Javascript must be enabled to continue!
Survei Kemampuan Motorik Terhadap Siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO)
View through CrossRef
Kompetensi motorik adalah kemampuan seseorang untuk melakukan berbagai keterampilan motorik dengan efektivitas, kemahiran, dan koordinasi yang baik, yang berperan penting dalam perkembangan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan motorik siswa KKO di SMP Negeri. Sampel dalam penelitian adalah seluruh siswa KKO di SMPN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes yaitu right run boomerang test, lempar tangkap bola kasti, Stand Strok test, lari cepat 30 meter. Instrumen penelitian ini menggunakan Motor Ability Test yang meliputi tes Kelincahan, tes Koordinasi, tes Keseimbangan, tes kecepatan. Berdasarkan hasil penelitian. Tingkat kemampuan motorik siswa laki-laki sebanyak 3 siswa (6%) kategori Sangat Tinggi, sebanyak 14 siswa (29%) dalam kategori Tinggi, 16 siswa (33%) dalam kategori Sedang, sebanyak 12 siswa (24%) dalam kategori Kurang, dan 4 siswa (8%) dalam kategori Sangat Kurang. Tingkat kemampuan motorik siswa Perempuan terdapat 4 siswa (9%) kategori Sangat Tinggi, 11 siswa (24%) dalam kategori Tinggi dan Kurang, sebanyak 16 siswa (36%) termasuk Kategori Sedang dan 3 siswa (7%) dalam kategori Sangat Kurang. Dari hasil analisis kemampuan motorik dapat disimpulkan bahwa siswa laki-laki cenderung memiliki kemampuan motorik yang lebih baik pada aspek kelincahan dan kecepatan, sedangkan siswa perempuan unggul pada aspek keseimbangan dan koordinasi. Temuan ini menekankan pentingnya program pelatihan dan kurikulum pendidikan jasmani yang disesuaikan berdasarkan gender untuk mengoptimalkan perkembangan motorik siswa.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: Survei Kemampuan Motorik Terhadap Siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO)
Description:
Kompetensi motorik adalah kemampuan seseorang untuk melakukan berbagai keterampilan motorik dengan efektivitas, kemahiran, dan koordinasi yang baik, yang berperan penting dalam perkembangan fisik dan psikologis.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan motorik siswa KKO di SMP Negeri.
Sampel dalam penelitian adalah seluruh siswa KKO di SMPN.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes yaitu right run boomerang test, lempar tangkap bola kasti, Stand Strok test, lari cepat 30 meter.
Instrumen penelitian ini menggunakan Motor Ability Test yang meliputi tes Kelincahan, tes Koordinasi, tes Keseimbangan, tes kecepatan.
Berdasarkan hasil penelitian.
Tingkat kemampuan motorik siswa laki-laki sebanyak 3 siswa (6%) kategori Sangat Tinggi, sebanyak 14 siswa (29%) dalam kategori Tinggi, 16 siswa (33%) dalam kategori Sedang, sebanyak 12 siswa (24%) dalam kategori Kurang, dan 4 siswa (8%) dalam kategori Sangat Kurang.
Tingkat kemampuan motorik siswa Perempuan terdapat 4 siswa (9%) kategori Sangat Tinggi, 11 siswa (24%) dalam kategori Tinggi dan Kurang, sebanyak 16 siswa (36%) termasuk Kategori Sedang dan 3 siswa (7%) dalam kategori Sangat Kurang.
Dari hasil analisis kemampuan motorik dapat disimpulkan bahwa siswa laki-laki cenderung memiliki kemampuan motorik yang lebih baik pada aspek kelincahan dan kecepatan, sedangkan siswa perempuan unggul pada aspek keseimbangan dan koordinasi.
Temuan ini menekankan pentingnya program pelatihan dan kurikulum pendidikan jasmani yang disesuaikan berdasarkan gender untuk mengoptimalkan perkembangan motorik siswa.
Related Results
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS OLAHRAGA PADA SEKOLAH DASAR INPRES MEWET FLORES TIMUR GENAP 2017/2018
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS OLAHRAGA PADA SEKOLAH DASAR INPRES MEWET FLORES TIMUR GENAP 2017/2018
Evaluasi Program Pendidikan Kelas khusus Olahraga di Sekolah Pada Sekolah Dasar Inpres Mewet Flores Timur Genap 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) masukan pr...
Aplikasi Pengembangan Kemampuan Motorik Bagi Guru-Guru Di Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman
Aplikasi Pengembangan Kemampuan Motorik Bagi Guru-Guru Di Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman
Pembelajaran motorik yang dilakukan kurang efektif, pengemangan fisik motorik belum dioptimalkan karena guru kesulitan mencari pembelajaran yang efektif, pengemangan keterampilan m...
PERBANDINGAN EFIKASI DIRI SISWA KELAS KHUSUS OLAHRAGA DAN REGULER DALAM MENGHADAPI TANTANGAN AKADEMIK
PERBANDINGAN EFIKASI DIRI SISWA KELAS KHUSUS OLAHRAGA DAN REGULER DALAM MENGHADAPI TANTANGAN AKADEMIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui [1] tingkat efikasi diri siswa kelas khusus olahraga SMP Negeri 1 Kalasan, [2] Tingkat Efikasi Diri siswa kelas reguler di SMP Negeri 1 Ka...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...
Hubungan Aktivitas Bermain Dengan Kemampuan Motorik Siswa Sekolah Dasar Negeri 11 Padang Barat
Hubungan Aktivitas Bermain Dengan Kemampuan Motorik Siswa Sekolah Dasar Negeri 11 Padang Barat
Masalah penelitian adalah rendahnya kemampuan motorik siswa untuk melihat kemungkinan factor-faktor penyebab rendahnya kemampuan motorik siswa ini, maka dilakukan suatu penelitian ...
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Mekar Sari Surabaya
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Mekar Sari Surabaya
Fine motor skills are the ability to control fine and coordinated movements of the hands and fingers. Fine motor skills are one of the important abilities for children. Thus, if th...
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini den...

