Javascript must be enabled to continue!
Pengalaman Komunikasi Santri Waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta
View through CrossRef
Interaksi antar santri waria atau santri waria dengan lingkungannya akan memberikan pengalaman dan menciptakan bangunan makna pada setiap individu. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dan memahami pengalaman komunikasi santri waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggali pengalaman individu santri waria untuk mengetahui motif waria menjadi santri, dan makna dirinya sebagai seorang santri waria. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan motif yang melatarbelakangi waria menjadi santri dikarenakan motif masa lalu yang memperoleh stigma, tertekan, mendapatkan nasihat. Disisi lain sejumlah waria memutuskan menjadi santri bertujuan untuk memperoleh ketenangan, produktivitas memperluas jaringan dan beribadah. Santri waria juga memaknai dirinya sebagai pembelajar keagamaan, orang yang membutuhkan bimbingan, dan orang yang beriman. Peneliti menyimpulkan bahwa motif tindakan dan pemaknaan diri berkesinambungan pada pengalaman komunikasi santri waria.
Universitas Nusa Cendana
Title: Pengalaman Komunikasi Santri Waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta
Description:
Interaksi antar santri waria atau santri waria dengan lingkungannya akan memberikan pengalaman dan menciptakan bangunan makna pada setiap individu.
Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dan memahami pengalaman komunikasi santri waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggali pengalaman individu santri waria untuk mengetahui motif waria menjadi santri, dan makna dirinya sebagai seorang santri waria.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan motif yang melatarbelakangi waria menjadi santri dikarenakan motif masa lalu yang memperoleh stigma, tertekan, mendapatkan nasihat.
Disisi lain sejumlah waria memutuskan menjadi santri bertujuan untuk memperoleh ketenangan, produktivitas memperluas jaringan dan beribadah.
Santri waria juga memaknai dirinya sebagai pembelajar keagamaan, orang yang membutuhkan bimbingan, dan orang yang beriman.
Peneliti menyimpulkan bahwa motif tindakan dan pemaknaan diri berkesinambungan pada pengalaman komunikasi santri waria.
Related Results
Diskriminasi Terhadap Kelompok Waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta
Diskriminasi Terhadap Kelompok Waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta
Pondok Pesantren Waria Al-Fatah didirikan dengan tujuan sebagai wadah untuk para santri waria dapat memperbaiki diri dan memberikan pemahaman tentang agama. Meskipun pembangunan pe...
Persepsi Masyarakat Terhadap Kelompok Waria Pesantren
Persepsi Masyarakat Terhadap Kelompok Waria Pesantren
Tranvestites as one part of the Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender (LGBT) can be categorized as a muted group. They get discrimination and rejection in their activities. When they...
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan kondisi spiritualitas keagamaan ustadz-santri di Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung, (2) menemukan pesan komunikasi Ustadz-Santri dalam...
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
Abstrak: Komunikasi Terapeutik merupakan pendekatan komunikasi yang bertujuan menciptakan hubungan yang positif antara perawat dan pasien untuk mendukung proses penyembuhan Orang D...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam berbeda dengan sistem pendidikan pada umumnya, pesantren memiliki ciri khas yang unik dan menojol diantaranya yaitu adanya hubungan yang ...
E-bekal E- BEKAL SEBAGAI MEDIA KONTROL BELANJA SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL JADID
E-bekal E- BEKAL SEBAGAI MEDIA KONTROL BELANJA SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL JADID
Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo merupakan salah satu pesantren terbesar di wilayah tapal kuda Jawa Timur. Pondok Pesantren yang didirikan oleh KH. Zaini Mu’im pada ...
Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Akhlak Santri Di Pesantren
Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Akhlak Santri Di Pesantren
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui realitas pengaktualisasian nilai-nilai pendidikan Islam di Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin Kota Makassar, menggamb...
Analisis Penerapan Amaliyah Thoriqoh Alawiyah dalam Pembinaan Moralitas Islami Santri di Pesantren Darussurur Cimahi
Analisis Penerapan Amaliyah Thoriqoh Alawiyah dalam Pembinaan Moralitas Islami Santri di Pesantren Darussurur Cimahi
Abstract. Tariqat Islamic boarding school which aims to deepen knowledge of the Islamic religion as a guide to life by emphasizing the importance of morality in society. Islamic bo...

