Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Penggunaan Bilangan Prima Aman Dan Tidak Aman Pada Proses Pembentukan Kunci
View through CrossRef
Algoritma ElGamal merupakan algoritma dalam kriptografi yang termasuk dalam kategori algoritma asimetris. Keamanan algoritma ElGamal terletak pada kesulitan penghitungan logaritma diskret pada bilangan modulo prima yang besar sehingga upaya untuk menyelesaikan masalah logaritma ini menjadi sangat sukar. Algoritma ElGamal terdiri dari tiga proses, yaitu proses pembentukan kunci, proses enkripsi dan proses dekripsi. Proses pembentukan kunci kriptografi ElGamal terdiri dari pembentukan kunci privat dan pembentukan kunci public. Pada proses ini dibutuhkan sebuah bilangan prima aman yang digunakan sebagai dasar pembentuk kunci public sedangkan sembarang bilangan acak digunakan sebagai pembentuk kunci privat. Pada penelitian sebelumnya digunakan bilangan prima aman pada proses pembentukan kunci namun tidak dijelaskan alasan mengapa harus menggunakan bilangan prima aman tersebut. Penelitian ini mencoba membandingkan penggunaan bilangan prima aman dan bilangan prima tidak aman pada pembentukan kunci algoritma elgamal. Analisa dilakukan dengan mengenkripsi dan dekripsi sebuah file dengan memvariasikan nilai bilangan prima aman dan bilangan prima tidak aman yang digunakan untuk pembentukan kunci public dan kunci privat. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan bilangan prima aman maupun bilangan prima tidak aman, proses pembentukan kunci, enkripsi dan dekripsi tetap dapat berjalan dengan baik, semakin besar nilai bilangan prima yang digunakan, maka kapasitas cipherteks juga semakin besar.Elgamal algorithm is an algorithm in cryptography that is included in the category of asymmetric algorithms. The security of Elgamal algorithm lies in the difficulty in calculating the discrete logarithm on large number of prime modulo that attempts to solve this logarithm problem becomes very difficult. Elgamal algorithm is consists of three processes, that are the key generating, encryption and decryption process. Key generation of elgamal cryptography process is consisted of the formation of the private key and public key. In this process requires a secure prime number is used as the basis for forming public key while any random number used as forming of the private key. In the previous research is used secure prime number on key generating process but does not explain the reasons of using the secure primes. This research tried to compare using secure and unsecure primes in elgamal key generating algorithm. The analysis is done by encrypting and decrypting a file by varying the value of secure and unsecure of prime numbers that are used on generating of a public and a private key. From the analysis it can be concluded that using secure and unsecure of prime numbers, the process of key generating, encryption and decryption can run well, the greater value of prime numbers are used, the greater the capacity of the ciphertext.
Title: Perbandingan Penggunaan Bilangan Prima Aman Dan Tidak Aman Pada Proses Pembentukan Kunci
Description:
Algoritma ElGamal merupakan algoritma dalam kriptografi yang termasuk dalam kategori algoritma asimetris.
Keamanan algoritma ElGamal terletak pada kesulitan penghitungan logaritma diskret pada bilangan modulo prima yang besar sehingga upaya untuk menyelesaikan masalah logaritma ini menjadi sangat sukar.
Algoritma ElGamal terdiri dari tiga proses, yaitu proses pembentukan kunci, proses enkripsi dan proses dekripsi.
Proses pembentukan kunci kriptografi ElGamal terdiri dari pembentukan kunci privat dan pembentukan kunci public.
Pada proses ini dibutuhkan sebuah bilangan prima aman yang digunakan sebagai dasar pembentuk kunci public sedangkan sembarang bilangan acak digunakan sebagai pembentuk kunci privat.
Pada penelitian sebelumnya digunakan bilangan prima aman pada proses pembentukan kunci namun tidak dijelaskan alasan mengapa harus menggunakan bilangan prima aman tersebut.
Penelitian ini mencoba membandingkan penggunaan bilangan prima aman dan bilangan prima tidak aman pada pembentukan kunci algoritma elgamal.
Analisa dilakukan dengan mengenkripsi dan dekripsi sebuah file dengan memvariasikan nilai bilangan prima aman dan bilangan prima tidak aman yang digunakan untuk pembentukan kunci public dan kunci privat.
Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan bilangan prima aman maupun bilangan prima tidak aman, proses pembentukan kunci, enkripsi dan dekripsi tetap dapat berjalan dengan baik, semakin besar nilai bilangan prima yang digunakan, maka kapasitas cipherteks juga semakin besar.
Elgamal algorithm is an algorithm in cryptography that is included in the category of asymmetric algorithms.
The security of Elgamal algorithm lies in the difficulty in calculating the discrete logarithm on large number of prime modulo that attempts to solve this logarithm problem becomes very difficult.
Elgamal algorithm is consists of three processes, that are the key generating, encryption and decryption process.
Key generation of elgamal cryptography process is consisted of the formation of the private key and public key.
In this process requires a secure prime number is used as the basis for forming public key while any random number used as forming of the private key.
In the previous research is used secure prime number on key generating process but does not explain the reasons of using the secure primes.
This research tried to compare using secure and unsecure primes in elgamal key generating algorithm.
The analysis is done by encrypting and decrypting a file by varying the value of secure and unsecure of prime numbers that are used on generating of a public and a private key.
From the analysis it can be concluded that using secure and unsecure of prime numbers, the process of key generating, encryption and decryption can run well, the greater value of prime numbers are used, the greater the capacity of the ciphertext.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SUBMODUL PRIMA, PRIMA LEMAH DAN HAMPIR PRIMA DARI MODUL MATRIKS BILANGAN BULAT MODULO
SUBMODUL PRIMA, PRIMA LEMAH DAN HAMPIR PRIMA DARI MODUL MATRIKS BILANGAN BULAT MODULO
Bilangan prima berperan kunci dalam keamanan digital dan kriptografi, terutama dalam algoritma seperti RSA yang bergantung pada faktor bilangan prima besar untuk kunci enkripsi. Ta...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Lambang Bilangan Melalui Media Puzzle Lambang Bilangan Pada Anak
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Lambang Bilangan Melalui Media Puzzle Lambang Bilangan Pada Anak
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan melalui media puzzle lambang bilangan pada anak-anak kelompok A3 TK Model Kabu...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Roikhan 472319 Dalam Salat Matematika Tiga Empat Hembus Hela Pada 495 6174 Era Ekonomi Covid
Roikhan 472319 Dalam Salat Matematika Tiga Empat Hembus Hela Pada 495 6174 Era Ekonomi Covid
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konstanta Roikhan 472319 dalam matematika salat 3 dan 4 bilangan yang turun (hembus) serta naik (hela) pada akumulasi 495 dan 6174 di era e...
KEEFEKTIFAN MEDIA KOIN BILANGAN DAN GARIS BILANGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK
KEEFEKTIFAN MEDIA KOIN BILANGAN DAN GARIS BILANGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) keefektifan pembelajaran menggunakan media koin bilangan dengan pendekatan PMRI; 2) keefektifan pembelajaran menggunakan media ga...

