Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Pengobatan Scabies Pada Kambing Peranakan Ettawa Dengan Metode Subkutan dan Topikal

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengobatan terhadap kambing Peranakan Ettawa yang terserang scabies. Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Gejala klinis ditandai dengan radang pada kulit dengan disertai keropeng dan bulu rontok pada daerah kulit yang terserang. Sampel yang digunakan adalah kambing Peranakan Ettawa masing-masing 5 ekor untuk setiap metode pengobatan. Metode pengobatan yang digunakan adalah metode subkutan atau penyuntikan dibawah kulit dan metode topikal yang dilakukan dengan cara menggosok obat pada bagian kulit. Obat yang digunakan dalam metode subkutan adalah Ivomec yang diinjeksikan setiap 10 hari sekali dengan dosis 0,025 ml per bobot badan. Metode topikal menggunakan obat V-Traz yang digosokkan pada area kulit yang terinfeksi setiap 1 minggu sekali dengan dosis 10 ml V-Traz yang dihomogenkan dengan 1,250 ml air. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil pengobatan menunjukkan kambing yang diobati menggunakan Ivomec membutuhkan waktu untuk penyembuhan selama 20 hari atau 2 kali pengobatan, sedangkan pengobatan dengan V-Traz membutuhkan 4 kali pengulangan pengobatan dengan total waktu penyembuhan 28 hari.
Title: Efektivitas Pengobatan Scabies Pada Kambing Peranakan Ettawa Dengan Metode Subkutan dan Topikal
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengobatan terhadap kambing Peranakan Ettawa yang terserang scabies.
Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan infestasi tungau Sarcoptes scabiei.
Gejala klinis ditandai dengan radang pada kulit dengan disertai keropeng dan bulu rontok pada daerah kulit yang terserang.
Sampel yang digunakan adalah kambing Peranakan Ettawa masing-masing 5 ekor untuk setiap metode pengobatan.
Metode pengobatan yang digunakan adalah metode subkutan atau penyuntikan dibawah kulit dan metode topikal yang dilakukan dengan cara menggosok obat pada bagian kulit.
Obat yang digunakan dalam metode subkutan adalah Ivomec yang diinjeksikan setiap 10 hari sekali dengan dosis 0,025 ml per bobot badan.
Metode topikal menggunakan obat V-Traz yang digosokkan pada area kulit yang terinfeksi setiap 1 minggu sekali dengan dosis 10 ml V-Traz yang dihomogenkan dengan 1,250 ml air.
Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.
Hasil pengobatan menunjukkan kambing yang diobati menggunakan Ivomec membutuhkan waktu untuk penyembuhan selama 20 hari atau 2 kali pengobatan, sedangkan pengobatan dengan V-Traz membutuhkan 4 kali pengulangan pengobatan dengan total waktu penyembuhan 28 hari.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Nilai Peradaban Melayu dalam Pantun Peranakan Baba
Nilai Peradaban Melayu dalam Pantun Peranakan Baba
Pantun merupakan salah satu medium penting dalam pembentukan peradaban masyarakat Melayu. Melalui pantun, pelbagai nilai telah diterapkan sebagai alat untuk menegur, menasihati dan...
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur histologi paru-paru kambing peranakan etawah. Enam puluh empat sampel berupa paru-paru, dari kambing peranakan etawah jantan dan ...
The prevalence of scabies in Monrovia, Liberia: a population-based survey
The prevalence of scabies in Monrovia, Liberia: a population-based survey
Abstract Background Scabies is known to be a public health problem in many settings but the majority of recent data is from rur...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top