Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Estimasi Kandungan Biomassa dan Simpanan Karbon Hutan Mangrove, Mangunharjo, Semarang

View through CrossRef
Mangrove forest is one of the coastal ecosystems that have a role for mitigating global warming in absorbing carbon from the atmosphere and storing it in the form of biomass. The aim of this research to know the content of biomass and carbon storage on the stems, carbon storage in sediments and estimation CO2 absorption of mangrove stems and sediment. This research was conducted in March 2021 in the Mangunharjo mangrove forest. The method used on this research is a survey method and using purposive samplimg to take samples in three research station by three plot transect. Analysis for the carbon storage in the stem using non-destructive method with allometric equations, while in the sediment using the LOI (Loss on Ignition) method. The result of biomass content and carbon storage in the mangrove stems 341,02 tons/ha and 156,87 tons/ha, carbon storage in the sediment 52,24 tons/ha and estimation CO2 absorption of mangrove stems and sediment based on carbon storage is 575,71 tons/ha, dan 191,73 tons/ha. Based on this research, the largest carbon storage and estimation CO2 absorption was on the stems of mangrove.   Hutan mangrove merupakan salah satu ekositem pesisir yang berperan dalam mitigasi pemanasan global dengan menyerap karbon dari atmosfer dan menyimpannya dalam bentuk biomassa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan biomassa dan simpanan karbon pada tegakan, nilai simpanan karbon pada sedimen serta estimasi kemampuan tegakan dan sedimen dalam menyerap CO2. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2021 di hutan mangrove, Mangunharjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan metode yang digunakan untuk mengambil sampel adalah purposive sampling yang dilakukan di 3 stasiun penelitian. Analisis untuk menghitung simpanan karbon di tegakan mangrove menggunakan metode non destructive dengan persaaman allometrik, sedangkan di sedimen menggunakan metode LOI (Loss on Ignition).  Hasil nilai biomassa dan simpanan karbon pada tegakan mangrove yaitu 341,02 ton/ha, dan 156,87 ton/ha, simpanan karbon pada sedimen yaitu 52,24 ton/ha dan estimasi serapan CO2 pada tegakan dan sedimen berdasarkan simpanan karbon 575,71 ton/ha, dan 191,73 ton/ha. Berdasarkan hasil penelitian penyimpan karbon dan penyerap CO2 terbesar berada pada tegakan mangrove.
Title: Estimasi Kandungan Biomassa dan Simpanan Karbon Hutan Mangrove, Mangunharjo, Semarang
Description:
Mangrove forest is one of the coastal ecosystems that have a role for mitigating global warming in absorbing carbon from the atmosphere and storing it in the form of biomass.
The aim of this research to know the content of biomass and carbon storage on the stems, carbon storage in sediments and estimation CO2 absorption of mangrove stems and sediment.
This research was conducted in March 2021 in the Mangunharjo mangrove forest.
The method used on this research is a survey method and using purposive samplimg to take samples in three research station by three plot transect.
Analysis for the carbon storage in the stem using non-destructive method with allometric equations, while in the sediment using the LOI (Loss on Ignition) method.
The result of biomass content and carbon storage in the mangrove stems 341,02 tons/ha and 156,87 tons/ha, carbon storage in the sediment 52,24 tons/ha and estimation CO2 absorption of mangrove stems and sediment based on carbon storage is 575,71 tons/ha, dan 191,73 tons/ha.
Based on this research, the largest carbon storage and estimation CO2 absorption was on the stems of mangrove.
  Hutan mangrove merupakan salah satu ekositem pesisir yang berperan dalam mitigasi pemanasan global dengan menyerap karbon dari atmosfer dan menyimpannya dalam bentuk biomassa.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan biomassa dan simpanan karbon pada tegakan, nilai simpanan karbon pada sedimen serta estimasi kemampuan tegakan dan sedimen dalam menyerap CO2.
Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2021 di hutan mangrove, Mangunharjo.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan metode yang digunakan untuk mengambil sampel adalah purposive sampling yang dilakukan di 3 stasiun penelitian.
Analisis untuk menghitung simpanan karbon di tegakan mangrove menggunakan metode non destructive dengan persaaman allometrik, sedangkan di sedimen menggunakan metode LOI (Loss on Ignition).
 Hasil nilai biomassa dan simpanan karbon pada tegakan mangrove yaitu 341,02 ton/ha, dan 156,87 ton/ha, simpanan karbon pada sedimen yaitu 52,24 ton/ha dan estimasi serapan CO2 pada tegakan dan sedimen berdasarkan simpanan karbon 575,71 ton/ha, dan 191,73 ton/ha.
Berdasarkan hasil penelitian penyimpan karbon dan penyerap CO2 terbesar berada pada tegakan mangrove.

Related Results

HUBUNGAN ANTAR PARAMETER STRUKTUR TEGAKAN MANGROVE DALAM ESTIMASI SIMPANAN KARBON ABOVEGROUND PADA SKALA KOMUNITAS
HUBUNGAN ANTAR PARAMETER STRUKTUR TEGAKAN MANGROVE DALAM ESTIMASI SIMPANAN KARBON ABOVEGROUND PADA SKALA KOMUNITAS
Mangrove merupakan ekosistem pesisir yang memiliki kemampuan sangat baik dalam menyerap dan menyimpan karbon. Struktur tegakan mangrove memberikan kontribusi signifikan terhadap es...
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Uji gastropoda famili Neritidae terhadap habitatnya di ekosistem mangrove dilakukan di dua stasiun pengamatan di Pulau Tunda Serang Banten pada Januari 2014. Penelitian ini bertuju...
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Konservasi karbon merupakan salah satu tindakan penting dalam rehabilitasi pesisir, khususnya pesisir selatan Pulau Jawa dengan keunikan ombak yang besar, salinitas tinggi dan sedi...
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...

Back to Top