Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Implementasi produk sistem informasi pada sebuah organisasi dapat dikategorikan berhasil apabila dapat mencapai measureable organizational value (MOV). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ketercapaian MOV pada implementasi Sistem Informasi Manajemen Mutu Sekolah. MOV statement yang dijadikan rujukan keberhasilan implementasi sistem informasi adalah efisiensi kinerja sumber daya manusia meningkat 50% setelah enam bulan. Subjek penelitian adalah lima sekolah yang belum mengakuisisi sistem informasi dalam pengelolaan jaminan mutu organisasi. Objek yang diteliti adalah peningkatan kinerja sumber daya manusia sesudah implementasi sistem informasi manajemen mutu sekolah. Penelitian menggunakan teknik penelitian deskriptif kuantitatif. Skenario implementasi produk sistem informasi adalah Direct Cutover. Data mengenai kinerja sumber daya manusia dikumpulkan dengan kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan efisiensi kinerja sumber daya manusia dalam mengelola jaminan mutu sekolah sebesar 59,25% dari bulan 0 hingga bulan 6. Sekolah perlu meningkatkan aspek satisfaction dengan cara meningkatkan aspek usefulness, efficiency, dan effectivity melalui perbaruan kecil pada sistem dan regulasi-regulasi. Sistem informasi manajemen mutu sekolah dapat terus digunakan karena MOV telah tercapai.
Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang
Title:
Description:
Implementasi produk sistem informasi pada sebuah organisasi dapat dikategorikan berhasil apabila dapat mencapai measureable organizational value (MOV).
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ketercapaian MOV pada implementasi Sistem Informasi Manajemen Mutu Sekolah.
MOV statement yang dijadikan rujukan keberhasilan implementasi sistem informasi adalah efisiensi kinerja sumber daya manusia meningkat 50% setelah enam bulan.
Subjek penelitian adalah lima sekolah yang belum mengakuisisi sistem informasi dalam pengelolaan jaminan mutu organisasi.
Objek yang diteliti adalah peningkatan kinerja sumber daya manusia sesudah implementasi sistem informasi manajemen mutu sekolah.
Penelitian menggunakan teknik penelitian deskriptif kuantitatif.
Skenario implementasi produk sistem informasi adalah Direct Cutover.
Data mengenai kinerja sumber daya manusia dikumpulkan dengan kuesioner, wawancara, dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan efisiensi kinerja sumber daya manusia dalam mengelola jaminan mutu sekolah sebesar 59,25% dari bulan 0 hingga bulan 6.
Sekolah perlu meningkatkan aspek satisfaction dengan cara meningkatkan aspek usefulness, efficiency, dan effectivity melalui perbaruan kecil pada sistem dan regulasi-regulasi.
Sistem informasi manajemen mutu sekolah dapat terus digunakan karena MOV telah tercapai.

