Javascript must be enabled to continue!
Film Sebagai Media Peningkatan Percaya Diri Santri
View through CrossRef
Film tidak lepas dari kerangka berfikir dari para pembuatnya untuk mengajukan pemikiran ide yang tersurat maupun tersirat. Film merupakan cerita singkat yang ditampilkan dalam bentuk gambaran atau suara yang dikemas melalui sedemikian rupa dengan permainan kamera, teknik, editing, dan sekenario yang ada. Tiap film memiliki pesan moral. Sementara di Indonesia, ada banyak film religi yang bermuatan nilai-nilai keislaman. Dari film-film itu, ada banyak hal yang bisa dipetik, termasuk di aspek pengasahan rasa kepercayaan diri. Dalam konteks pondok pesantren, pengasahan rasa percaya diri itu dibutuhkan oleh para santri. Baik dalam proses pembelajaran di pondok pesantren, maupun dalam kehidupan sehari-harinya kelak saat sudah meninggalkan pondok pesantren. Artikel ini membahas tentang hubungan film, santri, dan pengasahan rasa percaya diri tersebut. Dengan metode kajian kepustakaan, menggunakan teori-teori yang berkenaan dengan kepercayaan diri dan konsep diri. Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat berharga pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, tanpa adanya kepercayaan diri akan menimbulkan banyak masalah pada diri seseorang. Hal tersebut dikarenakan dengan kepercayaan diri, seseorang mampu untuk mengaktualisasikan segala potensinya. Oleh karena itu, kepercayaan diri selalu menjadi hal yang penting bagi semua orang, termasuk bagi para santri di pondok pesantren. Demi mewujudkan kualitas individu yang makin baik.
Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Title: Film Sebagai Media Peningkatan Percaya Diri Santri
Description:
Film tidak lepas dari kerangka berfikir dari para pembuatnya untuk mengajukan pemikiran ide yang tersurat maupun tersirat.
Film merupakan cerita singkat yang ditampilkan dalam bentuk gambaran atau suara yang dikemas melalui sedemikian rupa dengan permainan kamera, teknik, editing, dan sekenario yang ada.
Tiap film memiliki pesan moral.
Sementara di Indonesia, ada banyak film religi yang bermuatan nilai-nilai keislaman.
Dari film-film itu, ada banyak hal yang bisa dipetik, termasuk di aspek pengasahan rasa kepercayaan diri.
Dalam konteks pondok pesantren, pengasahan rasa percaya diri itu dibutuhkan oleh para santri.
Baik dalam proses pembelajaran di pondok pesantren, maupun dalam kehidupan sehari-harinya kelak saat sudah meninggalkan pondok pesantren.
Artikel ini membahas tentang hubungan film, santri, dan pengasahan rasa percaya diri tersebut.
Dengan metode kajian kepustakaan, menggunakan teori-teori yang berkenaan dengan kepercayaan diri dan konsep diri.
Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat berharga pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, tanpa adanya kepercayaan diri akan menimbulkan banyak masalah pada diri seseorang.
Hal tersebut dikarenakan dengan kepercayaan diri, seseorang mampu untuk mengaktualisasikan segala potensinya.
Oleh karena itu, kepercayaan diri selalu menjadi hal yang penting bagi semua orang, termasuk bagi para santri di pondok pesantren.
Demi mewujudkan kualitas individu yang makin baik.
Related Results
Pelatihan Public Speaking dan Pengasahan Rasa Percaya Diri
Pelatihan Public Speaking dan Pengasahan Rasa Percaya Diri
Abstract
The Muhadharah activity is an effort to foster the self-confidence of santri However, santri often lack self-confidence when they are going to appear in the activity. The ...
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan kondisi spiritualitas keagamaan ustadz-santri di Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung, (2) menemukan pesan komunikasi Ustadz-Santri dalam...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Strategi Pembelajaran Public Speaking Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Warga Belajar
Strategi Pembelajaran Public Speaking Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Warga Belajar
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis (1) strategi pembelajaran public speaking untuk meningkatkan rasa percaya diri warga belajar, (2) kondisi objektif percaya diri wa...
PENGARUH INSECURE TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA SANTRI BABUN NAJAH
PENGARUH INSECURE TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA SANTRI BABUN NAJAH
Keberhasilan sebuah proses pembelajaran sangat erat kaitannya dengan proses interaksi. Pondok pesantren, seorang ustadz/ustazah selain menjadi pengajar harus menjadi uswah/contoh d...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...
Sistem Manajemen Santri Berbasis Web pada Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang
Sistem Manajemen Santri Berbasis Web pada Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki santri dengan kegiatan yang bermacam-macam. Mulai dari kegiatan harian, mingguan, mau pun bulanan. Pada studi kasu...
PELATIHAN DAN PENERAPAN ILMU SHOROF PADA SANTRI TINGKAT ALIYAH DI PONDOK BUMI DAMAI AL-MUHIBBIN
PELATIHAN DAN PENERAPAN ILMU SHOROF PADA SANTRI TINGKAT ALIYAH DI PONDOK BUMI DAMAI AL-MUHIBBIN
Abstrak
Pelaksanaan kegiatan Masyarakat (PKM) pada tahun ini diharapkan dapat memberikan hasil yang baik bagi masyarakat, santri dan terutama sasaran yang dikenai program. Berkaita...

