Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KETERAMPILAN BANTUAN HIDUP DASAR PEGAWAI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH
View through CrossRef
Abstract
Basic Life Support (BLS) is a series of rescue measures carried out to maintain respiratory function and blood circulation in someone experiencing cardiac arrest or other emergencies. Increasing BLS knowledge and skills among hospital employees not only increases preparedness in dealing with emergency situations, but also reflects the hospital's commitment to patient safety and better quality health services. Good knowledge does not always align with good skills, because sometimes it takes enough experience to implement them effectively in real life situations. The aim of this research was to determine the correlation between knowledge and basic life support skills of employees at the Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province. This research uses a quantitative type of research, with a cross sectional study approach. The population in this research is an affordable population, namely all employees at the Undata Hospital, Central Sulawesi Province totaling 802 people, and the total sample used was 267 respondents, using an accidental sampling technique. Analysis uses the Chi-Square Test statistical test. The results of the research show that there is a correlation between knowledge and basic life support skills of employees with p value=0.000 (p<0.05). Therefore, it is hoped that the Hospital will make efforts to increase employee knowledge and skills, and be able to utilize information obtained from research results as input and information regarding the description of the level of knowledge and skills related to BLS for Undata Hospital employees, Central Sulawesi Province.
Keywords: BLS; Knowledge; Skills
Abstrak
Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan serangkaian tindakan penyelamatan yang dilakukan untuk mempertahankan fungsi pernapasan dan sirkulasi darah pada seseorang yang mengalami henti jantung atau keadaan darurat lainnya. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan BHD di kalangan pegawai rumah sakit bukan hanya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga mencerminkan komitmen rumah sakit terhadap keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan yang lebih baik. Pengetahuan yang baik tidak selalu selaras dengan keterampilan yang baik pula, karena terkadang dibutuhkan pengalaman yang cukup untuk mengimplementasikannya secara efektif dalam situasi kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keterampilan bantuan hidup dasar pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan pendekatan studi cross sectional. Pоpulasi dalam penelitian ini adalah pоpulasi terjangkau yakni seluruh pegawai di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah berjumlah 802 orang, dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 267 responden, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis menggunakan uji statistisk Chi-Square Test. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan keterampilan bantuan hidup dasar pegawai dengan nilai p value=0,000 (p<0,05). Oleh karena itu, diharapkan agar pihak Rumah Sakit melakukan upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pegawai, dan dapat memanfaatkan informasi yang diperoleh dari hasil penelitian sebagai masukan dan informasi mengenai gambaran derajat pengetahuan dan keterampilan terkait BHD bagi pegawai RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.
Kata Kunci: BHD; Keterampilan; Pengetahuan
Universitas Widya Nusantara
Title: HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KETERAMPILAN BANTUAN HIDUP DASAR PEGAWAI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH
Description:
Abstract
Basic Life Support (BLS) is a series of rescue measures carried out to maintain respiratory function and blood circulation in someone experiencing cardiac arrest or other emergencies.
Increasing BLS knowledge and skills among hospital employees not only increases preparedness in dealing with emergency situations, but also reflects the hospital's commitment to patient safety and better quality health services.
Good knowledge does not always align with good skills, because sometimes it takes enough experience to implement them effectively in real life situations.
The aim of this research was to determine the correlation between knowledge and basic life support skills of employees at the Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province.
This research uses a quantitative type of research, with a cross sectional study approach.
The population in this research is an affordable population, namely all employees at the Undata Hospital, Central Sulawesi Province totaling 802 people, and the total sample used was 267 respondents, using an accidental sampling technique.
Analysis uses the Chi-Square Test statistical test.
The results of the research show that there is a correlation between knowledge and basic life support skills of employees with p value=0.
000 (p<0.
05).
Therefore, it is hoped that the Hospital will make efforts to increase employee knowledge and skills, and be able to utilize information obtained from research results as input and information regarding the description of the level of knowledge and skills related to BLS for Undata Hospital employees, Central Sulawesi Province.
Keywords: BLS; Knowledge; Skills
Abstrak
Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan serangkaian tindakan penyelamatan yang dilakukan untuk mempertahankan fungsi pernapasan dan sirkulasi darah pada seseorang yang mengalami henti jantung atau keadaan darurat lainnya.
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan BHD di kalangan pegawai rumah sakit bukan hanya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga mencerminkan komitmen rumah sakit terhadap keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan yang lebih baik.
Pengetahuan yang baik tidak selalu selaras dengan keterampilan yang baik pula, karena terkadang dibutuhkan pengalaman yang cukup untuk mengimplementasikannya secara efektif dalam situasi kehidupan nyata.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keterampilan bantuan hidup dasar pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan pendekatan studi cross sectional.
Pоpulasi dalam penelitian ini adalah pоpulasi terjangkau yakni seluruh pegawai di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah berjumlah 802 orang, dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 267 responden, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling.
Analisis menggunakan uji statistisk Chi-Square Test.
Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan keterampilan bantuan hidup dasar pegawai dengan nilai p value=0,000 (p<0,05).
Oleh karena itu, diharapkan agar pihak Rumah Sakit melakukan upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pegawai, dan dapat memanfaatkan informasi yang diperoleh dari hasil penelitian sebagai masukan dan informasi mengenai gambaran derajat pengetahuan dan keterampilan terkait BHD bagi pegawai RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.
Kata Kunci: BHD; Keterampilan; Pengetahuan.
Related Results
Perilaku Perawat dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran di RSUD Undata
Perilaku Perawat dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran di RSUD Undata
Latar Belakang: Rumah sakit merupakan salah satu gedung yang memiliki resiko kebakaran dan apabila terjadi kebakaran akan membawa dampak yang sangat luas. Dalam penggolongan risiko...
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kejadian Abses Mandibula di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kejadian Abses Mandibula di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Abses mandibula merupakan penumpukan nanah yang terbentuk di ruang-ruang dalam leher akibat penyebaran infeksi. Sumber infeksi ini umumnya berasal dari gigi, saluran pernapasan ata...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Waktu Tunggu Terhadap Kepuasanpasien Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Doloksanggul Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2024
Pengaruh Waktu Tunggu Terhadap Kepuasanpasien Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Doloksanggul Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2024
Latar Belakang: Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul adalah salah satu rumah sakit tipe C di Doloksanggul. Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul diketahui bahwa dari 10 responden ya...
Hubungan Self- Efficacy dan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD UNDATA Provinsi Sulawesi Tengah
Hubungan Self- Efficacy dan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD UNDATA Provinsi Sulawesi Tengah
Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang memerlukan perawatan jangka panjang dan dapat menurunkan kualitas hidup pasien secara fisik, psikologis, maupun sosial. Berbag...
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
RSI Purwokerto yang terletak di daerah barat Purwokerto merupakan rumah sakit rujukan swasta yang memfasilitasi pasien-pasien secara umum ataupun BPJS dan asuransi umum lainnya . S...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...

