Javascript must be enabled to continue!
After Dark
View through CrossRef
After Dark adalah karya tari yang di ciptakan berdasarkan dari pengalaman empirik penata. Ide ini muncul berdasarkan fenomena yang terjadi yaitu selain sebagai mahasiswi, penata juga berprofesi sebagai penari klub malam. Penari klub malam adalah para wanita yang berprofesi sebagai dancer atau penari di klub malam dengan kostum atau pakaian yang lebih terbuka. Para pelaku profesi ini kebanyakan adalah para pendatang dari luar daerah Yogyakarta yang pada awalnya berniat untuk melanjutkan pendidikan.Fenomena ini menarik bagi penata dan menjadi masalah yang kemudian diangkat menjadi sebuah karya tari. Berpijak pada pengalaman penata terhadap profesi ini dan juga lingkungan penata sebagai seorang mahasiswi jurusan tari. Penata merasa menjadi seorang penari klub malam bukanlah hanya sekedar menari dan menghibur tetapi ada hal lain yang tidak terungkap dan tidak diketahui oleh banyak orang. Gejolak terdalam di hati seorang perempuan, perasaan yang disembunyikan di balik tuntutan pekerjaan yang baginya bukanlah sebuah keinginan. Perasaan kecewa, khawatir, sedih, dan selanjutnya, munculah gagasan untuk mengangkat fenomena ini ke dalam sebuah karya tari, misteri apa yang terjadi di balik fenomena ini. Mengapa fenomena ini begitu marak terjadi di kalangan mahasiswi? After Dark yang bila diartikan adalah “Setelah Gelap”, yang dimaksud adalah waktu yang berlangsung ketika menjalani rutinitas sebagai penari klub malam dan harapan untuk menjadi lebih baik seperti yang diyakini oleh penata bahwa setelah gelap akan selalu ada kebaikan.Karya ini memunculkan unsur dramatik tentang gejolak perasaan wanita yang berprofesi sebagai penari klub malam. Gejolak perasaan yang dihadirkan dalam karya ini adalah segala perasaan yang muncul yang dibagi dalam 3 bagian yaitu : kebahagiaan, kesedihan, perasaan tertekan serta kekalutan karena imaji yang beredar di masyarakat bahwa seorang penari klub malam sebagai hal yang negatif. Karya ini dikemas menarik dalam koreografi kelompok dengan jumlah penari lima orang penari putri.
Title: After Dark
Description:
After Dark adalah karya tari yang di ciptakan berdasarkan dari pengalaman empirik penata.
Ide ini muncul berdasarkan fenomena yang terjadi yaitu selain sebagai mahasiswi, penata juga berprofesi sebagai penari klub malam.
Penari klub malam adalah para wanita yang berprofesi sebagai dancer atau penari di klub malam dengan kostum atau pakaian yang lebih terbuka.
Para pelaku profesi ini kebanyakan adalah para pendatang dari luar daerah Yogyakarta yang pada awalnya berniat untuk melanjutkan pendidikan.
Fenomena ini menarik bagi penata dan menjadi masalah yang kemudian diangkat menjadi sebuah karya tari.
Berpijak pada pengalaman penata terhadap profesi ini dan juga lingkungan penata sebagai seorang mahasiswi jurusan tari.
Penata merasa menjadi seorang penari klub malam bukanlah hanya sekedar menari dan menghibur tetapi ada hal lain yang tidak terungkap dan tidak diketahui oleh banyak orang.
Gejolak terdalam di hati seorang perempuan, perasaan yang disembunyikan di balik tuntutan pekerjaan yang baginya bukanlah sebuah keinginan.
Perasaan kecewa, khawatir, sedih, dan selanjutnya, munculah gagasan untuk mengangkat fenomena ini ke dalam sebuah karya tari, misteri apa yang terjadi di balik fenomena ini.
Mengapa fenomena ini begitu marak terjadi di kalangan mahasiswi? After Dark yang bila diartikan adalah “Setelah Gelap”, yang dimaksud adalah waktu yang berlangsung ketika menjalani rutinitas sebagai penari klub malam dan harapan untuk menjadi lebih baik seperti yang diyakini oleh penata bahwa setelah gelap akan selalu ada kebaikan.
Karya ini memunculkan unsur dramatik tentang gejolak perasaan wanita yang berprofesi sebagai penari klub malam.
Gejolak perasaan yang dihadirkan dalam karya ini adalah segala perasaan yang muncul yang dibagi dalam 3 bagian yaitu : kebahagiaan, kesedihan, perasaan tertekan serta kekalutan karena imaji yang beredar di masyarakat bahwa seorang penari klub malam sebagai hal yang negatif.
Karya ini dikemas menarik dalam koreografi kelompok dengan jumlah penari lima orang penari putri.
Related Results
KONTESTASI TASAWUF SUNNÎ DAN TASAWUF FALSAFÎ DI NUSANTARA
KONTESTASI TASAWUF SUNNÎ DAN TASAWUF FALSAFÎ DI NUSANTARA
<p>This article scrutinizes the history of Islamic development in Nusantara between 15th to 18th centuries, which has been colored from theological mysticism thought. Uniquel...
Dark QED from inflation
Dark QED from inflation
Abstract
One contribution to any dark sector’s abundance comes from its gravitational production during inflation. If the dark sector is weakly coupled to the ...
The dark matter and dark energy
The dark matter and dark energy
The dark matter and dark energy are one of the biggest challenges facing contemporary physics and astronomy. Dark energy and dark matter play an important role the universe. The am...
Faint and Extended Galaxies as Probes for Understanding the Nature of Dark Matter Particles
Faint and Extended Galaxies as Probes for Understanding the Nature of Dark Matter Particles
Dark matter remains one of the most enigmatic components of the universe, constituting approximately 27% of its total mass-energy content, yet its fundamental nature is still poorl...
Crater on Ganymede emplaced at the border of the dark and bright terrain – view into the subsurface properties
Crater on Ganymede emplaced at the border of the dark and bright terrain – view into the subsurface properties
Two major terrain units dominate Ganymede’s surface: 1) the ancient heavily cratered dark terrain and 2) the tectonically resurfaced bright or light terrain (Collins et a...
The association between dietary dark green vegetable intake and cognitive function in US older adults
The association between dietary dark green vegetable intake and cognitive function in US older adults
AbstractDark green vegetables include dark green leafy vegetables and broccoli. They are sources of many essential nutrients, including vitamins A, B and C, folate, fibre, caroteno...
Dark Matter as the Source of Dark Energy: Energy Balance, Evolution, and Testable Consequences within the Ivashura Theory
Dark Matter as the Source of Dark Energy: Energy Balance, Evolution, and Testable Consequences within the Ivashura Theory
Modern cosmology is based on the empirical existence of dark matter and dark energy, yet their physical nature and mutual relationship remain unresolved. In a series of previous wo...
Parasitic Jedi
Parasitic Jedi
The article clarifies the status of philosophy’s “dark turn.” The dark is positioned as a kind of principle of what is “non-” - as non-environmental (Timothy Morton), non-joyous (A...

