Javascript must be enabled to continue!
Kemampuan Wanita Pengusaha ”Home Industry” Makanan Di Kecamatan Kretek
View through CrossRef
Abstract - In this modern era, the role of women is increasingly widespread, in various professions, women have a balanced position of men. Including women entrepreneurs '' Home Industry '' food. Thus this study aims to find out how much the entrepreneurial skills of entrepreneurs ‘'home industry’' food is, and the factors that constrain business women '' Home Industry '' food in its management. The population of this study is the 'Home Industry' business women in Kretek Bantul sub-district. The sample was taken by random sampling, each village was taken by 3 female entrepreneurs, so that all sub-districts of the study were 15 (fifteen) people. The method of data collection uses the questionnaire method and is equipped with guided interview methods. Data analysis techniques use percentage techniques. The conclusions of this study are as follows. (1) women entrepreneurs '' Home Industry '' in Kretek sub-district capable of being unable to manage businesses (53%), (2) factors that become constraints on managing women's business ''Home Industry'' in Kretek sub-district are: ( a) living expenses of family members (93%), (b) technological progress (93%), (c) promotional costs through media (87%), (d) competition between entrepreneurs (73%), and (e) capital ( 67%). It is recommended that there be coaching and training for women entrepreneurs 'home industries' in the field of business management, financial accounting, media use, and business arrangements in accordance with the environment, and the provision of low interest capital and easy procedures.
Keywords : Entrepreneurship, Women, Home Industry food
Abstrak - Pada masa modern ini, peran wanita semakin luas, di dalam berbagai profesi, wanita telah memiliki kedudukan seimbang kaum laki-laki. Termasuk wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan ingin mengetahui seberapa besar kemampuan berwirausaha wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan, dan faktor-faktor yang menjadi kendala para wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan dalam pengelolaannya. Populasi penelitian ini adalah para wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan di kecamatan Kretek Bantul. Sampel diambil secara random sampling, masing-masing desa diambil 3 orang pengusaha wanita, sehingga seluruh kecamatan subyek penelitian sebanyak 15 (lima belas) orang. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan dilengkapi metode interviu terpimpin. Teknik analisis data menggunakan teknik prosentase. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan di kecamatan Kretek berkemampuan kurang mampu dalam mengelola usaha (53%), (2) faktor yang menjadi kendala pengelolaan usaha wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan di kecamatan Kretek adalah : (a) biaya hidup anggota keluarga (93%), (b) kemajuan teknologi (93%), (c) biaya promosi melalui media (87%), (d) persaingan antar pengusaha (73%), dan (e) permodalan (67%). Disarankan perlu diadakan pembinaan dan pelatihan bagi wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan dalam bidang manajemen usaha, pembukuan keuangan, pemakaian media, dan pengaturan usaha sesuai lingkungan, dan penyediaan permodalan berbunga ringan dan prosedur mudah.
Kata kunci : Wirausaha, Wanita, Home Industry makanan.
Universitas Bina Sarana Informatika
Title: Kemampuan Wanita Pengusaha ”Home Industry” Makanan Di Kecamatan Kretek
Description:
Abstract - In this modern era, the role of women is increasingly widespread, in various professions, women have a balanced position of men.
Including women entrepreneurs '' Home Industry '' food.
Thus this study aims to find out how much the entrepreneurial skills of entrepreneurs ‘'home industry’' food is, and the factors that constrain business women '' Home Industry '' food in its management.
The population of this study is the 'Home Industry' business women in Kretek Bantul sub-district.
The sample was taken by random sampling, each village was taken by 3 female entrepreneurs, so that all sub-districts of the study were 15 (fifteen) people.
The method of data collection uses the questionnaire method and is equipped with guided interview methods.
Data analysis techniques use percentage techniques.
The conclusions of this study are as follows.
(1) women entrepreneurs '' Home Industry '' in Kretek sub-district capable of being unable to manage businesses (53%), (2) factors that become constraints on managing women's business ''Home Industry'' in Kretek sub-district are: ( a) living expenses of family members (93%), (b) technological progress (93%), (c) promotional costs through media (87%), (d) competition between entrepreneurs (73%), and (e) capital ( 67%).
It is recommended that there be coaching and training for women entrepreneurs 'home industries' in the field of business management, financial accounting, media use, and business arrangements in accordance with the environment, and the provision of low interest capital and easy procedures.
Keywords : Entrepreneurship, Women, Home Industry food
Abstrak - Pada masa modern ini, peran wanita semakin luas, di dalam berbagai profesi, wanita telah memiliki kedudukan seimbang kaum laki-laki.
Termasuk wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan.
Dengan demikian penelitian ini bertujuan ingin mengetahui seberapa besar kemampuan berwirausaha wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan, dan faktor-faktor yang menjadi kendala para wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan dalam pengelolaannya.
Populasi penelitian ini adalah para wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan di kecamatan Kretek Bantul.
Sampel diambil secara random sampling, masing-masing desa diambil 3 orang pengusaha wanita, sehingga seluruh kecamatan subyek penelitian sebanyak 15 (lima belas) orang.
Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan dilengkapi metode interviu terpimpin.
Teknik analisis data menggunakan teknik prosentase.
Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut.
(1) wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan di kecamatan Kretek berkemampuan kurang mampu dalam mengelola usaha (53%), (2) faktor yang menjadi kendala pengelolaan usaha wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan di kecamatan Kretek adalah : (a) biaya hidup anggota keluarga (93%), (b) kemajuan teknologi (93%), (c) biaya promosi melalui media (87%), (d) persaingan antar pengusaha (73%), dan (e) permodalan (67%).
Disarankan perlu diadakan pembinaan dan pelatihan bagi wanita pengusaha ’’Home Industry’’ makanan dalam bidang manajemen usaha, pembukuan keuangan, pemakaian media, dan pengaturan usaha sesuai lingkungan, dan penyediaan permodalan berbunga ringan dan prosedur mudah.
Kata kunci : Wirausaha, Wanita, Home Industry makanan.
Related Results
Prostor doma u hrvatskim igranim filmovima s temom domovinskog rata
Prostor doma u hrvatskim igranim filmovima s temom domovinskog rata
The dissertation explores the formation of domestic space in contemporary Croatian society through its presentations in the medium of feature films. The cinematic domestic spaces a...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
Makanan pecel di Lokawisata Baturraden menjadi makanan favorite para pengunjung disana apabila hygiene sanitasi makanan tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan penyakit sesuai Kepm...
Perjuangan Kesetaraan Gender Tokoh Wanita Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala
Perjuangan Kesetaraan Gender Tokoh Wanita Dan Nilai Pendidikan Dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala
This study aims to describe and explain: (1) the struggle for gender equality of female characters in Ratih Kumala's novel Kretek Girl, and (2) educational values in Ratih Kumala's...
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Rata-rata setiap wanita mempunyai target usia menikah. Namun tidak semuanya sesuai dengan target usia pernikahan yang diinginkan. Antara lain mereka lebih mengutamakan karir diband...
KONTRUKSI KECANTIKAN WANITA INDONESIA PADA MEDIA MASSA
KONTRUKSI KECANTIKAN WANITA INDONESIA PADA MEDIA MASSA
Konsep kecantikan bagi wanita Indonesia mengalami perubahan dari masa ke masa. Hal ini terlihat dari gambaran-gambaran wanita ideal yang muncul di media, baik itu media massa berbe...
Pola Konsumsi Makanan Satwika Pada Bhakta Hare Krishna di Sri Sri Krishna Balarama Ashram Denpasar
Pola Konsumsi Makanan Satwika Pada Bhakta Hare Krishna di Sri Sri Krishna Balarama Ashram Denpasar
Makanan merupakan sarana untuk bertahan hidup. Dalam hal makanan, manusia memiliki kebudayaan masing-masing mengenai pola konsumsi makanan. Pada penelitian ini, yang menarik adalah...
PERAN WANITA KARIER DALAM MELAKSANAKAN KELUARGA HARMONIS DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
PERAN WANITA KARIER DALAM MELAKSANAKAN KELUARGA HARMONIS DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
 Wanita yang menyandang status sebagai wanita karir memiliki tanggung jawab yang sangat berat. Dalam hal ini, wanita harus bisa membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Perana...

