Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Peningkatan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akses Layanan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT)

View through CrossRef
Sanitasi yang aman dan layak merupakan salah satu indikator penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan ke-6, yaitu menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi untuk semua. Salah satu komponen penting dalam sistem sanitasi terdesentralisasi adalah Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Namun, tingkat pemanfaatan IPLT di berbagai daerah di Indonesia masih rendah, termasuk di Kabupaten Barru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi masyarakat terhadap akses layanan IPLT serta merumuskan strategi peningkatan partisipasi masyarakat di Kelurahan Sumpang Binangae. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan 99 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square untuk melihat hubungan antar faktor partisipasi (kesempatan, kemauan, dan kemampuan), serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kesempatan, kemauan, dan kemampuan berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam mengakses layanan IPLT. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan edukasi masyarakat, penerapan sistem penyedotan terjadwal, kemitraan publik–swasta, pemberian insentif, serta pelibatan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat terhadap layanan IPLT harus dilakukan secara kolaboratif, dengan pendekatan berbasis komunitas dan dukungan kelembagaan pemerintah daerah. Safe and adequate sanitation is one of the important indicators in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), especially goal number 6, which is to ensure the availability of clean water and sanitation for all. One important component in a decentralized sanitation system is the Fecal Sludge Treatment Plant (FSTP). However, the utilization rate of IPLT in various regions of Indonesia is still low, including in Barru Regency. This research aims to analyze the factors influencing low community participation in accessing IPLT services and to formulate strategies for increasing community participation in Sumpang Binangae Village. The research method uses a mixed methods approach with 99 respondents determined using Slovin's formula. Data analysis was conducted using the Chi-square test to examine the relationship between participation factors (opportunity, willingness, and ability), and SWAT analysis to formulate improvement strategies. The research findings indicate that the factors of opportunity, willingness, and ability significantly influence the level of community participation in accessing IPLT services. Recommended strategies include strengthening public education, implementing a scheduled pumping system, public-private partnerships, providing incentives, and involving the community from the planning stage thru maintenance. This research confirms that increasing community participation in IPLT services must be done collaboratively, with a community-based approach and the support of local government institutions.
Title: Strategi Peningkatan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akses Layanan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT)
Description:
Sanitasi yang aman dan layak merupakan salah satu indikator penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan ke-6, yaitu menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi untuk semua.
Salah satu komponen penting dalam sistem sanitasi terdesentralisasi adalah Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).
Namun, tingkat pemanfaatan IPLT di berbagai daerah di Indonesia masih rendah, termasuk di Kabupaten Barru.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi masyarakat terhadap akses layanan IPLT serta merumuskan strategi peningkatan partisipasi masyarakat di Kelurahan Sumpang Binangae.
Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan 99 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin.
Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square untuk melihat hubungan antar faktor partisipasi (kesempatan, kemauan, dan kemampuan), serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi peningkatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kesempatan, kemauan, dan kemampuan berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam mengakses layanan IPLT.
Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan edukasi masyarakat, penerapan sistem penyedotan terjadwal, kemitraan publik–swasta, pemberian insentif, serta pelibatan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan.
Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat terhadap layanan IPLT harus dilakukan secara kolaboratif, dengan pendekatan berbasis komunitas dan dukungan kelembagaan pemerintah daerah.
Safe and adequate sanitation is one of the important indicators in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), especially goal number 6, which is to ensure the availability of clean water and sanitation for all.
One important component in a decentralized sanitation system is the Fecal Sludge Treatment Plant (FSTP).
However, the utilization rate of IPLT in various regions of Indonesia is still low, including in Barru Regency.
This research aims to analyze the factors influencing low community participation in accessing IPLT services and to formulate strategies for increasing community participation in Sumpang Binangae Village.
The research method uses a mixed methods approach with 99 respondents determined using Slovin's formula.
Data analysis was conducted using the Chi-square test to examine the relationship between participation factors (opportunity, willingness, and ability), and SWAT analysis to formulate improvement strategies.
The research findings indicate that the factors of opportunity, willingness, and ability significantly influence the level of community participation in accessing IPLT services.
Recommended strategies include strengthening public education, implementing a scheduled pumping system, public-private partnerships, providing incentives, and involving the community from the planning stage thru maintenance.
This research confirms that increasing community participation in IPLT services must be done collaboratively, with a community-based approach and the support of local government institutions.

Related Results

Evaluasi Teknik Operasional dari Kinerja Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Kota Kendari
Evaluasi Teknik Operasional dari Kinerja Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Kota Kendari
Fecal waste requires treatment (IPLT) that contains pollutant compounds which result in creating damage to the environment or potentially creating pollution. Therefore, we need a p...
Efektivitas Ifdil perceptual light technique untuk mengurangi social anxiety siswa obesitas
Efektivitas Ifdil perceptual light technique untuk mengurangi social anxiety siswa obesitas
Obesitas pada remaja sering dikaitkan dengan permasalah psikologis, seperti stres, anxiety, depresi bahkan trauma dan PTSD. Obesitas dapat menjadi salah satu faktor yang beresiko b...
Perencanaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Kabupaten Nganjuk dengan Menggunakan Sistem Kolam
Perencanaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Kabupaten Nganjuk dengan Menggunakan Sistem Kolam
Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah penduduk yang cukup tinggi yaitu 1.103.491  jiwa. Tingginya jumlah penduduk mempengaruhi laju ...
Performance Evaluation of Nipa-Nipa Sludge Treatment Plant in Makassar
Performance Evaluation of Nipa-Nipa Sludge Treatment Plant in Makassar
The purpose of this study is to evaluate the processing units at Nipa-Nipa Sludge Management Installation (IPLT) on technical aspect to find out which units ne...
High Pressure Pump, Eliminasi Risiko K3 Trucking System pada Pengangkutan Lumpur di Pertambangan Batubara
High Pressure Pump, Eliminasi Risiko K3 Trucking System pada Pengangkutan Lumpur di Pertambangan Batubara
Penanganan lumpur di titik terendah tambang batubara merupakan salah satu tugas yang berisiko dalam operasi pertambangan. Penggunaan truk sebagai alat pengangkutan lumpur di area t...
Efektivitas Ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa
Efektivitas Ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa
Nomophobia merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering tidak disadari oleh kalangan remaja. Gangguan psikologis tersebut seperti perasaan takut kehilangan koneksi dengan s...
Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi bagi Masyarakat Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari
Pengabdian kepada masyarakat tentang Bimbingan Teknis Pengolahan Air Bersih Menggunakan Metode Aerasi-Filtrasi telah dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu Kota Kendari. ...
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TINJA UNTUK LAHAN BASAH
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TINJA UNTUK LAHAN BASAH
ABSTRAKMasyarakat Kota Pontianak rata-rata menggunakan sistem cubluk sebagai tempat penampungan limbah tinja. Penampungan limbah tinja seperti ini dapat mencemari air tanah. Model ...

Back to Top