Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dukungan Keluarga dengan Self-Management pada Pasien Hipertensi

View through CrossRef
Uncontrolled hypertension will cause complications. Management of hypertension must be done to reduce complications that will occur and must be carried out in the long term and continuously. Efforts to prevent these complications can be done with self-management. The implementation of hypertension self-management is influenced by several things such as health literacy, knowledge and family support. to determine the relationship between family support and self-management of hypertension. This research was a correlational research with a cross-sectional approach. The study population was hypertensive patients treated at RSUD dr. Gondo Suwarno, on average in one month as many as 48 patients. Samples are taken by accidental sampling. The data collection tool used a family support questionnaire and a Hypertension self-management behavior questionnaire (HSMBQ). Univariate analysis with frequency distribution tables, while bivariate analysis uses the Kendall Tau test. Family support was mostly in the good category by 18 respondents (37.5%) and hypertension self-management was mostly in the good category by 22 respondents (45.8%), the results of the kendall tau test obtained a p value of 0.001 with a correlation value of 0.420 which means there is a relationship Significantly enough between family support and self-management of hypertension at Dr.Gondo Suwarno Ungaran Hospital. It is expected that families provide support to people with hypertension so that they can motivate people with hypertension to improve self-management   ABSTRAK Hipertensi yang tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi. Penatalaksanaan hipertensi harus dilakukan untuk mengurangi komplikasi yang akan terjadi dan harus dilakukan dalam jangka yang panjang dan terus menerus.Upaya pencegahan komplikasi ini dapat dilakukan dengan self management. Pelaksanaan self management hipertensi ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti literasi kesehatan, pengetahuan dan dukungan keluarga. Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self management pada pasien hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi yang dirawat di RSUD dr. Gondo Suwarno, rata-rata dalam satu bulan sebanyak 48 pasien. Sampel diambil dengan accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan Hypertension self-management behavior questionnaire (HSMBQ). Analisa univariat dengan tabel distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Kendall Tau Dukungan keluarga sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 18 responden (37,5%) dan self-management hipertensi sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 22 responden (45,8%), hasil uji kendall tau didapatkan p value 0,001 yang berarti ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan self-management hipertensi di RSUD dr.Gondo Suwarno Ungaran. Diharapkan keluarga memberikan dukungan pada penderita hipertensi sehingga dapat memotivasi penderita hipertensi untuk meningkatkan self-management 
Title: Dukungan Keluarga dengan Self-Management pada Pasien Hipertensi
Description:
Uncontrolled hypertension will cause complications.
Management of hypertension must be done to reduce complications that will occur and must be carried out in the long term and continuously.
Efforts to prevent these complications can be done with self-management.
The implementation of hypertension self-management is influenced by several things such as health literacy, knowledge and family support.
to determine the relationship between family support and self-management of hypertension.
This research was a correlational research with a cross-sectional approach.
The study population was hypertensive patients treated at RSUD dr.
Gondo Suwarno, on average in one month as many as 48 patients.
Samples are taken by accidental sampling.
The data collection tool used a family support questionnaire and a Hypertension self-management behavior questionnaire (HSMBQ).
Univariate analysis with frequency distribution tables, while bivariate analysis uses the Kendall Tau test.
Family support was mostly in the good category by 18 respondents (37.
5%) and hypertension self-management was mostly in the good category by 22 respondents (45.
8%), the results of the kendall tau test obtained a p value of 0.
001 with a correlation value of 0.
420 which means there is a relationship Significantly enough between family support and self-management of hypertension at Dr.
Gondo Suwarno Ungaran Hospital.
It is expected that families provide support to people with hypertension so that they can motivate people with hypertension to improve self-management   ABSTRAK Hipertensi yang tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi.
Penatalaksanaan hipertensi harus dilakukan untuk mengurangi komplikasi yang akan terjadi dan harus dilakukan dalam jangka yang panjang dan terus menerus.
Upaya pencegahan komplikasi ini dapat dilakukan dengan self management.
Pelaksanaan self management hipertensi ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti literasi kesehatan, pengetahuan dan dukungan keluarga.
Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self management pada pasien hipertensi.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi penelitian adalah pasien hipertensi yang dirawat di RSUD dr.
Gondo Suwarno, rata-rata dalam satu bulan sebanyak 48 pasien.
Sampel diambil dengan accidental sampling.
Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan Hypertension self-management behavior questionnaire (HSMBQ).
Analisa univariat dengan tabel distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Kendall Tau Dukungan keluarga sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 18 responden (37,5%) dan self-management hipertensi sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 22 responden (45,8%), hasil uji kendall tau didapatkan p value 0,001 yang berarti ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan self-management hipertensi di RSUD dr.
Gondo Suwarno Ungaran.
Diharapkan keluarga memberikan dukungan pada penderita hipertensi sehingga dapat memotivasi penderita hipertensi untuk meningkatkan self-management .

Related Results

SELF EFFICACY PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG: STUDI DESKRIPTIF
SELF EFFICACY PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG: STUDI DESKRIPTIF
Latar Belakang: Penyakit tidak menular yang paling sering dipermasalahkan dan banyak ditemukan di masyarakat saat ini adalah hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan gangguan pered...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang ...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
GAMBARAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RST. DR. ASMIR SALATIGA
GAMBARAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RST. DR. ASMIR SALATIGA
Peningkatan tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik ≥140 mmHg/ ≥90 mmHg setelah dua kali pengukuran secara terpisah dapat disebut sebagai hipertensi. Pengobatan hiperten...
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain quasy eksperimen dengan rancangan pre-post test with control group desaign yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi keluarg...
PSIKOEDUKASI KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN MASALAH HALUSINASI DI PUSKESMAS KEDUNGDORO DAN PUSKESMAS ASEMROWO SURABAYA
PSIKOEDUKASI KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN MASALAH HALUSINASI DI PUSKESMAS KEDUNGDORO DAN PUSKESMAS ASEMROWO SURABAYA
Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana pasien mengalami perubahan sensori persepsi, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau p...
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Abstract: Hypertension and anxiety are among the group of the most common chronic disease worldwide, and according to numerous studies they are oftentimes associated each other. Pa...

Back to Top