Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Usaha Peternakan Sapi Konvensional dan Usaha Peternakan Berbasis Manajemen Penggemukan di Desa Rabasan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Jawa Timur

View through CrossRef
Sapi Madura tergolong sapi tropis yang kebanyakan dipelihara secara individu oleh masyarakat dengan aplikasi teknologi yang masih tradisional. Desa Rabasan merupakan salah satu desa dengan kepemilikan sapi per keluarga yang cukup tinggi yaitu antara 1-5 ekor. Usaha ternak sapi biasanya hanya dijadikan sebagai usaha konvensional oleh peternak di Desa Rabasan, dimana peternak akan menjual sapinya jika sewaktu-waktu mereka membutuhkan biaya yang lebih besar dari biasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan usaha peternakan konvensional dengan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan sapi di Desa Rabasan, serta mengetahui perbedaan pendapatan peternak secara konvensional dan manajemen berbasis penggemukan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda t-test. Sesuai hasil yang didapat menunjukan bahwa terdapat perbedaan pengelolaan antara usaha peternakan konvensional dan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan. Hasil analisis lainnya menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara pendapatan peternak pada usaha peternakan konvensional dengan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan. Kata kunci: Sapi Madura, Usaha Peternakan, Pendapatan.
Title: Pengaruh Usaha Peternakan Sapi Konvensional dan Usaha Peternakan Berbasis Manajemen Penggemukan di Desa Rabasan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Jawa Timur
Description:
Sapi Madura tergolong sapi tropis yang kebanyakan dipelihara secara individu oleh masyarakat dengan aplikasi teknologi yang masih tradisional.
Desa Rabasan merupakan salah satu desa dengan kepemilikan sapi per keluarga yang cukup tinggi yaitu antara 1-5 ekor.
Usaha ternak sapi biasanya hanya dijadikan sebagai usaha konvensional oleh peternak di Desa Rabasan, dimana peternak akan menjual sapinya jika sewaktu-waktu mereka membutuhkan biaya yang lebih besar dari biasanya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan usaha peternakan konvensional dengan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan sapi di Desa Rabasan, serta mengetahui perbedaan pendapatan peternak secara konvensional dan manajemen berbasis penggemukan.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda t-test.
Sesuai hasil yang didapat menunjukan bahwa terdapat perbedaan pengelolaan antara usaha peternakan konvensional dan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan.
Hasil analisis lainnya menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara pendapatan peternak pada usaha peternakan konvensional dengan usaha peternakan berbasis manajemen penggemukan.
 Kata kunci: Sapi Madura, Usaha Peternakan, Pendapatan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
English Capacity of land-based forage beef cattle farming is lim ited. Integrated sugarcane and beef cattle farming is an alternative to increase cattle population and domestic bee...
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
<p>Beef products demand keeps increasing and its domestic supply is insufficient. Domestic beef production to meet domestic demand is one of priorities in the 2015-2019 Strat...
Bencana banjir rutin: Tinjauan historis di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang Tahun 2010-2021
Bencana banjir rutin: Tinjauan historis di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang Tahun 2010-2021
This article aims to determine the flood disaster that occurs regularly in Sampang District from a historical perspective. The shape of Sampang City which is likened to a bowl make...
Aktivitas Public Relations Sebagai Upaya Counter Stereotype Masyarakat Madura (Studi Kasus Lokasi Wisata Camplong Kabupaten Sampang)
Aktivitas Public Relations Sebagai Upaya Counter Stereotype Masyarakat Madura (Studi Kasus Lokasi Wisata Camplong Kabupaten Sampang)
Masyarakat Madura cenderung ditempeli strereotip negatif oleh masyarakat luar Madura. Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada objek wisata Pantai Camplong yang terletak di des...

Back to Top