Javascript must be enabled to continue!
REDUPLIKASI DAN KATA MAJEMUK DALAM BAHASA MANGGARAI DIALEK KOLANG DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT
View through CrossRef
Bahasa Manggarai dialek Kolang (BMDK) merupakan salah satu dialek yang termasuk dalam kelompok dialek ( KD) Manggarai S > H (Verheijen, 1930). Kelompok dialek S > H masih belum dikenal luas oleh masyarakat Manggarai pada umumnya dan oleh para peneliti khususnya. Berbeda dengan KD Manggarai Tengah yang dikenal dan dipahami oleh sebagian besar masyarakat Manggarai karena fungsi dan peranannya sebagai bahasa Manggarai standar. Oleh karena itu KD Manggarai S > H perlu diteliti dan diperkenalkan melalui artikel ilmiah agar dikenal lebih luas. Masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah bentuk dan makna reduplikasi dalam BMDK?; (2) Bagaimanakah bentuk dan makna kata majemuk dalam BMDK?. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk memerikan bentuk dan makna reduplikasi dalam BMDK; (2) untuk memerikan bentuk dan makna kata majemuk dalam BMDK. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, karena data yang dibutuhkan adalah data bahasa yang digunakan oleh masyarakat penuturnya dalam komunikasi sehari antarpenuturnya.
Hasil penelitian sebagai berikut. (1) Bentuk reduplikasi BMDK terdiri atas dua tipe utama, yaitu: (1) tipe I adalah reduplikasi tanpa perubahan fonem vokal dan (2) dan tipe II adalah reduplikasi dengan perubahan fonem vokal. Makna reduplikasi terdiri atas lima macam yaitu: (1) menyatakan intensif (sungguh-sungguh); (2) menyatakan makna iteratif (berkali-kali); (3) menyatakan makna kelompok; (4) menyatakan makna deintensif (kurang sungguh-sungguh); (5) menyatakan makna jamak; dan (6) menyatakan makna melebihkan. Kata majemuk dalam BMDK terdiri atas dua jenis, yaitu kata majemuk koordinatif dan kata majemuk subordinatif. Kata majemuk koordinatif dalam BMDK kurang produktif jika dibandingkan dengan kata majemuk subordinatif. Kata majemuk koordinatif hanya ditemukan satu tipe yakni berkategori nomina dan konstituennya terdiri atas nomina (N + N = N). Kata majemuk subordinatif lebih produktif, terdiri atas tujuh tipe.
Title: REDUPLIKASI DAN KATA MAJEMUK DALAM BAHASA MANGGARAI DIALEK KOLANG DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT
Description:
Bahasa Manggarai dialek Kolang (BMDK) merupakan salah satu dialek yang termasuk dalam kelompok dialek ( KD) Manggarai S > H (Verheijen, 1930).
Kelompok dialek S > H masih belum dikenal luas oleh masyarakat Manggarai pada umumnya dan oleh para peneliti khususnya.
Berbeda dengan KD Manggarai Tengah yang dikenal dan dipahami oleh sebagian besar masyarakat Manggarai karena fungsi dan peranannya sebagai bahasa Manggarai standar.
Oleh karena itu KD Manggarai S > H perlu diteliti dan diperkenalkan melalui artikel ilmiah agar dikenal lebih luas.
Masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah bentuk dan makna reduplikasi dalam BMDK?; (2) Bagaimanakah bentuk dan makna kata majemuk dalam BMDK?.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk memerikan bentuk dan makna reduplikasi dalam BMDK; (2) untuk memerikan bentuk dan makna kata majemuk dalam BMDK.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, karena data yang dibutuhkan adalah data bahasa yang digunakan oleh masyarakat penuturnya dalam komunikasi sehari antarpenuturnya.
Hasil penelitian sebagai berikut.
(1) Bentuk reduplikasi BMDK terdiri atas dua tipe utama, yaitu: (1) tipe I adalah reduplikasi tanpa perubahan fonem vokal dan (2) dan tipe II adalah reduplikasi dengan perubahan fonem vokal.
Makna reduplikasi terdiri atas lima macam yaitu: (1) menyatakan intensif (sungguh-sungguh); (2) menyatakan makna iteratif (berkali-kali); (3) menyatakan makna kelompok; (4) menyatakan makna deintensif (kurang sungguh-sungguh); (5) menyatakan makna jamak; dan (6) menyatakan makna melebihkan.
Kata majemuk dalam BMDK terdiri atas dua jenis, yaitu kata majemuk koordinatif dan kata majemuk subordinatif.
Kata majemuk koordinatif dalam BMDK kurang produktif jika dibandingkan dengan kata majemuk subordinatif.
Kata majemuk koordinatif hanya ditemukan satu tipe yakni berkategori nomina dan konstituennya terdiri atas nomina (N + N = N).
Kata majemuk subordinatif lebih produktif, terdiri atas tujuh tipe.
Related Results
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
THE MEANING OF MANTRA IN THE RITUAL TEING HANG KOLANG IN A TRADITIONAL COMMUNITY CEREMONY IN TANGGE VILLAGE, LEMBOR DISTRICT, WEST MANGGARAI
THE MEANING OF MANTRA IN THE RITUAL TEING HANG KOLANG IN A TRADITIONAL COMMUNITY CEREMONY IN TANGGE VILLAGE, LEMBOR DISTRICT, WEST MANGGARAI
Teing Hang Kolang is commonly known in West Manggarai regency as one of the traditional rites of ancestral heritage since its existence in this world, which is as old as the belief...
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
Penelitian ini membahas perbandingan bahasa Sunda Dialek Priangan dengan bahasa Sunda Dialek Indramayu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tekn...
REDUPLIKASI DALAM KUMPULAN CERPEN ATAVISME KARYA BUDI DARMA
REDUPLIKASI DALAM KUMPULAN CERPEN ATAVISME KARYA BUDI DARMA
Morfologi berfokus pada elemen-elemen yang terkait dengan struktur kata atau bentuk kata dalam bahasa. Dalam analisis morfologi, berbagai jenis proses morfologis hadir, ter...
REDUPLIKASI ANTAR BAHASA GAYO DENGAN BAHASA INDONESIA
REDUPLIKASI ANTAR BAHASA GAYO DENGAN BAHASA INDONESIA
REDUPLIKASI ANTAR BAHASA GAYO DENGAN BAHASA INDONESIA
Juniara Fitri Cibro
IAIN Takengon, Takengon, Indonesia
juniarafitri88@gmail.com
Abstrak
Penelitian yang berjudul “Reduplik...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN PENGOLAHAN AREN MENJADI KOLANG KALING (Studi Kasus : Desa Tumbukan Dalig, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara)
NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN PENGOLAHAN AREN MENJADI KOLANG KALING (Studi Kasus : Desa Tumbukan Dalig, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan aren menjadi kolang kaling, untuk mengetahui nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan aren menjadi kolang kaling, u...
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan dialek dalam bentuk Bahasa percakapan yang ada di dalam film Im’Perfect karya Meisa Anastasya. Penggunaan Bahasa dialek dalam film i...

