Javascript must be enabled to continue!
Strategi Lembaga Pendidikan Islam Untuk Memahami Keragaman Dengan Cara Pandang Multikultural
View through CrossRef
Latar belakang: Keragaman agama, etnis, gender, status sosial, serta kemampuan individu merupakan realitas yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, keberagaman tersebut sering menimbulkan praktik diskriminasi, ketidakadilan, dan konflik sosial. Oleh karena itu, pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membangun cara pandang multikultural agar peserta didik mampu memahami, menghargai, dan hidup harmonis dalam perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi lembaga pendidikan Islam dalam menginternalisasikan nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran, regulasi kelembagaan, dan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur, jurnal, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan multikulturalisme, termasuk pemikiran Muhamad Mustaqim, Hikmatul Mustaghfiroh, serta Zubaedi. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan strategi yang dapat diterapkan lembaga pendidikan Islam dalam memahami keragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan Islam dalam membangun cara pandang multikultural mencakup lima aspek utama: (1) memahami keragaman agama melalui penerapan aturan anti-diskriminasi, dialog antaragama, serta penyediaan sumber belajar yang inklusif; (2) membangun sensitivitas gender melalui pelatihan, regulasi, dan kegiatan yang mendukung kesetaraan; (3) menumbuhkan pemahaman tentang keragaman status sosial dengan memperkuat empati dan keadilan melalui kurikulum afektif dan psikomotor; (4) memahami keragaman etnis dengan menanamkan sikap toleransi, anti-diskriminasi, serta penyadaran budaya; dan (5) menghargai perbedaan kemampuan melalui layanan pendidikan inklusif, pelatihan guru, dan kurikulum adaptif bagi peserta didik difabel. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki peran fundamental dalam membentuk peserta didik yang berpandangan multikultural. Melalui strategi yang terencana dan terintegrasi antara regulasi sekolah, pembelajaran, dan pembinaan karakter, pendidikan Islam dapat menjadi pilar penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, adil, dan mampu mengembangkan generasi yang siap hidup dalam keberagaman
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Pamanukan Subang
Title: Strategi Lembaga Pendidikan Islam Untuk Memahami Keragaman Dengan Cara Pandang Multikultural
Description:
Latar belakang: Keragaman agama, etnis, gender, status sosial, serta kemampuan individu merupakan realitas yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Namun, keberagaman tersebut sering menimbulkan praktik diskriminasi, ketidakadilan, dan konflik sosial.
Oleh karena itu, pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membangun cara pandang multikultural agar peserta didik mampu memahami, menghargai, dan hidup harmonis dalam perbedaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi lembaga pendidikan Islam dalam menginternalisasikan nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran, regulasi kelembagaan, dan pembentukan karakter peserta didik.
Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur, jurnal, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan multikulturalisme, termasuk pemikiran Muhamad Mustaqim, Hikmatul Mustaghfiroh, serta Zubaedi.
Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan strategi yang dapat diterapkan lembaga pendidikan Islam dalam memahami keragaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan Islam dalam membangun cara pandang multikultural mencakup lima aspek utama: (1) memahami keragaman agama melalui penerapan aturan anti-diskriminasi, dialog antaragama, serta penyediaan sumber belajar yang inklusif; (2) membangun sensitivitas gender melalui pelatihan, regulasi, dan kegiatan yang mendukung kesetaraan; (3) menumbuhkan pemahaman tentang keragaman status sosial dengan memperkuat empati dan keadilan melalui kurikulum afektif dan psikomotor; (4) memahami keragaman etnis dengan menanamkan sikap toleransi, anti-diskriminasi, serta penyadaran budaya; dan (5) menghargai perbedaan kemampuan melalui layanan pendidikan inklusif, pelatihan guru, dan kurikulum adaptif bagi peserta didik difabel.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki peran fundamental dalam membentuk peserta didik yang berpandangan multikultural.
Melalui strategi yang terencana dan terintegrasi antara regulasi sekolah, pembelajaran, dan pembinaan karakter, pendidikan Islam dapat menjadi pilar penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, adil, dan mampu mengembangkan generasi yang siap hidup dalam keberagaman.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pendidikan Resolusi Konflik Melalui Pembelajaran Multikultural Pada Pendidikan Formal
Pendidikan Resolusi Konflik Melalui Pembelajaran Multikultural Pada Pendidikan Formal
Isu keberagaman terkait suku, ras, agama, budaya, bahasa dan sebagainya sering menjadi perhatian berbagai pihak. Sikap yang tidak tepat terhadap isu ini, dapat menjadi masalah di b...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kompetensi Multikultural Lembaga Pendidikan Islam
Kompetensi Multikultural Lembaga Pendidikan Islam
Abstrak : Tulisan ini berupaya mendorong perlunya pengembangan kompetensi multikultural bagi lembaga pendidikan Islam. Pengembangan kompetensi ini didasarkan pada perkembangan dan ...
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
Mengacu pada daftar yang dilansir http://www.mbctimes.com/, 20 negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik pada tahun 2015/2016 adalah: 1) Korea Selatan; 2) Jepang; 3) Singapura...
Strategi Implementasi Pendidikan Islam Multikultural pada Anak Usia Dini: Systematic Literature Review
Strategi Implementasi Pendidikan Islam Multikultural pada Anak Usia Dini: Systematic Literature Review
Pendidikan Islam multikultural pada anak usia dini memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai toleransi, menghargai keberagaman, serta membangun fondasi karakter inklusif seja...
Pendidikan Multikultural: Sebuah Perspektif Global
Pendidikan Multikultural: Sebuah Perspektif Global
Pendidikan multikultural merupakan pendekatan belajar mengajar yang berlandaskan nilai-nilai demokrasi yang menegaskan pluralisme budaya dalam masyarakat yang beragam. Saat ini ada...

