Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi terhadap pertumbuhan jamur S. commune dan bobot β-glukan juga untuk mengetahui konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang terbaik untuk pertumbuhan jamur S. commune dan produksi β-glukan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental rancangan acak lengkap pola faktorial (RAL Faktorial) dengan dua faktor yang dilakukan dalam tiga kali pengulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi variasi konsentrasi glukosa (G) dengan tiga taraf yaitu 10 g/L (G1), 20 g/L (G2), dan 30 g/L (G3), dan variasi waktu inkubasi (W) dengan tiga taraf yaitu waktu inkubasi 20 hari (I1), waktu inkubasi 25 hari (I2), dan waktu inkubasi 30 hari (I3). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas dan terikat. Variabel bebas yaitu konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi, sedangkan variabel terikat yaitu pertumbuhan miselium jamur dan produksi β-glukan. Parameter utama yang diamati adalah bobot β-glukan. Parameter pendukungnya adalah bobot biomasa kering dan pH akhir medium. Analisis data dilakukan dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat ketelitian 95%, dilanjutkan dengan uji Duncan (Ducan Multiple Range Test). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi β-glukan jamur S. commune. Konsentrasi glukosa 30 g/L dan waktu inkubasi 25 hari merupakan konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang optimum terhadap pertumbuhan jamur S. commune, serta konsentrasi glukosa 30 g/L dan waktu inkubasi 25 hari merupakan konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang optimum terhadap produksi β- glukan jamur S. commune.
Universitas Jenderal Soedirman
Title:
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi terhadap pertumbuhan jamur S.
commune dan bobot β-glukan juga untuk mengetahui konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang terbaik untuk pertumbuhan jamur S.
commune dan produksi β-glukan.
Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental rancangan acak lengkap pola faktorial (RAL Faktorial) dengan dua faktor yang dilakukan dalam tiga kali pengulangan.
Perlakuan yang diberikan meliputi variasi konsentrasi glukosa (G) dengan tiga taraf yaitu 10 g/L (G1), 20 g/L (G2), dan 30 g/L (G3), dan variasi waktu inkubasi (W) dengan tiga taraf yaitu waktu inkubasi 20 hari (I1), waktu inkubasi 25 hari (I2), dan waktu inkubasi 30 hari (I3).
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas dan terikat.
Variabel bebas yaitu konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi, sedangkan variabel terikat yaitu pertumbuhan miselium jamur dan produksi β-glukan.
Parameter utama yang diamati adalah bobot β-glukan.
Parameter pendukungnya adalah bobot biomasa kering dan pH akhir medium.
Analisis data dilakukan dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat ketelitian 95%, dilanjutkan dengan uji Duncan (Ducan Multiple Range Test).
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi β-glukan jamur S.
commune.
Konsentrasi glukosa 30 g/L dan waktu inkubasi 25 hari merupakan konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang optimum terhadap pertumbuhan jamur S.
commune, serta konsentrasi glukosa 30 g/L dan waktu inkubasi 25 hari merupakan konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang optimum terhadap produksi β- glukan jamur S.
commune.

