Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Uji Kualitas Akustika Masjid Gedhe Mataram di Kotagede Yogyakarta Terhadap Konstruksi Bangunan Masjid

View through CrossRef
Masjid Gedhe Mataram merupakan masjid tertua di kota Yogyakarta yang berada di selatan pasar kotagede, Masjid Gedhe Mataram ini menjadi masjid utama pada masa Kerajaan Mataram dan memiliki gaya arsitektur yang unik yaitu dengan adanya perpaduan antara Arsitektur Hindu-Budha, Jawa dan Islam. Hingga saat ini Masjid Gedhe Mataram masih mempertahankan gaya Arsitekturnya karena merupakan peninggalan yang bersejarah. Penggunaan struktur dan material pada interior masjid yang lebih dominan menggunakan bahan material alami salah satunya penggunaan kayu, dengan lebih dominannya penggunaan bahan material alami tersebuat menjadi daya tarik untuk di kaji apakah masjid tersebut dari segi akustiknya memenuhi standar yang berlaku atau tidak. Metode penelitian dilakukan dengan observasi lapangan, studi literatur, dan pengujian dengan menggunakan aplikasi CATT. Observasi lapangan bertujuan untuk mengumpulkan data fisik objek penelitian (Masjid Gedhe Mataram). Studi literatur bertujuan untuk mengumpulkan data tentang objek penelitian, dan teori-teori akustika pada bangunan masjid. Pengujian dengan software CATT bertujuan untuk mengetahui kualitas awal pada bangunan masjid, dan kualitas akustika hasil rekomendasi desain. Hasil eksisting yang didapatkan dengan melakukan simulasi menggunakan CATT terdapat kelebihan waktu dengung. Tingkat dengung standar akustik tempat ibadah adalah 0.7 – 1.1 sedangkan pada masjid Gedhe Mataram memiliki dengung mencapai 1.4 dan bentuk rekomendasi yang kami sarankan supaya waktu dengung akustiknya sesuai dengan standar yaitu dengan cara ditambahkan lapisan plafon pada interior ruang masjid gedhe mataram  nya, dengan di tambah lapisan plafon nya waktu dengung menjadi 0.7 – 0.9 sehingga masuk dengan standar akustika yang berlaku.
Title: Uji Kualitas Akustika Masjid Gedhe Mataram di Kotagede Yogyakarta Terhadap Konstruksi Bangunan Masjid
Description:
Masjid Gedhe Mataram merupakan masjid tertua di kota Yogyakarta yang berada di selatan pasar kotagede, Masjid Gedhe Mataram ini menjadi masjid utama pada masa Kerajaan Mataram dan memiliki gaya arsitektur yang unik yaitu dengan adanya perpaduan antara Arsitektur Hindu-Budha, Jawa dan Islam.
Hingga saat ini Masjid Gedhe Mataram masih mempertahankan gaya Arsitekturnya karena merupakan peninggalan yang bersejarah.
Penggunaan struktur dan material pada interior masjid yang lebih dominan menggunakan bahan material alami salah satunya penggunaan kayu, dengan lebih dominannya penggunaan bahan material alami tersebuat menjadi daya tarik untuk di kaji apakah masjid tersebut dari segi akustiknya memenuhi standar yang berlaku atau tidak.
Metode penelitian dilakukan dengan observasi lapangan, studi literatur, dan pengujian dengan menggunakan aplikasi CATT.
Observasi lapangan bertujuan untuk mengumpulkan data fisik objek penelitian (Masjid Gedhe Mataram).
Studi literatur bertujuan untuk mengumpulkan data tentang objek penelitian, dan teori-teori akustika pada bangunan masjid.
Pengujian dengan software CATT bertujuan untuk mengetahui kualitas awal pada bangunan masjid, dan kualitas akustika hasil rekomendasi desain.
Hasil eksisting yang didapatkan dengan melakukan simulasi menggunakan CATT terdapat kelebihan waktu dengung.
Tingkat dengung standar akustik tempat ibadah adalah 0.
7 – 1.
1 sedangkan pada masjid Gedhe Mataram memiliki dengung mencapai 1.
4 dan bentuk rekomendasi yang kami sarankan supaya waktu dengung akustiknya sesuai dengan standar yaitu dengan cara ditambahkan lapisan plafon pada interior ruang masjid gedhe mataram  nya, dengan di tambah lapisan plafon nya waktu dengung menjadi 0.
7 – 0.
9 sehingga masuk dengan standar akustika yang berlaku.

Related Results

KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
Kajian Semiotika Ruang Pada Masjid Gedhe Kauman – Yogyakarta
Kajian Semiotika Ruang Pada Masjid Gedhe Kauman – Yogyakarta
Bangunan Masjid Gedhe merupakan sebuah representasi kehidupan masyarakat jawa yang selalu berpegang teguh terhadap budaya yang identik dengan unsur keseimbangan. Oleh karena itu, p...
Pengaruh Kualitas Daya Tarik Wisata Budaya terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Kotagede
Pengaruh Kualitas Daya Tarik Wisata Budaya terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Kotagede
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas daya tarik wisata budaya Kotagede, minat kunjungan wisatawan nusantara ke Kotagede dan pengaruh ke dua variabel tersebut. Dengan ...
KAJIAN PROSES DAN DAMPAK GENTRIFIKASI DI KAWASAN CAGAR BUDAYA KOTAGEDE
KAJIAN PROSES DAN DAMPAK GENTRIFIKASI DI KAWASAN CAGAR BUDAYA KOTAGEDE
Kotagede sebagai sebuah kawasan bersejarah sekaligus kawasan cagar budaya di Yogyakarta, terindikasi menghadapi gentrifikasi. Hal ini berpotensi mengubah karakter fisik, sosial, da...
Persepsi Wisatawan Lokal terhadap Citra Kotagede Sebagai Destinasi Wisata
Persepsi Wisatawan Lokal terhadap Citra Kotagede Sebagai Destinasi Wisata
Kotagede is one of heritage area in Yogyakarta that has many historical value and plays an important role for the existence of Yogyakarta nowadays. As a former capital of Mataram I...
Kajian State of the Art Pola Teritorialitas Kotagede Menggunakan Metode Space Syntax
Kajian State of the Art Pola Teritorialitas Kotagede Menggunakan Metode Space Syntax
Lorong, halaman dan rumah yang berada di Kampung-kampung Kotagede saling berkaitan dan terhubung dengan pola teritorialitas. Namun akibatnya sering terjadinya tumpang tindih ketika...
Open Space Pattern of Kotagede Settlement
Open Space Pattern of Kotagede Settlement
Yogyakarta is a city with high urban development and rapid urbanisation stream. Those phenomena affected the dwelling process in urban-rural settlement in Kotagede heritage area. P...

Back to Top