Javascript must be enabled to continue!
Pemanfaatan Data Sumberdaya Lahan untuk Pengembangan Komoditas Strategis di Indonesia
View through CrossRef
<p><strong>Abstrak</strong>. Data sumberdaya lahan untuk 511 kabupaten/kota sudah tersedia mencakup peta tanah, peta kesesuaian lahan, dan peta arahan komoditas pertanian, dilengkapi dengan buku paket rekomendasi pengelolaan lahan. Komoditas yang sudah dievaluasi kesesuaian lahannya mencakup padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabe merah, tebu, pakan ternak, kakao, dan kelapa sawit. Data sumberdaya lahan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan komoditas strategis di Indonesia, terbukti dengan banyaknya permintaan data baik dari Direktorat Jenderal Teknis lingkup Kementerian Pertanian, Kementerian/Lembaga terkait, pengusaha swasta, dan para investor dalam dan luar negeri, serta perguruan tinggi. Peta tematik yang banyak diminati adalah peta kesesuaian lahan dan peta sebaran lahan potensial untuk pengembangan berbagai komoditas strategis, baik untuk intensifikasi di lahan eksisting ataupun lahan ekstensifikasi, terutama di lahan semak belukar yang belum dimanfaatkan. Permasalahan utama adalah belum tersedianya peta penggunaan lahan terkini, sehingga kemungkinan penggunaan lahannya sudah berbeda dan yang diduga potensial untuk perluasan komoditas pertanian ternyata sudah dimanfaatkan. Oleh karena itu, perlu upaya penyediaan peta status penguasaan dan penggunaan lahan terbaru, agar para pengguna data yakin bahwa lahan potensial tersebut benar tersedia di lapangan.</p><p> </p><p><strong>Abstract</strong>. Land resources data for 511 regency/cities is available consisting of soil maps, land suitability maps, and recommended agricultural commodities maps, completed with a land management recommendation package book. Commodities that have been evaluated for land suitability including rice, corn, soybeans, shallots, red chillies, sugar cane, animal feed, cocoa, and palm oil. Land resources data is important in the development of strategic commodities in Indonesia. There has been numerous data requests from the Technical Directorate General of the Ministry of Agriculture, relevant Ministries/Institutions, private entrepreneurs and domestic and foreign investors, and universities. The most on demand thematic maps are land suitability maps and maps of potential land distribution for developing various strategic commodities both for agricultural intensification and land expansion (extensification). Unfortunately, the up to date landuse map is barely available and the precise area that is potentaly available for agricultural land expansion is hardly defined. Therefore, providing the most recent land status and landuse maps is very important to convince map users that the precise potential area for agricultural land expansion could be axactly defined.</p>
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Pemanfaatan Data Sumberdaya Lahan untuk Pengembangan Komoditas Strategis di Indonesia
Description:
<p><strong>Abstrak</strong>.
Data sumberdaya lahan untuk 511 kabupaten/kota sudah tersedia mencakup peta tanah, peta kesesuaian lahan, dan peta arahan komoditas pertanian, dilengkapi dengan buku paket rekomendasi pengelolaan lahan.
Komoditas yang sudah dievaluasi kesesuaian lahannya mencakup padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabe merah, tebu, pakan ternak, kakao, dan kelapa sawit.
Data sumberdaya lahan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan komoditas strategis di Indonesia, terbukti dengan banyaknya permintaan data baik dari Direktorat Jenderal Teknis lingkup Kementerian Pertanian, Kementerian/Lembaga terkait, pengusaha swasta, dan para investor dalam dan luar negeri, serta perguruan tinggi.
Peta tematik yang banyak diminati adalah peta kesesuaian lahan dan peta sebaran lahan potensial untuk pengembangan berbagai komoditas strategis, baik untuk intensifikasi di lahan eksisting ataupun lahan ekstensifikasi, terutama di lahan semak belukar yang belum dimanfaatkan.
Permasalahan utama adalah belum tersedianya peta penggunaan lahan terkini, sehingga kemungkinan penggunaan lahannya sudah berbeda dan yang diduga potensial untuk perluasan komoditas pertanian ternyata sudah dimanfaatkan.
Oleh karena itu, perlu upaya penyediaan peta status penguasaan dan penggunaan lahan terbaru, agar para pengguna data yakin bahwa lahan potensial tersebut benar tersedia di lapangan.
</p><p> </p><p><strong>Abstract</strong>.
Land resources data for 511 regency/cities is available consisting of soil maps, land suitability maps, and recommended agricultural commodities maps, completed with a land management recommendation package book.
Commodities that have been evaluated for land suitability including rice, corn, soybeans, shallots, red chillies, sugar cane, animal feed, cocoa, and palm oil.
Land resources data is important in the development of strategic commodities in Indonesia.
There has been numerous data requests from the Technical Directorate General of the Ministry of Agriculture, relevant Ministries/Institutions, private entrepreneurs and domestic and foreign investors, and universities.
The most on demand thematic maps are land suitability maps and maps of potential land distribution for developing various strategic commodities both for agricultural intensification and land expansion (extensification).
Unfortunately, the up to date landuse map is barely available and the precise area that is potentaly available for agricultural land expansion is hardly defined.
Therefore, providing the most recent land status and landuse maps is very important to convince map users that the precise potential area for agricultural land expansion could be axactly defined.
</p>.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN USAHA TANI TERPADU BERBASIS KAWASAN DI LAHAN RAWA
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN USAHA TANI TERPADU BERBASIS KAWASAN DI LAHAN RAWA
Ketersediaan lahan kering dan lahan sawah untuk pengembangan pertanian menurun signifikan antara lain karena alih fungsi lahan untuk keperluan nonpertanian. Di sisi lain, produksi ...
Dukungan Data Sumberdaya Lahan dalam Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) di Provinsi Kalimantan Tengah
Dukungan Data Sumberdaya Lahan dalam Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) di Provinsi Kalimantan Tengah
<p><strong>Abtsrak.</strong> Pengembangan kawasan sentra pangan (<em>food estate</em>) di Provinsi Kaimantan Tengah memerlukan dukungan analisis geosp...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
Analisis Komoditas Pertanian Unggulan dan Arahan Pengembangannya di Kabupaten Pakpak Bharat
Analisis Komoditas Pertanian Unggulan dan Arahan Pengembangannya di Kabupaten Pakpak Bharat
Pengembangan komoditas unggulan secara terintegrasi pada suatu wilayah diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas, pendapatan masyarakat dan perekonomian wilayah. Tujuan ...
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake seluas sekitar 358.405,70 ha berada di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, juga terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Dalam penelitia...
MODEL PERUBAHAN PENUTUPAN/PENGGUNAAN LAHAN UNTUK IDENTIFIKASI LAHAN KRITIS DI KABUPATEN BOGOR, KABUPATEN CIANJUR, DAN KABUPATEN SUKABUMI
MODEL PERUBAHAN PENUTUPAN/PENGGUNAAN LAHAN UNTUK IDENTIFIKASI LAHAN KRITIS DI KABUPATEN BOGOR, KABUPATEN CIANJUR, DAN KABUPATEN SUKABUMI
<div class="WordSection1"><p class="abstrak">Pemanfaatan lahan yang melampaui kemampuan lahannya, dapat mengakibatkan degradasi lahan. Degradasi lahan jika dibiarkan ak...

