Javascript must be enabled to continue!
MONUMEN NASIONAL SEBAGAI IDE PENCIPTAAN DHAPUR TOMBAK
View through CrossRef
ABSTRAK Monumen Nasional ( Monas ) adalah icon kota Jakarta, selain merupakan sebuah mahakarya dan kebanggaan Nasional bagi Republik Indonesia, juga menjadi simbol lahirnya Proklamasi Republik Indonesia. Sehingga Monumen Nasional ini menarik untuk diangkat sebagai ide penciptaan karya tugas akhir yang divisualkan menjadi karya dhapur tombak. Tujuan penciptaan karya Tugas Akhir ini untuk menciptakan karya seni tombak dengan dhapur baru, sehingga dengan konsep tersebut diharapkan jika orang-orang yang menggunakan dan memegang tombak hasil karyacipta penulis dapat teringat dengan Monas, menjunjung nilai-nilai sejarah Proklamasi Kemerdekaan NKRI, untuk peringatan perjuangan bangsa Indonesia sepanjang zaman, dan sebagai bangsa Indonesia menjadi sadar betapa besar jasa pejuang kemerdekaan RI, dan betapa tingginya makna kemerdekaan 17-8-1945 itu.Landasan tiga komponen dalam proses menciptakan karya tombak ini terbagi menjadi tiga yaitu, tema, bentuk, dan isi. Batasan idenya adalah obyek Monas, material berupa besi, nikel, kayu, teknik pengerjaan, bentuk tombak, dan hasil karya artistik. Konsep estetika untuk Tugas Akhir Karya ini mengacu kreteria lahiriah atau wujud tombak meliputi aspek wutuh, wesi, garap, waja, wangun. Metode Penciptaan karya tugas akhir ini menggunakan teori yang terdiri-dari tiga tahap enam langkah, eksplorasi dengan langkah studi pustaka dan studi lapangan, perencanaan dengan menggambar sketsa dan desain tombak terpilih, dan perwujudan yaitu persiapan bahan, peralatan dan teknik pengerjaan tombak. Adapun untuk menganalisis hasil karya dengan menggunakan konsep pemikiran yakni kreteria lahiriah yang mengutamakan pada aspek material dan garap.Teknik perwujudan tombak ini meliputi: pemindahan pola tombak, penempaan besi, menyatukan nikel, tinatah/pengukiran, menggerenda, mengikir, penghalusan dan pembuatan rericikan tombak. Pembuatan dua tombak ini dilengkapi dengan warangka dan landeyan dari bahan kayu Akasia. Tugas Akhir Karya ini menghasilkan 21 sketsa bentuk tombak yang mengacu dan mengembangkan bentuk Monas, dua desain tombak dan gambar kerjanya. Adapun hasil karyanya dapat dikerjakan dua buah tombak yaitu: Dhapur Tombak Monumen Nasioal, Dhapur Tombak Lidah Api Monumen Nasional. Kata kunci: Monumen Nasional, dhapur tombak. ABSTRACT The National Monument (Monas) is an icon of the city of Jakarta, besides being a masterpiece and nation pride for the Republik of Indonesia, also a symbol of the birth of the proclamation of the Republic of Indonesia. Because this national monument is interesting to be appointed as the idea of creating a final project that is visualized into a work of dhapur spears. The purpose of the creation of this final project is to create a spear artwork with a new dhapur, so that with this concept it is hoped that people who use and hold the spear created by the author can be reminded of the National Monument, uphold the historical values of the proclamation of independence of the Republic of Indonesia, to commemorate the struggle of the Indonesia nation throughout the ages, and as an Indonesia to become aware of struggle for Indonesia independence, and how high the meaning of independence from 17-8-1945 is.The basic tree components in the process of creating this spear work are divided into tree types, namely, theme, form, and content. The definition of the idea is Monas objects, material in the form of iron, nickel. Wood, working techniques, shapes, spear shapes, and artistic work. The aesthetic concept for this final project refers to the lahiriah kreteria or the form of a spear covering aspects of wutuh, wesi, garap, waja, wangun. The method of creating this final project work uses a theory consisting of three stages of six steps, exploration with steps of literature study and field studies, material planning, tols and spear working techniques.As for analyzing the work using the concept of thought, namely external criteria that prioritas the material aspecst and the concept of working. These spear embodiment techniques include: spear pattern removal, iron forging, nikel fusing, engraving, grinding, filing, refining and crafting spears. The manufacture of these two spears is equipped with a warangka and landeyan made of acacia wood. The final project of this work produces 21 sketches of spear shapes that refer to and develop the Monas shape, two spear designs and a drawing of the work. As for the results of his work, two spears can be worked on, namely: Dhapur Tombak Monumen Nasioal, Dhapur Tombak Lidah Api Monumen Nasional. Keywords: Monumen National, dhapur tombak.
Title: MONUMEN NASIONAL SEBAGAI IDE PENCIPTAAN DHAPUR TOMBAK
Description:
ABSTRAK Monumen Nasional ( Monas ) adalah icon kota Jakarta, selain merupakan sebuah mahakarya dan kebanggaan Nasional bagi Republik Indonesia, juga menjadi simbol lahirnya Proklamasi Republik Indonesia.
Sehingga Monumen Nasional ini menarik untuk diangkat sebagai ide penciptaan karya tugas akhir yang divisualkan menjadi karya dhapur tombak.
Tujuan penciptaan karya Tugas Akhir ini untuk menciptakan karya seni tombak dengan dhapur baru, sehingga dengan konsep tersebut diharapkan jika orang-orang yang menggunakan dan memegang tombak hasil karyacipta penulis dapat teringat dengan Monas, menjunjung nilai-nilai sejarah Proklamasi Kemerdekaan NKRI, untuk peringatan perjuangan bangsa Indonesia sepanjang zaman, dan sebagai bangsa Indonesia menjadi sadar betapa besar jasa pejuang kemerdekaan RI, dan betapa tingginya makna kemerdekaan 17-8-1945 itu.
Landasan tiga komponen dalam proses menciptakan karya tombak ini terbagi menjadi tiga yaitu, tema, bentuk, dan isi.
Batasan idenya adalah obyek Monas, material berupa besi, nikel, kayu, teknik pengerjaan, bentuk tombak, dan hasil karya artistik.
Konsep estetika untuk Tugas Akhir Karya ini mengacu kreteria lahiriah atau wujud tombak meliputi aspek wutuh, wesi, garap, waja, wangun.
Metode Penciptaan karya tugas akhir ini menggunakan teori yang terdiri-dari tiga tahap enam langkah, eksplorasi dengan langkah studi pustaka dan studi lapangan, perencanaan dengan menggambar sketsa dan desain tombak terpilih, dan perwujudan yaitu persiapan bahan, peralatan dan teknik pengerjaan tombak.
Adapun untuk menganalisis hasil karya dengan menggunakan konsep pemikiran yakni kreteria lahiriah yang mengutamakan pada aspek material dan garap.
Teknik perwujudan tombak ini meliputi: pemindahan pola tombak, penempaan besi, menyatukan nikel, tinatah/pengukiran, menggerenda, mengikir, penghalusan dan pembuatan rericikan tombak.
Pembuatan dua tombak ini dilengkapi dengan warangka dan landeyan dari bahan kayu Akasia.
Tugas Akhir Karya ini menghasilkan 21 sketsa bentuk tombak yang mengacu dan mengembangkan bentuk Monas, dua desain tombak dan gambar kerjanya.
Adapun hasil karyanya dapat dikerjakan dua buah tombak yaitu: Dhapur Tombak Monumen Nasioal, Dhapur Tombak Lidah Api Monumen Nasional.
Kata kunci: Monumen Nasional, dhapur tombak.
ABSTRACT The National Monument (Monas) is an icon of the city of Jakarta, besides being a masterpiece and nation pride for the Republik of Indonesia, also a symbol of the birth of the proclamation of the Republic of Indonesia.
Because this national monument is interesting to be appointed as the idea of creating a final project that is visualized into a work of dhapur spears.
The purpose of the creation of this final project is to create a spear artwork with a new dhapur, so that with this concept it is hoped that people who use and hold the spear created by the author can be reminded of the National Monument, uphold the historical values of the proclamation of independence of the Republic of Indonesia, to commemorate the struggle of the Indonesia nation throughout the ages, and as an Indonesia to become aware of struggle for Indonesia independence, and how high the meaning of independence from 17-8-1945 is.
The basic tree components in the process of creating this spear work are divided into tree types, namely, theme, form, and content.
The definition of the idea is Monas objects, material in the form of iron, nickel.
Wood, working techniques, shapes, spear shapes, and artistic work.
The aesthetic concept for this final project refers to the lahiriah kreteria or the form of a spear covering aspects of wutuh, wesi, garap, waja, wangun.
The method of creating this final project work uses a theory consisting of three stages of six steps, exploration with steps of literature study and field studies, material planning, tols and spear working techniques.
As for analyzing the work using the concept of thought, namely external criteria that prioritas the material aspecst and the concept of working.
These spear embodiment techniques include: spear pattern removal, iron forging, nikel fusing, engraving, grinding, filing, refining and crafting spears.
The manufacture of these two spears is equipped with a warangka and landeyan made of acacia wood.
The final project of this work produces 21 sketches of spear shapes that refer to and develop the Monas shape, two spear designs and a drawing of the work.
As for the results of his work, two spears can be worked on, namely: Dhapur Tombak Monumen Nasioal, Dhapur Tombak Lidah Api Monumen Nasional.
Keywords: Monumen National, dhapur tombak.
Related Results
PENERAPAN MOTIF KATAK PADA KERIS DHAPUR BETOK PAMOR UDAN MAS
PENERAPAN MOTIF KATAK PADA KERIS DHAPUR BETOK PAMOR UDAN MAS
ABSTRAKKatak (kodok) merupakan salah satu hewan yang cukup populer dalam kehidupan masyarakat Jawa. Katak (kodok) dalam habitatnya sering dijumpai pada tumbuhan teratai yang hidupn...
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG (Muhammad Ibnu Sholihin,2022) Skripsi Program Studi S-1 Jurusan Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakart...
SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Penelitian ini membahas tentang salah satu kegiatan kebudayaan turun temurun di Kabupaten Tulungagung, yang dikenal dengan Tradisi Jamasan Tombak Kyai Upas pada bulan Suro. Pada da...
Monumen Perjuangan Angsana Sari Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, Buleleng (Latar Belakang Dan Strategi Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA)
Monumen Perjuangan Angsana Sari Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, Buleleng (Latar Belakang Dan Strategi Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA)
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji Monumen Perjuangan Angsana Sari di Desa Titab, Buleleng, sebagai simbol perjuangan lokal. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi latar belakang pe...
Lukisan surealis seni Angguk: sebuah penelitian berbasis penciptaan seni
Lukisan surealis seni Angguk: sebuah penelitian berbasis penciptaan seni
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik seni Angguk sebagai objek penciptaan karya seni lukis surealistik, (2) mengetahui proses kreatif pelukis Subandi sebaga...
STUDI ETNOMATEMATIKA: BENTUK BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANG PADA MONUMEN SIMPANG LIMA GUMUL
STUDI ETNOMATEMATIKA: BENTUK BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANG PADA MONUMEN SIMPANG LIMA GUMUL
Studi etnomatematika mengenai bentuk bangun datar dan bangun ruang dari bangunan monumen simpang lima gumul masih sedikit yang mengkaji hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini unt...
MO607: Intradialytic Exercise: A Large-Scale Nationwide Implementation Study
MO607: Intradialytic Exercise: A Large-Scale Nationwide Implementation Study
Abstract
BACKGROUND AND AIMS
Intradialytic exercise (IDE) is recommended for HD patients. However, this recommendation is mostly...
Analisis Kualitas Ruang Terbuka Hijau Taman Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat
Analisis Kualitas Ruang Terbuka Hijau Taman Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat
ABSTRACTMonument Perjuangan Park is one of the Green Open Spaces. The location of this park is in the center of Bandung and its strategic position so that it is visited by many peo...

