Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menumbuhkan Sikap Multikulturalisme Remaja sebagai Bentuk Pendidikan IPS oleh Orang Tua

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pandangan orang tua terhadap multikulturalisme, peran orang tua menumbuhkan sikap multikulturalisme kalangan remaja, sikap multikulturalisme di kalangan remaja, dan relevansi antara peran orang tua menumbuhkan sikap multikulturalisme kalangan remaja dengan pelaksanaan pendidikan IPS di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang mendasarkan pada teori interaksionisme simbolik milik Hebert Blumer. Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipasi, wawancara mendalam dan dokumentasi tertulis atau foto.Teknik analisis data menggunakan tahapan proses analisis interaktif dalam penelitian kualitatif milik miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan para orang tua cenderung memandang multikulturalisme sebagai sesuatu yang dibutuhkan kalangan remaja dalam proses sosialnya. Peran orang tua menumbuhkan sikap mulrikulturalsime berupa pemberian keleluasaan dan dukungan dalam praktik pertemanan, serta keteladanan orang tua tentang sikap multikulturalisme dalam kehidupan sehari-hari. Sikap multikulturalisme kalangan remaja berupa sikap toleransi, tolong-menolong, menjunjung tinggi prisnsip kesetaraan dan mengutamakan dialog saat terjadi perselisihan. Terdapat relevansi antara peran orang tua dan  sikap multikulturalisme dengan tujuan pelaksanaan pendidikan IPS di Indonesia.
Title: Menumbuhkan Sikap Multikulturalisme Remaja sebagai Bentuk Pendidikan IPS oleh Orang Tua
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pandangan orang tua terhadap multikulturalisme, peran orang tua menumbuhkan sikap multikulturalisme kalangan remaja, sikap multikulturalisme di kalangan remaja, dan relevansi antara peran orang tua menumbuhkan sikap multikulturalisme kalangan remaja dengan pelaksanaan pendidikan IPS di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang mendasarkan pada teori interaksionisme simbolik milik Hebert Blumer.
Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipasi, wawancara mendalam dan dokumentasi tertulis atau foto.
Teknik analisis data menggunakan tahapan proses analisis interaktif dalam penelitian kualitatif milik miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan para orang tua cenderung memandang multikulturalisme sebagai sesuatu yang dibutuhkan kalangan remaja dalam proses sosialnya.
Peran orang tua menumbuhkan sikap mulrikulturalsime berupa pemberian keleluasaan dan dukungan dalam praktik pertemanan, serta keteladanan orang tua tentang sikap multikulturalisme dalam kehidupan sehari-hari.
Sikap multikulturalisme kalangan remaja berupa sikap toleransi, tolong-menolong, menjunjung tinggi prisnsip kesetaraan dan mengutamakan dialog saat terjadi perselisihan.
Terdapat relevansi antara peran orang tua dan  sikap multikulturalisme dengan tujuan pelaksanaan pendidikan IPS di Indonesia.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA
UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih lanjut untuk dilakukan upayah pembaharuan pendidikan IPS di Indonesia. Ini didasarkan karena pendidikan IPS di ...
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Abstrak Orang tua dalam melakukan pengelolaan harta anak harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak menimbulkan kerugian terhadap harta anak. Namun, terdap...
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Remaja merupakan masa pencarian jati diri pada sebuah proses kehidupan. Tidak sedikit remaja yang melakukan tindakan-tindakan eksplorasi di fase ini. Tindakan-tindakan tersebut dap...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan laboratorium IPS di SMP. Pemanfaatan laboratorium dalam penelitian ini ditinjau dari; 1) kondisi laboratorium IPS di SMP, 2) manajem...
PENERIMAAN DIRI REMAJA DENGAN ORANG TUA TUNGGAL
PENERIMAAN DIRI REMAJA DENGAN ORANG TUA TUNGGAL
Tidak semua anak bisa menerima bahwa sekarang mereka memiliki orang tua tunggal dan ini bisa mempengaruhi penerimaan diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambara...

Back to Top