Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PEMASARAN KAKAO DI DESA KAYUBOKO KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pemasaran kakao diDesa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong sampai ke Tangan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong dari Bulan  Oktober sampai dengan Desember 2020. Penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden 31 orang produsen (petani) dan pengambilan responden pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (Tracing Sampling) sehingga diperoleh sebanyak 1 orang pedagang pengumpul, dan 1 orang pedagang besar.Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kakao di Desa Kayuboko melalui dua saluran pemasaran yaitu: Petani   -  Pedagang pengumpul -  Pedagang besar   - Pabrik (Konsumen akhir), Petani           -   Pedagang besar              -   Pabrik (Konsumen akhir). Hasil analisis margin pemasaran kakao saluran 1 yaitu MT = Rp.10.000/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.5.000/Kg. Bagian harga yang diterima petani kakao pada saluran 1 yaitu sebesar 75,00%, sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar 87,05%. Efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 2,19%, sedangkan nilai efisiensi untuk saluran II adalah sebesar 1,12%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,0%.
Title: ANALISIS PEMASARAN KAKAO DI DESA KAYUBOKO KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pemasaran kakao diDesa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong sampai ke Tangan Konsumen.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong dari Bulan  Oktober sampai dengan Desember 2020.
Penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden 31 orang produsen (petani) dan pengambilan responden pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (Tracing Sampling) sehingga diperoleh sebanyak 1 orang pedagang pengumpul, dan 1 orang pedagang besar.
Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kakao di Desa Kayuboko melalui dua saluran pemasaran yaitu: Petani   -  Pedagang pengumpul -  Pedagang besar   - Pabrik (Konsumen akhir), Petani           -   Pedagang besar              -   Pabrik (Konsumen akhir).
Hasil analisis margin pemasaran kakao saluran 1 yaitu MT = Rp.
10.
000/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.
5.
000/Kg.
Bagian harga yang diterima petani kakao pada saluran 1 yaitu sebesar 75,00%, sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar 87,05%.
Efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 2,19%, sedangkan nilai efisiensi untuk saluran II adalah sebesar 1,12%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,0%.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
Indonesia merupakan penghasil kakao terbesar ketiga di dunia. Sebagian besar kakao diekspor keluar negeri. Maka pemerintah menerapkan peraturan yang membatasi ekspor kakao. Menurun...
Analisis Wilayah dan Kontribusi Kakao Terhadap Pembangunan Daerah di Kabupaten Parigi Moutong
Analisis Wilayah dan Kontribusi Kakao Terhadap Pembangunan Daerah di Kabupaten Parigi Moutong
Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan selain kelapa sawit, karet dan kopi yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional dalam menghasilkan devisa negara, meny...
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
Agribisnis kakao di Kabupaten Pesawaran masih menghadapi berbagai masalah kompleks antara lain rendahnya produktivitas kakao, mutu produk masih rendah, dan belum adanya nilai tamba...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Indonesia adalah salah satu produsen biji kakao terbesar di dunia. Kakao menjadi salah satu komoditi unggulan Indonesia yang di ekspor ke pasar internasional. Belanda menjadi salah...

Back to Top