Javascript must be enabled to continue!
Optimalisasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling melalui Cognitive Behavior Stress Management untuk Mendukung Peer Counselor dalam Penanggulangan Stres Akademik Siswa
View through CrossRef
Abstract: This community service project aims to evaluate the implementation of Cognitive Behavior Stress Management (CBSM) by school counselor in supporting peer counselors as part of efforts to mitigate students’ academic stress in junior high schools (MTS). CBSM is an approach that combines Cognitive Behavioral Therapy (CBT) techniques and stress management, designed to help students more effectively manage academic pressures. In this study, 25 school counselor participated in CBSM training and served as facilitators to train peer counselors at their respective schools. The evaluation results indicate that the CBSM training provided clear and relevant understanding for school counselor and peer counselors. The training significantly enhanced peer counselors' practical skills in identifying and managing academic stress symptoms in students. CBSM implementation was found effective in fostering a more positive school climate, increasing social support among students, and strengthening the role of peer counselors in addressing mental health issues. With ongoing support from school counselor, CBSM also positively impacted students' emotional and academic well-being. Recommendations from this study include increasing the frequency of CBSM training and providing regular guidance for peer counselors to reinforce the long-term effectiveness of this program.
Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Cognitive Behavior Stress Management (CBSM) oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendukung peer counselor sebagai upaya penanggulangan stres akademik siswa di sekolah menengah pertama (MTS). CBSM merupakan pendekatan yang menggabungkan teknik-teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan manajemen stres yang dirancang untuk membantu siswa mengelola tekanan akademik dengan lebih efektif. Dalam studi ini, 25 guru BK mengikuti pelatihan CBSM dan berperan sebagai fasilitator untuk melatih peer counselor di sekolah masing-masing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan CBSM memberikan pemahaman yang jelas dan relevan bagi para guru BK dan peer counselor. Pelatihan ini secara signifikan meningkatkan keterampilan praktis peer counselor dalam mengidentifikasi serta mengelola gejala stres akademik pada siswa. Implementasi CBSM dinilai efektif dalam menciptakan iklim sekolah yang lebih positif, meningkatkan dukungan sosial antar siswa, dan memperkuat peran peer counselor sebagai pendamping dalam penanganan masalah mental. Dengan adanya dukungan guru BK yang berkelanjutan, CBSM juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan emosional dan akademik siswa. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan frekuensi pelatihan CBSM dan bimbingan berkala bagi peer counselor untuk memperkokoh efektivitas program ini dalam jangka panjang.
State University of Malang (UM)
Title: Optimalisasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling melalui Cognitive Behavior Stress Management untuk Mendukung Peer Counselor dalam Penanggulangan Stres Akademik Siswa
Description:
Abstract: This community service project aims to evaluate the implementation of Cognitive Behavior Stress Management (CBSM) by school counselor in supporting peer counselors as part of efforts to mitigate students’ academic stress in junior high schools (MTS).
CBSM is an approach that combines Cognitive Behavioral Therapy (CBT) techniques and stress management, designed to help students more effectively manage academic pressures.
In this study, 25 school counselor participated in CBSM training and served as facilitators to train peer counselors at their respective schools.
The evaluation results indicate that the CBSM training provided clear and relevant understanding for school counselor and peer counselors.
The training significantly enhanced peer counselors' practical skills in identifying and managing academic stress symptoms in students.
CBSM implementation was found effective in fostering a more positive school climate, increasing social support among students, and strengthening the role of peer counselors in addressing mental health issues.
With ongoing support from school counselor, CBSM also positively impacted students' emotional and academic well-being.
Recommendations from this study include increasing the frequency of CBSM training and providing regular guidance for peer counselors to reinforce the long-term effectiveness of this program.
Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Cognitive Behavior Stress Management (CBSM) oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendukung peer counselor sebagai upaya penanggulangan stres akademik siswa di sekolah menengah pertama (MTS).
CBSM merupakan pendekatan yang menggabungkan teknik-teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan manajemen stres yang dirancang untuk membantu siswa mengelola tekanan akademik dengan lebih efektif.
Dalam studi ini, 25 guru BK mengikuti pelatihan CBSM dan berperan sebagai fasilitator untuk melatih peer counselor di sekolah masing-masing.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan CBSM memberikan pemahaman yang jelas dan relevan bagi para guru BK dan peer counselor.
Pelatihan ini secara signifikan meningkatkan keterampilan praktis peer counselor dalam mengidentifikasi serta mengelola gejala stres akademik pada siswa.
Implementasi CBSM dinilai efektif dalam menciptakan iklim sekolah yang lebih positif, meningkatkan dukungan sosial antar siswa, dan memperkuat peran peer counselor sebagai pendamping dalam penanganan masalah mental.
Dengan adanya dukungan guru BK yang berkelanjutan, CBSM juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan emosional dan akademik siswa.
Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan frekuensi pelatihan CBSM dan bimbingan berkala bagi peer counselor untuk memperkokoh efektivitas program ini dalam jangka panjang.
Related Results
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam penerapan etika bimbingan dan konseling. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini...
Telaah Landasan Filsafat Ilmu Epistemologi dalam Perspektif Bimbingan Konseling dan Bimbingan Konseling Islam (Sebuah Studi Komparasi)
Telaah Landasan Filsafat Ilmu Epistemologi dalam Perspektif Bimbingan Konseling dan Bimbingan Konseling Islam (Sebuah Studi Komparasi)
The aim of this study to provide a more completely understanding about foundations of philoshophical science in Islamic guidance and counseling by examination from viewpoint of epi...
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Self Control Siswa di SMK Negeri 1 Sarjo Kabupaten Pasangkayu
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Self Control Siswa di SMK Negeri 1 Sarjo Kabupaten Pasangkayu
Adapun yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana self control siswa di SMK Negeri 1 Sarjo Kabupaten Pasangkayu, (2) bagaimana peran guru bimbingan konselin...
PELATIHAN APLIKASI DAN ANALISIS INSTRUMENTASI PROGRAM BIMBINGAN KONSELING (Guru BK SMA/SMK Di Sumba Barat Daya NTT)
PELATIHAN APLIKASI DAN ANALISIS INSTRUMENTASI PROGRAM BIMBINGAN KONSELING (Guru BK SMA/SMK Di Sumba Barat Daya NTT)
ABSTRAK
Pelatihan analisa aplikasi instrumentasi dalam konseling sebagai upaya peningkatan pelayanan mutu guru bimbingan dan konseling SMA/SMK Sumba Barat Daya merupakan upay...
URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Permasalahan terkait dengan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah masih ditemukan dari berbagai sudut permasalahan, hal ini tergambarkan berdasarkan fenomena yang ...
FAKTOR FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN EVALUASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA TANGERANG
FAKTOR FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN EVALUASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA TANGERANG
Evaluasi program bimbingan adalah usaha menilai efisiensi dan efektivitas pelayanan bimbingan itu sendiri, khususnya seluruh kegiatan dalam rangka program bimbingan yang dikelola o...
Pengaruh Self efficacy dan Manajemen Waktu Terhadap Stres Akademik Pada Siswa
Pengaruh Self efficacy dan Manajemen Waktu Terhadap Stres Akademik Pada Siswa
Abstrak Kehidupan di lingkungan sekolah seharusnya menjadi ruang eksplorasi bagi individu untuk menyalurkan kreasinya. Namun terkadang, berbagai tuntutan akademik yang banyak, tuga...

