundel Bolong menggambarkan upaya untuk mencapai kebebasan eksistensial, meskipun harus membayar dengan stigma dan pengucilan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis nilai feminisme dalam film tersebut, menyoroti bagaimana perempuan digambarkan sebagai korban sistem patriarki melalui pengalaman kekerasan seksual dan pengkhianatan. Film ini tidak hanya menyajikan cerita horor, tetapi juga menawarkan wawasan tentang perjuangan perempuan melawan penindasan dengan menyoroti dualitas perempuan sebagai malaikat dan monster serta mengkritik peran gender tradisional. Pembalasan Sundel Bolong terhadap pelaku kekerasan menjadi simbol perlawanan terhadap patriarki, sementara tema kehilangan kebebasan eksistensial perempuan menjadi pusat narasi. Kata kunci: Feminisme, film Sundel Bolong, nilai-nilai   ABSTRACT The movie “Sundel Bolong” highlights the struggle of women in a patriarchal society through the character of Alisa, who faces moral and social dilemmas after becoming pregnant out of wedlock. Her transformation into Sundel Bolong illustrates an attempt to achieve existential freedom, despite having to pay with stigma and ostracization. This article uses a qualitative approach to analyze the value of feminism in the film, highlighting how women are portrayed as victims of the patriarchal system through experiences of sexual violence and betrayal. The film not only presents a horror story, but also offers insight into women's struggle against oppression, highlighting the duality of women as “angels” and “monsters” and criticizing traditional gender roles. Sundel Bolong's retaliation against her abuser becomes a symbol of resistance to patriarchy, while the theme of women's loss of existential freedom is central to the narrative. Keyword: Feminism, Sundel Bolong movie, values
Title: Nilai Feminimisme dalam Film Sundel Bolong
Description:
ABSTRAK Film Sundel Bolong menyoroti perjuangan perempuan dalam masyarakat patriarkal melalui karakter Alisa yang menghadapi dilema moral dan sosial setelah hamil di luar nikah.
Transformasinya menjadi Sundel Bolong menggambarkan upaya untuk mencapai kebebasan eksistensial, meskipun harus membayar dengan stigma dan pengucilan.
Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis nilai feminisme dalam film tersebut, menyoroti bagaimana perempuan digambarkan sebagai korban sistem patriarki melalui pengalaman kekerasan seksual dan pengkhianatan.
Film ini tidak hanya menyajikan cerita horor, tetapi juga menawarkan wawasan tentang perjuangan perempuan melawan penindasan dengan menyoroti dualitas perempuan sebagai malaikat dan monster serta mengkritik peran gender tradisional.
Pembalasan Sundel Bolong terhadap pelaku kekerasan menjadi simbol perlawanan terhadap patriarki, sementara tema kehilangan kebebasan eksistensial perempuan menjadi pusat narasi.
Kata kunci: Feminisme, film Sundel Bolong, nilai-nilai   ABSTRACT The movie “Sundel Bolong” highlights the struggle of women in a patriarchal society through the character of Alisa, who faces moral and social dilemmas after becoming pregnant out of wedlock.
Her transformation into Sundel Bolong illustrates an attempt to achieve existential freedom, despite having to pay with stigma and ostracization.
This article uses a qualitative approach to analyze the value of feminism in the film, highlighting how women are portrayed as victims of the patriarchal system through experiences of sexual violence and betrayal.
The film not only presents a horror story, but also offers insight into women's struggle against oppression, highlighting the duality of women as “angels” and “monsters” and criticizing traditional gender roles.
Sundel Bolong's retaliation against her abuser becomes a symbol of resistance to patriarchy, while the theme of women's loss of existential freedom is central to the narrative.
Keyword: Feminism, Sundel Bolong movie, values.

Related Results

PERAN GURU ASWAJA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MODERASI ISLAM DI SMP ISLAM MBAH BOLONG WATUGALUH DIWEK JOMBANG
PERAN GURU ASWAJA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MODERASI ISLAM DI SMP ISLAM MBAH BOLONG WATUGALUH DIWEK JOMBANG
Abstrak: Lembaga pendidikan disinyalir berperan aktif dalam menangkal bibit islam radikal. Adanya fenomena kelahiran kekerasan yang terjadi baik dari keras berucap maupun berbuat s...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...
Nilai kemanusiaan dalam film drama korea descendants of the sun karya kim eun sook
Nilai kemanusiaan dalam film drama korea descendants of the sun karya kim eun sook
ABSTRAKPenelitian ini berjudul “ niali kemanusiaan dalam film drama korea descendants of the sun karya kim eun sook”. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu enging...
Gambaran Budaya Patriarki dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap
Gambaran Budaya Patriarki dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap
Watching movies is one of the most popular forms of entertainment for the public. The film, as a mass media, is often used to comment, criticize, give messages, to instill values ​...
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan serbuk ban bekas sebagai bahan tambahan pada konstruksi jalan. Benda uji Kadar Aspal Optimum (KAO) masing-masing dibuat 3 b...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk,  NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
Tatanan Sosial Masyarakat Jawa dalam Puisi Bolong Karya Joko Pinurbo
Tatanan Sosial Masyarakat Jawa dalam Puisi Bolong Karya Joko Pinurbo
Masyarakat Jawa merupakan masyarakat yang berlapis dengan penandaan golongan melalui suatu cara hidup. Masyarakat Jawa memiliki tatanan sosial yang mengatur anggotanya untuk senant...

Back to Top