Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Penambahan Berbagai Jenis Tepung terhadap Tekstur Bakso
View through CrossRef
Tekstur merupakan salah satu parameter utama dalam penentuan mutu bakso karena berkaitan dengan daya terima konsumen. Salah satu faktor yang memengaruhi tekstur bakso adalah jenis dan proporsi tepung yang digunakan sebagai bahan pengikat (filler). Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai kombinasi tepung, yaitu tepung tapioka dengan tepung biji nangka, tepung porang, tepung talas, dan tepung ubi jalar, terhadap karakteristik tekstur bakso. Berdasarkan kajian pustaka, tepung tapioka dikenal memiliki kandungan amilopektin tinggi (±82,59%) yang berperan dalam menghasilkan tekstur kenyal dan elastis. Substitusi sebagian tapioka dengan tepung biji nangka (50:50) meningkatkan kadar protein dan daya ikat air, menghasilkan tekstur padat namun tetap lembut. Penambahan tepung porang (50%) yang kaya glukomanan meningkatkan elastisitas dan keempukan bakso karena sifat hidrokoloidnya yang mampu membentuk gel stabil. Sebaliknya, penambahan tepung talas dengan kandungan amilopektin tinggi (74,45%) cenderung menurunkan kekenyalan dan menghasilkan tekstur yang lebih lembut akibat penurunan proporsi protein dan peningkatan kadar air. Adapun tepung ubi jalar ungu (48,67% pati) memberikan tekstur yang kenyal dan lembut dengan daya ikat air tinggi berkat kandungan amilopektin dan karbohidratnya yang tinggi. Secara keseluruhan, kombinasi tepung tapioka dengan bahan berpati tinggi seperti porang dan ubi jalar menunjukkan efek paling optimal dalam meningkatkan kekenyalan, elastisitas, serta stabilitas tekstur bakso, sedangkan tepung talas cocok digunakan dalam kadar rendah untuk menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan halus.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Pengaruh Penambahan Berbagai Jenis Tepung terhadap Tekstur Bakso
Description:
Tekstur merupakan salah satu parameter utama dalam penentuan mutu bakso karena berkaitan dengan daya terima konsumen.
Salah satu faktor yang memengaruhi tekstur bakso adalah jenis dan proporsi tepung yang digunakan sebagai bahan pengikat (filler).
Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai kombinasi tepung, yaitu tepung tapioka dengan tepung biji nangka, tepung porang, tepung talas, dan tepung ubi jalar, terhadap karakteristik tekstur bakso.
Berdasarkan kajian pustaka, tepung tapioka dikenal memiliki kandungan amilopektin tinggi (±82,59%) yang berperan dalam menghasilkan tekstur kenyal dan elastis.
Substitusi sebagian tapioka dengan tepung biji nangka (50:50) meningkatkan kadar protein dan daya ikat air, menghasilkan tekstur padat namun tetap lembut.
Penambahan tepung porang (50%) yang kaya glukomanan meningkatkan elastisitas dan keempukan bakso karena sifat hidrokoloidnya yang mampu membentuk gel stabil.
Sebaliknya, penambahan tepung talas dengan kandungan amilopektin tinggi (74,45%) cenderung menurunkan kekenyalan dan menghasilkan tekstur yang lebih lembut akibat penurunan proporsi protein dan peningkatan kadar air.
Adapun tepung ubi jalar ungu (48,67% pati) memberikan tekstur yang kenyal dan lembut dengan daya ikat air tinggi berkat kandungan amilopektin dan karbohidratnya yang tinggi.
Secara keseluruhan, kombinasi tepung tapioka dengan bahan berpati tinggi seperti porang dan ubi jalar menunjukkan efek paling optimal dalam meningkatkan kekenyalan, elastisitas, serta stabilitas tekstur bakso, sedangkan tepung talas cocok digunakan dalam kadar rendah untuk menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan halus.
Related Results
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...
Kualitas Organoleptik Bakso Daging Entok dengan Penambahan Tepung Biji Nangka pada Level Berbeda
Kualitas Organoleptik Bakso Daging Entok dengan Penambahan Tepung Biji Nangka pada Level Berbeda
Bakso adalah produk olahan daging yang terknenal di Indonesia, memiliki tekstur kenyal, cita rasa yang gurih, terbuat dari kombinasi daging giling, tepung dan bumbu yang dibentuk b...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengembangan Produk Bakso Tusuk Ikan Bilis (Mystacoleucus padangensis) dengan Penambahan Tepung Janeng
Pengembangan Produk Bakso Tusuk Ikan Bilis (Mystacoleucus padangensis) dengan Penambahan Tepung Janeng
Pengembangan bakso tusuk berbahan dasar ikan bilis (Mystacoleucus padangensis) dengan substitusi tepung janeng bertujuan menciptakan produk pangan sehat, bergizi, dan mendukung div...
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepun...
KECERNAAN KALSIUM DAN FOSFOR TERNAK BABI YANG MENDAPAT PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KATUK DAN TEPUNG KUNYIT
KECERNAAN KALSIUM DAN FOSFOR TERNAK BABI YANG MENDAPAT PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KATUK DAN TEPUNG KUNYIT
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun katuk (Sauropus androgynus L. Merr) dan tepung kunyit (Curcuma domestica) dalam ransum dalam kecernaan kalsium...
Kualitas Fisik Wafer dengan Penambahan Berbagai level Tepung Tapioka serta Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) yang Diolah dengan Teknik Berbeda
Kualitas Fisik Wafer dengan Penambahan Berbagai level Tepung Tapioka serta Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) yang Diolah dengan Teknik Berbeda
Penambahan level tepung tapioka dan tepung daun pepaya (Carica papaya. L) yang diolah mengunakan teknik yang berbeda dalam pembuatan wafer ransum komplit diharapkan mampu memperbai...

