Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS HASIL BORDIR KERANCANG PADA BAHAN KATUN, SATIN ARMANI, DAN ORGANZA

View through CrossRef
This study was motivated by the frequent suboptimal results of kerancang embroidery, often due to incorrect selection of fabric and embroidery techniques. The aim of this research is to analyze the differences in kerancang embroidery results using a manual machine on cotton, satin armani, and organza fabrics, based on softness, neatness, evenness, and stability. This experimental research used four kerancang patterns: kacau, rel, pusek, and petak, applied to each of the three fabrics. The results showed that kerancang embroidery on cotton and organza was categorized as “highly suitable,” while satin armani was categorized as “suitable.” The type of fabric affects the quality of embroidery results. Therefore, to achieve the best outcome, the use of cotton fabric is recommended.  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya bordir kerancang yang tidak maksimal akibat salah dalam memilih bahan dan teknik bordir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil bordir kerancang dengan mesin manual pada bahan katun, satin armani, dan organza ditinjau dari aspek kelembutan, kerapian, kerataan, dan kestabilan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan objek bordir kerancang jenis kacau, rel, pusek, dan petak pada tiga bahan tersebut. Hasil menunjukkan bahwa bordir kerancang pada bahan katun dan organza termasuk kategori “sangat sesuai”, sedangkan pada bahan satin armani termasuk kategori “sesuai”. Perbedaan jenis bahan berpengaruh pada kualitas hasil bordir kerancang. Maka untuk mendapatkan hasil terbaik, disarankan memakai bahan katun. 
Title: ANALISIS HASIL BORDIR KERANCANG PADA BAHAN KATUN, SATIN ARMANI, DAN ORGANZA
Description:
This study was motivated by the frequent suboptimal results of kerancang embroidery, often due to incorrect selection of fabric and embroidery techniques.
The aim of this research is to analyze the differences in kerancang embroidery results using a manual machine on cotton, satin armani, and organza fabrics, based on softness, neatness, evenness, and stability.
This experimental research used four kerancang patterns: kacau, rel, pusek, and petak, applied to each of the three fabrics.
The results showed that kerancang embroidery on cotton and organza was categorized as “highly suitable,” while satin armani was categorized as “suitable.
” The type of fabric affects the quality of embroidery results.
Therefore, to achieve the best outcome, the use of cotton fabric is recommended.
  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya bordir kerancang yang tidak maksimal akibat salah dalam memilih bahan dan teknik bordir.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil bordir kerancang dengan mesin manual pada bahan katun, satin armani, dan organza ditinjau dari aspek kelembutan, kerapian, kerataan, dan kestabilan.
Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan objek bordir kerancang jenis kacau, rel, pusek, dan petak pada tiga bahan tersebut.
Hasil menunjukkan bahwa bordir kerancang pada bahan katun dan organza termasuk kategori “sangat sesuai”, sedangkan pada bahan satin armani termasuk kategori “sesuai”.
Perbedaan jenis bahan berpengaruh pada kualitas hasil bordir kerancang.
Maka untuk mendapatkan hasil terbaik, disarankan memakai bahan katun.
 .

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Strategi Komunikasi Pemasaran Pelaku Usaha Bordir di Tasikmalaya saat Pandemi COVID-19
Strategi Komunikasi Pemasaran Pelaku Usaha Bordir di Tasikmalaya saat Pandemi COVID-19
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya pelaku usaha bordir Tasikmalaya dalam beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini, baik dalam menghasilkan produk maupun...
Analisis Sosial dan Ekonomi Kerajinan Bordir Sebagai Warisan Budaya Pematangsiantar Menggunakan Bahasa Python
Analisis Sosial dan Ekonomi Kerajinan Bordir Sebagai Warisan Budaya Pematangsiantar Menggunakan Bahasa Python
Kerajinan bordir di Pematangsiantar merupakan bagian integral dari warisan budaya lokal yang kaya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sosial dan ekonomi terhadap ker...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TEKNIK BORDIR SASAK
TEKNIK BORDIR SASAK
Membordir merupakan salah satu teknik menghias kain yang dikerjakan  menggunakan mesin jahit atau mesin bordir. Namun seiring dengan perkembangan jaman, teknik membordir dapat meng...
Desain Kemasan Produk Pouch Kartini Bordir Surabaya
Desain Kemasan Produk Pouch Kartini Bordir Surabaya
Kartini Bordir Surabaya merupakan usaha rumahan yang memproduksi berbagai macam tas dan dompet wanita yang berlokasi di Surabaya. Produk tas dan dompet yang diproduksi Kartini Bord...
Pengembangan Aplikasi Untuk Meramalkan Penjualan Bordir Tasikmalaya Menggunakan Metode Penghalusan Eksponensial
Pengembangan Aplikasi Untuk Meramalkan Penjualan Bordir Tasikmalaya Menggunakan Metode Penghalusan Eksponensial
<em><span>Meramalkan produksi bordir untuk penjualan periode berikutnya merupakan hal yang selalu dilakukan oleh para produsen bordir Tasikmalaya. Biasanya para pengusa...

Back to Top