Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Manajemen SDM di Biro Cahaya Samarinda

View through CrossRef
Penelitian kali ini memiliki tujuan untuk mengungkapkan bagaimana manajemen sumber daya manusia di Biro Cahaya Samarinda yang terdiri dari: perencanaan sumber daya manusia, proses konsultasi bersama psikolog disana, melakukan proses pengaturan terhadap klien yang datang, seperti apa psikolog mendapatkan pelatihan, hambatan apa saja yang hadir  semenjak biro ini didirikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ialah psikolog Biro Cahaya. Data dikumpulkan melalui wawancara bebas yang mana langsung oleh pemilik Biro Cahaya Samarinda dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Biro Cahaya Samarinda hanya memiliki 3 psikolog termasuk pendirinya dan sudah cukup lama berdiri. Klien yang datang ingin konsultasi sebelumnya akan mengatur janji dulu dengan admin Biro Cahaya melalui online yaitu media whatsapp atau datang langsung ke biro dihari sebelumnya. Psikolog di biro hanya mampu melayani 2-3 klien sehari dengan satu klien satu psikolog. Adapun pelatihan yang didapatkan psikolog di Biro Cahaya mereka mencari pelatihan-pelatihan secara eksternal. Adanya hambatan di Biro Cahaya masih kurang sumber daya psikolognya sendiri, banyaknya klien yang berdatangan membuat Biro Cahaya hanya menerima 2-3 klien perharinya membuat Biro Cahaya harus mencari psikolog dari luar dan mengatur kehari selanjutnya karena kurangnya psikolog untuk bisa melayani klien, tidak menerimanya tenaga-tenaga bantuan dari luar seperti misalnya mahasiswa-mahsiswa magang yang berjurusan psikolog atau konseling di biro ini, membuat biro ini sedikit kewalahan dalam melayani klien. Dan tidak adanya pelatihan di internal Biro Cahaya sendiri untuk para psikolognya, para psikolog harus mengikuti pelatihan secara eksternal.
Title: Manajemen SDM di Biro Cahaya Samarinda
Description:
Penelitian kali ini memiliki tujuan untuk mengungkapkan bagaimana manajemen sumber daya manusia di Biro Cahaya Samarinda yang terdiri dari: perencanaan sumber daya manusia, proses konsultasi bersama psikolog disana, melakukan proses pengaturan terhadap klien yang datang, seperti apa psikolog mendapatkan pelatihan, hambatan apa saja yang hadir  semenjak biro ini didirikan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Subjek dalam penelitian ini ialah psikolog Biro Cahaya.
Data dikumpulkan melalui wawancara bebas yang mana langsung oleh pemilik Biro Cahaya Samarinda dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Biro Cahaya Samarinda hanya memiliki 3 psikolog termasuk pendirinya dan sudah cukup lama berdiri.
Klien yang datang ingin konsultasi sebelumnya akan mengatur janji dulu dengan admin Biro Cahaya melalui online yaitu media whatsapp atau datang langsung ke biro dihari sebelumnya.
Psikolog di biro hanya mampu melayani 2-3 klien sehari dengan satu klien satu psikolog.
Adapun pelatihan yang didapatkan psikolog di Biro Cahaya mereka mencari pelatihan-pelatihan secara eksternal.
Adanya hambatan di Biro Cahaya masih kurang sumber daya psikolognya sendiri, banyaknya klien yang berdatangan membuat Biro Cahaya hanya menerima 2-3 klien perharinya membuat Biro Cahaya harus mencari psikolog dari luar dan mengatur kehari selanjutnya karena kurangnya psikolog untuk bisa melayani klien, tidak menerimanya tenaga-tenaga bantuan dari luar seperti misalnya mahasiswa-mahsiswa magang yang berjurusan psikolog atau konseling di biro ini, membuat biro ini sedikit kewalahan dalam melayani klien.
Dan tidak adanya pelatihan di internal Biro Cahaya sendiri untuk para psikolognya, para psikolog harus mengikuti pelatihan secara eksternal.

Related Results

SISTEM DAN PROSES MANAJEMEN BERBASIS MANAJEMEN RISIKO SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT PERDANA GAPURAPRIMA
SISTEM DAN PROSES MANAJEMEN BERBASIS MANAJEMEN RISIKO SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT PERDANA GAPURAPRIMA
Abstrak Sistem dan proses manajemen berbasis manajemen risiko sumber daya manusia (SDM) menjadi penting bagi perusahaan untuk mengelola risiko-risiko yang terkait dengan sum...
P1847IMPROVING SHARED DECISION MAKING FOR END-STAGE RENAL DISEASE PATIENTS IN THE NETHERLANDS
P1847IMPROVING SHARED DECISION MAKING FOR END-STAGE RENAL DISEASE PATIENTS IN THE NETHERLANDS
Abstract Background and Aims Annually, more than 2.000 end-stage renal disease (ESRD) patients in the Netherlands receive educat...
PEMASANGAN SENSOR CAHAYA OTOMATIS UNTUK PENERANGAN JALAN UMUM DI DESA KARANGSEMANDING
PEMASANGAN SENSOR CAHAYA OTOMATIS UNTUK PENERANGAN JALAN UMUM DI DESA KARANGSEMANDING
Sensor cahaya adalah komponen elektronika yang dapat memberikan perubahan besaran elektrik pada saat terjadi perubahan intensitas cahaya yang diterima oleh sensor cahaya tersebut. ...
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI INTENSITAS CAHAYA LAMPU RUANGAN MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI INTENSITAS CAHAYA LAMPU RUANGAN MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA
Abstrak. Aktivitas manusia sebagian besar membutuhkan cahaya, akan tetapi sinar cahaya matahari tidak bersinar selama 24 jam atau cuaca mendung, manusia tetap bisa beraktivitas den...
Contributions to network planning and operation of Flex-Grid/SDM optical core networks
Contributions to network planning and operation of Flex-Grid/SDM optical core networks
The ever demanding bandwidth requirements for supporting emerging telecom services such as ultra-high-definition video streaming, cloud computing, connected car, virtual/augmented ...
PERAN KANTOR URUSAN AGAMA SAMARINDA SEBERANG DALAM MEMINIMALISIR ANGKA PERCERAIAN DI KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG
PERAN KANTOR URUSAN AGAMA SAMARINDA SEBERANG DALAM MEMINIMALISIR ANGKA PERCERAIAN DI KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG
Perkawinan merupakan ikatan suci antara seorang pria dan wanita dalam membentuk rumah tangga berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan mengucapkan Ijab Qabul maka keduanya akan m...

Back to Top