Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Network Monitoring Dengan Ntop Pada Jaringan DualStack

View through CrossRef
Untukbisa terhubung ke internet, maka dibutuhkan komponen penting dalam jaringan komputer yaitu Internet Protocol (IP). Seiring dengan perkembangan teknologi, IP terbagi menjadi 2 yaitu Ipv4 dan Ipv6. Pada masa sekarang bisa menggunakan dua jenis IP sekaligus yang biasa disebut dengan Dual Stack. Dengan banyaknya pengguna internet, hal ini dapat membuat internet menjadi lambat. Dengan adanya permasalahan tersebut, administrator perlu mengetahui penyebab dari lambatnya internet dengan melakukan monitoring. Untuk melakukan monitoring diperlukan sebuah perangkat lunak (software), dimana pada penelitian ini menggunakan software Ntop. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilakukan implementasi monitoring network menggunakan Ntop yang dibantu dengan perangkat Mikrotik dan Cisco. Dari hasil pengujian terhadap penggunaan internet dengan jaringan dual stack pada Cisco didapat nilai rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 70.54 kbps dan Ipv6 51.83 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 49.84 MB dan Ipv6 164.73 MB, pada Mikrotik, rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 9.85 kbps dan Ipv6 6.99 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 10.10 MB dan Ipv6 19.61 MB. Dengan Cisco Ntop dapat mendeteksi semua halaman yang diakses client dibandingkan Mikrotik. Hasil menunjukkan bahwa perangkat Cisco lebih baik dari perangkat Mikrotik dalam monitoring jaringan dual stack.Untukbisa terhubung ke internet, maka dibutuhkan komponen penting dalam jaringan komputer yaitu Internet Protocol (IP). Seiring dengan perkembangan teknologi, IP terbagi menjadi 2 yaitu Ipv4 dan Ipv6. Pada masa sekarang bisa menggunakan dua jenis IP sekaligus yang biasa disebut dengan Dual Stack. Dengan banyaknya pengguna internet, hal ini dapat membuat internet menjadi lambat. Dengan adanya permasalahan tersebut, administrator perlu mengetahui penyebab dari lambatnya internet dengan melakukan monitoring. Untuk melakukan monitoring diperlukan sebuah perangkat lunak (software), dimana pada penelitian ini menggunakan software Ntop. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilakukan implementasi monitoring network menggunakan Ntop yang dibantu dengan perangkat Mikrotik dan Cisco. Dari hasil pengujian terhadap penggunaan internet dengan jaringan dual stack pada Cisco didapat nilai rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 70.54 kbps dan Ipv6 51.83 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 49.84 MB dan Ipv6 164.73 MB, pada Mikrotik, rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 9.85 kbps dan Ipv6 6.99 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 10.10 MB dan Ipv6 19.61 MB. Dengan Cisco Ntop dapat mendeteksi semua halaman yang diakses client dibandingkan Mikrotik. Hasil menunjukkan bahwa perangkat Cisco lebih baik dari perangkat Mikrotik dalam monitoring jaringan dual stack
Title: Implementasi Network Monitoring Dengan Ntop Pada Jaringan DualStack
Description:
Untukbisa terhubung ke internet, maka dibutuhkan komponen penting dalam jaringan komputer yaitu Internet Protocol (IP).
Seiring dengan perkembangan teknologi, IP terbagi menjadi 2 yaitu Ipv4 dan Ipv6.
Pada masa sekarang bisa menggunakan dua jenis IP sekaligus yang biasa disebut dengan Dual Stack.
Dengan banyaknya pengguna internet, hal ini dapat membuat internet menjadi lambat.
Dengan adanya permasalahan tersebut, administrator perlu mengetahui penyebab dari lambatnya internet dengan melakukan monitoring.
Untuk melakukan monitoring diperlukan sebuah perangkat lunak (software), dimana pada penelitian ini menggunakan software Ntop.
Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilakukan implementasi monitoring network menggunakan Ntop yang dibantu dengan perangkat Mikrotik dan Cisco.
Dari hasil pengujian terhadap penggunaan internet dengan jaringan dual stack pada Cisco didapat nilai rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 70.
54 kbps dan Ipv6 51.
83 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 49.
84 MB dan Ipv6 164.
73 MB, pada Mikrotik, rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 9.
85 kbps dan Ipv6 6.
99 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 10.
10 MB dan Ipv6 19.
61 MB.
Dengan Cisco Ntop dapat mendeteksi semua halaman yang diakses client dibandingkan Mikrotik.
Hasil menunjukkan bahwa perangkat Cisco lebih baik dari perangkat Mikrotik dalam monitoring jaringan dual stack.
Untukbisa terhubung ke internet, maka dibutuhkan komponen penting dalam jaringan komputer yaitu Internet Protocol (IP).
Seiring dengan perkembangan teknologi, IP terbagi menjadi 2 yaitu Ipv4 dan Ipv6.
Pada masa sekarang bisa menggunakan dua jenis IP sekaligus yang biasa disebut dengan Dual Stack.
Dengan banyaknya pengguna internet, hal ini dapat membuat internet menjadi lambat.
Dengan adanya permasalahan tersebut, administrator perlu mengetahui penyebab dari lambatnya internet dengan melakukan monitoring.
Untuk melakukan monitoring diperlukan sebuah perangkat lunak (software), dimana pada penelitian ini menggunakan software Ntop.
Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilakukan implementasi monitoring network menggunakan Ntop yang dibantu dengan perangkat Mikrotik dan Cisco.
Dari hasil pengujian terhadap penggunaan internet dengan jaringan dual stack pada Cisco didapat nilai rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 70.
54 kbps dan Ipv6 51.
83 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 49.
84 MB dan Ipv6 164.
73 MB, pada Mikrotik, rata-rata throughput pada jaringan Ipv4 9.
85 kbps dan Ipv6 6.
99 kbps serta traffic pada jaringan Ipv4 10.
10 MB dan Ipv6 19.
61 MB.
Dengan Cisco Ntop dapat mendeteksi semua halaman yang diakses client dibandingkan Mikrotik.
Hasil menunjukkan bahwa perangkat Cisco lebih baik dari perangkat Mikrotik dalam monitoring jaringan dual stack.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
TUGAS JARINGAN KOMPUTER 1 (AKHMAD SYARIFUDIN 175100012) ANALISIS DAN DESAIN IPV 4
TUGAS JARINGAN KOMPUTER 1 (AKHMAD SYARIFUDIN 175100012) ANALISIS DAN DESAIN IPV 4
Dalam dunia komunikasi kita sering mengenal istilah jaringan.jaringan itu sendiri dapat mempermudah kita dalam menghubungkan suatu PC dengan PCyang lainnya.untuk menghubungkan PC 1...
Akhmad Syarifudin 175100012
Akhmad Syarifudin 175100012
Dalam dunia komunikasi kita sering mengenal istilah jaringan.jaringan itu sendiri dapat mempermudah kita dalam menghubungkan suatu PC dengan PCyang lainnya.untuk menghubungkan PC 1...
IMPLEMENTASI LAN KEAMANAN JARINGAN LAN BERBASIS ACLs DAN VLAN(BUDIONO)
IMPLEMENTASI LAN KEAMANAN JARINGAN LAN BERBASIS ACLs DAN VLAN(BUDIONO)
AbstractManajemen jaringan di era jaringan komputer modern adalah hal yang sangat penting karena setiap perangkat dapat berkoneksi dengan perangkat lain yang berada di seluruh duni...
MONITORING JARINGAN MENGGUNAKAN THE DUDE DAN TELEGRAM SEBAGAI NOTIFIKASINYA (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS AKPRIND INDONESIA)
MONITORING JARINGAN MENGGUNAKAN THE DUDE DAN TELEGRAM SEBAGAI NOTIFIKASINYA (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS AKPRIND INDONESIA)
Universitas AKPRIND Indonesia memiliki infrastruktur jaringan yang cukup kompleks dengan berbagai perangkat jaringan yang tersebar di beberapa lokasi kampus. Permasalahan yang seri...
EVALUASI KUALITAS JARINGAN KOMPUTER DENGAN METODE QUALITY OF SERVICE PADA LABORATORIUM UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
EVALUASI KUALITAS JARINGAN KOMPUTER DENGAN METODE QUALITY OF SERVICE PADA LABORATORIUM UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
Di era digital saat ini, jaringan komputer merupakan infrastruktur penting yang mendukung banyak aktivitas manusia, termasuk di lingkungan pendidikan seperti perguruan tinggi yang ...
Analisis Protokol Routing Adaptif untuk Jaringan Komputer Skala Besar
Analisis Protokol Routing Adaptif untuk Jaringan Komputer Skala Besar
Jaringan komputer skala besar memiliki tingkat kompleksitas dan dinamika yang tinggi, sehingga membutuhkan mekanisme routing yang mampu beradaptasi terhadap perubahan kondisi jarin...

Back to Top