Javascript must be enabled to continue!
Ragam Konteks Skala Dalam Perspektif Kajian Sumberdaya Lahan
View through CrossRef
<p class="Paragraf"><strong>Abstrak. </strong>Kini isu ‘skala’ menjadi penting kembali dibahas oleh komunitas sumberdaya lahan. Awalnya sumberdaya lahan terbatas dikaji oleh disiplin ilmu tanah, ilmu geografi, dan ilmu kartografi, tetapi sekarang berkembang dikaji oleh disiplin ilmu lingkungan, ilmu iklim, ilmu statistik, serta ilmu teknologi dan informasi. Kajian sumberdaya lahan yang awalnya untuk kepentingan ilmu pertanian kini menghadapi problem yang lebih luas seperti perubahan iklim, krisis energi, keanekaragaman hayati, keseimbangan ekosistem, hingga perkembangan kota. Pada era ini perjumpaan ilmu tanah dengan disiplin ilmu lain tidak dapat dihindarkan karena telah menjadi keniscayaan untuk melayani kepentingan umat manusia yang lebih luas. Berkaitan dengan itu istilah ‘skala’ yang digunakan pada disiplin ilmu tanah, ilmu geografi, dan ilmu kartografi seringkali membingungkan ketika berjumpa dengan istilah ‘skala’ pada kajian sumberdaya lahan kontemporer. Skala dapat dipahami dalam beragam konteks: 1) skala informasi pada peta, 2) skala level pada berbagai proses, dan 3) skala pada angka pengukuran. Tiga konteks skala tersebut belum termasuk skala pada dimensi lain yaitu skala waktu yang tidak akan dibahas pada artikel ini.</p><p class="Paragraf"> </p><p class="JSDLAbstrak"><strong>Abstract. </strong><em>At present the issue of 'scale' becomes important to be rediscussed by scientists in land resources community. Initially, land resources were </em><em>only </em><em>studied by the limited disciplines, such as soil science, geography, and cartography, but now it is studied by the disciplines of environmental science, climate science, statistics, and technology and information science.</em><em> </em><em> At the beginning, the study of land resources was to support agricultural science, but at the present the study is to addresss broader problems such as climate change, energy crises, biodiversity, ecosystem balance, and urban development. In this era, the encounter of soil science with other scientific disciplines is inevitable because it has become a necessity to serve the broader of humanity interest. Related to that issue, the term of 'scale' used in the disciplines of soil, geography and cartography is often confusing when meeting to other different disciplines. There are at least 3 different contexts that use the term 'scale' in contemporary land resource studies</em><em> i.e : </em><em>1) scale of information on maps, 2) scale of levels in various processes, and 3) scale of measurement numbers. The</em><em>se</em><em> three contexts of scale are not included scale of time </em><em>another dimensions </em><em>that will not be discussed in this article.</em></p>
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Ragam Konteks Skala Dalam Perspektif Kajian Sumberdaya Lahan
Description:
<p class="Paragraf"><strong>Abstrak.
</strong>Kini isu ‘skala’ menjadi penting kembali dibahas oleh komunitas sumberdaya lahan.
Awalnya sumberdaya lahan terbatas dikaji oleh disiplin ilmu tanah, ilmu geografi, dan ilmu kartografi, tetapi sekarang berkembang dikaji oleh disiplin ilmu lingkungan, ilmu iklim, ilmu statistik, serta ilmu teknologi dan informasi.
Kajian sumberdaya lahan yang awalnya untuk kepentingan ilmu pertanian kini menghadapi problem yang lebih luas seperti perubahan iklim, krisis energi, keanekaragaman hayati, keseimbangan ekosistem, hingga perkembangan kota.
Pada era ini perjumpaan ilmu tanah dengan disiplin ilmu lain tidak dapat dihindarkan karena telah menjadi keniscayaan untuk melayani kepentingan umat manusia yang lebih luas.
Berkaitan dengan itu istilah ‘skala’ yang digunakan pada disiplin ilmu tanah, ilmu geografi, dan ilmu kartografi seringkali membingungkan ketika berjumpa dengan istilah ‘skala’ pada kajian sumberdaya lahan kontemporer.
Skala dapat dipahami dalam beragam konteks: 1) skala informasi pada peta, 2) skala level pada berbagai proses, dan 3) skala pada angka pengukuran.
Tiga konteks skala tersebut belum termasuk skala pada dimensi lain yaitu skala waktu yang tidak akan dibahas pada artikel ini.
</p><p class="Paragraf"> </p><p class="JSDLAbstrak"><strong>Abstract.
</strong><em>At present the issue of 'scale' becomes important to be rediscussed by scientists in land resources community.
Initially, land resources were </em><em>only </em><em>studied by the limited disciplines, such as soil science, geography, and cartography, but now it is studied by the disciplines of environmental science, climate science, statistics, and technology and information science.
</em><em> </em><em> At the beginning, the study of land resources was to support agricultural science, but at the present the study is to addresss broader problems such as climate change, energy crises, biodiversity, ecosystem balance, and urban development.
In this era, the encounter of soil science with other scientific disciplines is inevitable because it has become a necessity to serve the broader of humanity interest.
Related to that issue, the term of 'scale' used in the disciplines of soil, geography and cartography is often confusing when meeting to other different disciplines.
There are at least 3 different contexts that use the term 'scale' in contemporary land resource studies</em><em> i.
e : </em><em>1) scale of information on maps, 2) scale of levels in various processes, and 3) scale of measurement numbers.
The</em><em>se</em><em> three contexts of scale are not included scale of time </em><em>another dimensions </em><em>that will not be discussed in this article.
</em></p>.
Related Results
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
Tujuan penelitian ini mengkaji tentang analisis koreografi Tari Peumulia Jamee diciptaan Yulizar, seorang koreografer yang berasal dari Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Tari ini ...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ALIH GAYA BAHASA DALAM PERCAKAPAN ACARA BUKAN EMPAT MATA DI TRANS 7
ALIH GAYA BAHASA DALAM PERCAKAPAN ACARA BUKAN EMPAT MATA DI TRANS 7
Penelitian ini difokuskan pada fenomena alih gaya dan fungsi alih gayabahasa dalam percakapan acara Bukan Empat Mata di Trans7. Data yangdimaksud dalam penelitian ini, yaitu berupa...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake seluas sekitar 358.405,70 ha berada di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, juga terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Dalam penelitia...
Dukungan Data Sumberdaya Lahan dalam Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) di Provinsi Kalimantan Tengah
Dukungan Data Sumberdaya Lahan dalam Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) di Provinsi Kalimantan Tengah
<p><strong>Abtsrak.</strong> Pengembangan kawasan sentra pangan (<em>food estate</em>) di Provinsi Kaimantan Tengah memerlukan dukungan analisis geosp...
Degradasi Lahan dan Ketahanan Pangan
Degradasi Lahan dan Ketahanan Pangan
Degradasi lahan adalah proses penurunan produktivitas lahan, baik yang sifatnya sementara maupun tetap. Lahan terdegradasi dalam definisi lain sering disebut lahan tidak produktif,...

