Javascript must be enabled to continue!
Deteksi Dini Risiko Depresi Pada Remaja Menggunakan Kuesioner Digital Adaptif Berbasis Machine Learning
View through CrossRef
Depresi pada remaja merupakan masalah kesehatan mental global dengan prevalensi yang terus meningkat. Skrining dini yang akurat dan efisien diperlukan untuk mencegah dampak penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, dan peningkatan risiko bunuh diri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kuesioner digital adaptif berbasis machine learning (ML) untuk mendeteksi risiko depresi pada remaja. Desain penelitian kuantitatif dilakukan pada 300 siswa SMA Negeri 10 Padang yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner digital adaptif berbasis PHQ-9, diintegrasikan dengan algoritma Decision Tree, Random Forest, Support Vector Machine (SVM), dan Gradient Boosting. Validitas konstruk diuji menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) berbasis Item Response Theory (IRT), sedangkan reliabilitas diukur dengan Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability (CR). Hasil menunjukkan bahwa kuesioner digital adaptif berbasis ML memiliki validitas dan reliabilitas tinggi (α=0,91; CR=0,89) serta mampu mengurangi jumlah item secara signifikan tanpa menurunkan akurasi. Algoritma Random Forest menunjukkan kinerja terbaik dengan AUC=0,94 dan F1-score=0,91. Temuan menunjukkan bahwa instrumen adaptif berbasis ML lebih efisien dan akurat dibandingkan metode konvensional, sehingga menjadi solusi dalam skrining dini di sekolah dan komunitas. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai asesmen psikologis berbasis Artificial Intelligence (AI).Secara praktis menyediakan instrumen yang mudah diakses untuk pencegahan depresi pada remaja di Indonesia.
Title: Deteksi Dini Risiko Depresi Pada Remaja Menggunakan Kuesioner Digital Adaptif Berbasis Machine Learning
Description:
Depresi pada remaja merupakan masalah kesehatan mental global dengan prevalensi yang terus meningkat.
Skrining dini yang akurat dan efisien diperlukan untuk mencegah dampak penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, dan peningkatan risiko bunuh diri.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kuesioner digital adaptif berbasis machine learning (ML) untuk mendeteksi risiko depresi pada remaja.
Desain penelitian kuantitatif dilakukan pada 300 siswa SMA Negeri 10 Padang yang dipilih menggunakan stratified random sampling.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner digital adaptif berbasis PHQ-9, diintegrasikan dengan algoritma Decision Tree, Random Forest, Support Vector Machine (SVM), dan Gradient Boosting.
Validitas konstruk diuji menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) berbasis Item Response Theory (IRT), sedangkan reliabilitas diukur dengan Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability (CR).
Hasil menunjukkan bahwa kuesioner digital adaptif berbasis ML memiliki validitas dan reliabilitas tinggi (α=0,91; CR=0,89) serta mampu mengurangi jumlah item secara signifikan tanpa menurunkan akurasi.
Algoritma Random Forest menunjukkan kinerja terbaik dengan AUC=0,94 dan F1-score=0,91.
Temuan menunjukkan bahwa instrumen adaptif berbasis ML lebih efisien dan akurat dibandingkan metode konvensional, sehingga menjadi solusi dalam skrining dini di sekolah dan komunitas.
Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai asesmen psikologis berbasis Artificial Intelligence (AI).
Secara praktis menyediakan instrumen yang mudah diakses untuk pencegahan depresi pada remaja di Indonesia.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik mengakibatkan penurunan fungsi ginjal progresif dan irreversible sehingga memerlukan terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplanta...
Hubungan Antara Pola Asuh dan Depresi pada Remaja Overweight-Obese
Hubungan Antara Pola Asuh dan Depresi pada Remaja Overweight-Obese
Latar belakang: Gangguan depresi merupakan penyebab ketiga utama mortalitas pada remaja. Prevalensi gangguan depresi pada remaja diperkirakan 6 hingga 20%, dengan angka rekuren 60 ...
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Remaja merupakan masa pencarian jati diri pada sebuah proses kehidupan. Tidak sedikit remaja yang melakukan tindakan-tindakan eksplorasi di fase ini. Tindakan-tindakan tersebut dap...
Deteksi Dini Depresi Postpartum Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman
Deteksi Dini Depresi Postpartum Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman
Latar Belakang: Secara global, kejadian depresi postpartum mencapai 300 juta orang wanita dan negara-negara di Asia dengan angka kejadian yang masih tinggi, berkisar antara 28% - 8...

