Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelatihan Karawitan sebagai Upaya dalam Optimalisasi Indigenous Art dan Culture Knowledge bagi Generasi Muda

View through CrossRef
Desa Wirun menjadi desa sentra industri gamelan terbesar di Indonesia. Terdapat berbagai kesenian tradisional yang berkembang, termasuk karawitan. Namun, kesenian tradisional hanya populer di kalangan orang tua saja sementara generasi muda banyak yang memiliki minat dan apresiasi yang rendah terhadap seni dan budaya lokal. Pemahaman dan pengetahuan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda juga masih minim. Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan indigenous art dan culture knowledge di kalangan generasi muda melalui pelatihan karawitan. Metode yang digunakan yaitu Focus Groub Discussion, pelatihan langsung, juga pendampingan. Hasil kegiatan ini yaitu terbentuknya program “Lentera Budaya” yang dapat meningkatkan minat dan apresiasi generasi muda terhadap budaya lokal. Program ini dilakukan dengan menumbuhkan literasi budaya sehingga pengetahuan dan pemahaman generasi muda dapat meningkat untuk mendukung pelestarian budaya. Pelatihan karawitan menjadi bagian program ini yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan generasi muda dalam seni karawitan sehingga selain memiliki pengetahuan terhadap budaya lokal, juga memiliki potensi untuk menjadi pelaku budaya. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat berkontribusi besar bagi masyarakat Desa Wirun terutama dalam mendukung regenerasi pelaku budaya di bidang seni kaarwitan.
Title: Pelatihan Karawitan sebagai Upaya dalam Optimalisasi Indigenous Art dan Culture Knowledge bagi Generasi Muda
Description:
Desa Wirun menjadi desa sentra industri gamelan terbesar di Indonesia.
Terdapat berbagai kesenian tradisional yang berkembang, termasuk karawitan.
Namun, kesenian tradisional hanya populer di kalangan orang tua saja sementara generasi muda banyak yang memiliki minat dan apresiasi yang rendah terhadap seni dan budaya lokal.
Pemahaman dan pengetahuan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda juga masih minim.
Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan indigenous art dan culture knowledge di kalangan generasi muda melalui pelatihan karawitan.
Metode yang digunakan yaitu Focus Groub Discussion, pelatihan langsung, juga pendampingan.
Hasil kegiatan ini yaitu terbentuknya program “Lentera Budaya” yang dapat meningkatkan minat dan apresiasi generasi muda terhadap budaya lokal.
Program ini dilakukan dengan menumbuhkan literasi budaya sehingga pengetahuan dan pemahaman generasi muda dapat meningkat untuk mendukung pelestarian budaya.
Pelatihan karawitan menjadi bagian program ini yang difokuskan untuk meningkatkan keterampilan generasi muda dalam seni karawitan sehingga selain memiliki pengetahuan terhadap budaya lokal, juga memiliki potensi untuk menjadi pelaku budaya.
Dengan demikian, diharapkan program ini dapat berkontribusi besar bagi masyarakat Desa Wirun terutama dalam mendukung regenerasi pelaku budaya di bidang seni kaarwitan.

Related Results

Burden of the Beast
Burden of the Beast
Introduction Throughout the COVID-19 pandemic, and its fluctuating waves of infections and the emergence of new variants, Indigenous populations in Australia and worldwide have re...
AKULTURASI BUDAYA DAN IDENTITAS SOSIAL DALAM GENDING JAWA KONTEMPORER KREASI SENIMAN KARAWITAN DI SURAKARTA
AKULTURASI BUDAYA DAN IDENTITAS SOSIAL DALAM GENDING JAWA KONTEMPORER KREASI SENIMAN KARAWITAN DI SURAKARTA
<div class="Section0"><p><em>Javanese karawitan music is a part of Javanese community cultural. Globalization, and time and technology development lead to cultura...
Eksistensi Karawitan Putri Di Kota Budaya (Studi Kasus Karawitan Sekar Praja Putri, Pemerintah Kota Surakarta)
Eksistensi Karawitan Putri Di Kota Budaya (Studi Kasus Karawitan Sekar Praja Putri, Pemerintah Kota Surakarta)
ABSTRAKKarawitan adalah bagian dari hidup oleh masyarakat Solo. Kondisi psykologis masyarakat Solo juga mempengaruhi berkembangnya karawitan di kota budaya. Salah satunya fenomena ...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Tlacoqualli in Monequi "The Center Good"
Tlacoqualli in Monequi "The Center Good"
Photo by Andrew James on Unsplash INTRODUCTION Since its inception, bioethics has focused on Western conceptions of ethics and science. This has provided a strong foundation to bui...
MUSEUM SENI KARAWITAN BALI DI GIANYAR
MUSEUM SENI KARAWITAN BALI DI GIANYAR
Seni karawitan adalah seni suara yang disajikan menggunakan sistem notasi, warna suara, ritem yang memiliki fungsi dan sifat nada mempunyai aturan dalam sajian instrumental dan vok...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Iringan Karawitan Pergelaran Wayang Golek Menak Yogyakarta Versi Ki Sukarno
Iringan Karawitan Pergelaran Wayang Golek Menak Yogyakarta Versi Ki Sukarno
This article aims to describe the musical accompaniment in the Menak Sukarno Golek Golek performance by Ki Sukarno. Musicology analysis is done using karawitan to reveal the struct...

Back to Top