Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIVITAS ABDOMINAL MASSAGE TERHADAP KONSTIPASI PADA LANSIA: LITERATUR REVIEW

View through CrossRef
Konstipasi pada masalah yang paling umum terjadi pada lansia dengan prevalensi 3,8%-6,3% di Indonesia. Abdominal massage atau pijat perut adalah non-invasive yang mudah diaplikasikan tanpa menimbulkan efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Abdominal Massage (AM) pada konstipasi pada lansia. Penelitian literature review dilakukan dengan menggunakan pencarian PICO di beberapa database seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed. Didapat 9 jurnal yang memenuhi kriteria dan menunjukkan hasil bahwa Abdominal Massage yang dilakukan 5 kali seminggu selama 4 minggu, dengan durasi 15 menit yang diaplikasikan dengan moderate pressure (kedalaman 2 cm) dan 2 jam setelah makan dengan p-value< 0,05 menunjukkan efek yang signifikan terhadap penurunan gejala konstipasi berupa nyeri perut, frekuensi tinja, mengejan saat buang air besar dan pencegahan konstipasi baik pada lansia maupun pasien stroke. Dapat disimpulkan bahwa abdominal massage efektif dalam mengurangi gejala konstipasi dan juga mencegah terjadinya konstipasi.
Title: EFEKTIVITAS ABDOMINAL MASSAGE TERHADAP KONSTIPASI PADA LANSIA: LITERATUR REVIEW
Description:
Konstipasi pada masalah yang paling umum terjadi pada lansia dengan prevalensi 3,8%-6,3% di Indonesia.
Abdominal massage atau pijat perut adalah non-invasive yang mudah diaplikasikan tanpa menimbulkan efek samping.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Abdominal Massage (AM) pada konstipasi pada lansia.
Penelitian literature review dilakukan dengan menggunakan pencarian PICO di beberapa database seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed.
Didapat 9 jurnal yang memenuhi kriteria dan menunjukkan hasil bahwa Abdominal Massage yang dilakukan 5 kali seminggu selama 4 minggu, dengan durasi 15 menit yang diaplikasikan dengan moderate pressure (kedalaman 2 cm) dan 2 jam setelah makan dengan p-value< 0,05 menunjukkan efek yang signifikan terhadap penurunan gejala konstipasi berupa nyeri perut, frekuensi tinja, mengejan saat buang air besar dan pencegahan konstipasi baik pada lansia maupun pasien stroke.
Dapat disimpulkan bahwa abdominal massage efektif dalam mengurangi gejala konstipasi dan juga mencegah terjadinya konstipasi.

Related Results

Efektivitas Abdominal Massage dalam Mengatasi Konstipasi pada Lansia: Review
Efektivitas Abdominal Massage dalam Mengatasi Konstipasi pada Lansia: Review
Proses penuaan dan penyakit kronis dapat meningkatkan risiko konstipasi pada lansia. Pijat abdominal diketahui dapat mempengaruhi fungsi otak melalui hubungan antara otak dan usus,...
Pengetahuan Pengasuh Tentang Pijat Konstipasi di Panti Asuhan Manarur Mabrur
Pengetahuan Pengasuh Tentang Pijat Konstipasi di Panti Asuhan Manarur Mabrur
Functional constipation is a common clinical condition and digestive disorder with a high global prevalence. There are different approaches to treating constipation in babies. Alth...
Konstipasi Fungsional
Konstipasi Fungsional
Konstipasi merupakan keadaan yang sering ditemukan pada anak dan dapat menimbulkanmasalah sosial maupun psikologis. Berdasarkan patofisiologis, konstipasi dapatdiklasifikasikan men...
Konstipasi dan Faktor Risikonya pada Sindrom Down
Konstipasi dan Faktor Risikonya pada Sindrom Down
Konstipasi adalah keterlambatan atau kesulitan buang air besar yang terjadi 1 sampai 2kali per minggu atau lebih dari 3 hari secara berturut-turut. Angka kejadian konstipasipada an...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...

Back to Top