Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BENTUK KANONIK SMITH PADA MATRIKS POLINOMIAL

View through CrossRef
Dalam teori matriks dikenal suatu bentuk kanonik Smith. Bentuk ini digunakan sebagai alternatif apabila suatu matriks tidak dapat didiagonalisasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kanonik Smith, menyelidiki eksistensi bentuk kanonik Smith dan menyelidiki ketunggalan bentuk kanonik Smith pada matriks polinomial atas real. Bentuk kanonik Smith merupakan matriks hasil reduksi dari sebarang matriks polinomial atas real yang bentuknya mendekati bentuk matriks diagonal, dengan elemen-elemen pada diagonal utamanya f1(x), f2(x), ..., fr(x) merupakan monik dan fk(x)|fk+1(x) untuk k=1, 2, …, r-1. Setiap matriks polinomial atas real yang diberikan adalah ekuivalen dengan matriks kanonik Smith yang terbentuk. Bentuk kanonik Smith pada umumnya dapat ditentukan dengan menggunakan transformasi baris dan kolom elementer. Pada matriks polinomial atas real, bentuk kanonik Smith dibentuk dengan menentukan elemen yang memiliki derajat terendah sebagai elemen satu utamanya yang kemudian diubah menjadi suatu monik serta membagi elemen lainnya. Selain dengan menggunakan transformasi elementer, bentuk kanonik Smith juga dapat ditentukan melalui pembagi determinan yang merupakan pembagi persekutuan terbesar dari minor-minor bujur sangkar pada matriks. Dengan menerapkan hubungan antara faktor invarian dan pembagi determinan, maka diperoleh elemen-elemen pada diagonal utama suatu matriks kanonik Smith. Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa bentuk kanonik Smith dapat secara tunggal ditentukan dari suatu matriks polinomial atas real yang diberikan. Kata Kunci: bentuk kanonik Smith, matriks polinomial, transformasi elementer, pembagi determinan
Title: BENTUK KANONIK SMITH PADA MATRIKS POLINOMIAL
Description:
Dalam teori matriks dikenal suatu bentuk kanonik Smith.
Bentuk ini digunakan sebagai alternatif apabila suatu matriks tidak dapat didiagonalisasikan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kanonik Smith, menyelidiki eksistensi bentuk kanonik Smith dan menyelidiki ketunggalan bentuk kanonik Smith pada matriks polinomial atas real.
Bentuk kanonik Smith merupakan matriks hasil reduksi dari sebarang matriks polinomial atas real yang bentuknya mendekati bentuk matriks diagonal, dengan elemen-elemen pada diagonal utamanya f1(x), f2(x), .
, fr(x) merupakan monik dan fk(x)|fk+1(x) untuk k=1, 2, …, r-1.
Setiap matriks polinomial atas real yang diberikan adalah ekuivalen dengan matriks kanonik Smith yang terbentuk.
Bentuk kanonik Smith pada umumnya dapat ditentukan dengan menggunakan transformasi baris dan kolom elementer.
Pada matriks polinomial atas real, bentuk kanonik Smith dibentuk dengan menentukan elemen yang memiliki derajat terendah sebagai elemen satu utamanya yang kemudian diubah menjadi suatu monik serta membagi elemen lainnya.
Selain dengan menggunakan transformasi elementer, bentuk kanonik Smith juga dapat ditentukan melalui pembagi determinan yang merupakan pembagi persekutuan terbesar dari minor-minor bujur sangkar pada matriks.
Dengan menerapkan hubungan antara faktor invarian dan pembagi determinan, maka diperoleh elemen-elemen pada diagonal utama suatu matriks kanonik Smith.
Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa bentuk kanonik Smith dapat secara tunggal ditentukan dari suatu matriks polinomial atas real yang diberikan.
 Kata Kunci: bentuk kanonik Smith, matriks polinomial, transformasi elementer, pembagi determinan.

Related Results

BEBERAPA SIFAT KRONECKER PRODUCT
BEBERAPA SIFAT KRONECKER PRODUCT
Operasi pada matriks yang mensyaratkan ukuran diantaranya adalah operasi penjumlahan, operasi pengurangan, dan operasi perkalian. Selain itu terdapat operasi lain yang tidak mensya...
MATRIKS FUZZY REGULAR
MATRIKS FUZZY REGULAR
Matriks fuzzy adalah matriks yang entri-entrinya berada pada selang tutup [0, 1]. Operasi pada matriks fuzzy berbeda dengan matriks pada umumnya, penjumlahan pada matriks didefinis...
Penyelesaian Polinomial Irreducible pada Zp dan FPB, KPK Dua Polinomial pada Fn Menggunakan Python
Penyelesaian Polinomial Irreducible pada Zp dan FPB, KPK Dua Polinomial pada Fn Menggunakan Python
Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah polinomial irreducible atas lapangan hingga Zp​ dan menentukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) serta Kelipatan Persekutuan Te...
Aplikasi Dekomposisi Nilai Singlar Matriks Quaternion terhadap Perbaikan Citra Low dan High Pass Filtering
Aplikasi Dekomposisi Nilai Singlar Matriks Quaternion terhadap Perbaikan Citra Low dan High Pass Filtering
Dekomposisi nilai singular matriks quaternion (Quaternion Singular Value Decomposition/SVDQ) sangat berguna dalam pengolahan citra, seperti dalam kompresi ukuran gambar, eigen-imag...
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
This randomized clinical trial explores whether hormone intensification at start of androgen deprivation therapy alters selection of androgen receptor (AR) gene alterations within ...
TRANSFORMASI GIVENS DAN PENERAPANNYA
TRANSFORMASI GIVENS DAN PENERAPANNYA
Transformasi Givens merupakan transformasi linear yang menggunakan matriks rotasi Givens. Matriks rotasi Givens dibentuk dari perluasan matriks rotasi pada dimensi dua. Matriks ter...
PROFIL KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATRIKS BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI SMA NEGERI 7 PALU
PROFIL KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATRIKS BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI SMA NEGERI 7 PALU
Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh profil kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matriks berdasarkan jenis kel...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...

Back to Top