Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI ORGANOLEPTIK GELATO DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA)

View through CrossRef
Gelato merupakan dessert beku yang digemari karena teksturnya yang lembut dan cita rasanya yang khas. Seiring meningkatnya tren inovasi kuliner yang lebih sehat, pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pengembangan gelato menjadi semakin penting. Tepung labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan bahan yang berpotensi tinggi karena mengandung beta-karoten, serat pangan, vitamin, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan gelato dengan substitusi tepung labu kuning serta mengevaluasi tingkat penerimaan konsumen terhadap produk tersebut berdasarkan warna, tekstur, aroma, dan rasa. Metode eksperimental digunakan melalui tiga uji pendahuluan dengan konsentrasi tepung labu kuning 20 g, 30 g, dan 40 g untuk menentukan formulasi terbaik. Formulasi terpilih kemudian diuji secara organoleptik menggunakan uji hedonik yang melibatkan 35 panelis tidak terlatih. Empat atribut sensorik—warna, tekstur, aroma, dan rasa—dinilai menggunakan skala hedonik lima poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan penambahan 30 g tepung labu kuning menghasilkan karakteristik sensorik yang paling seimbang. Uji hedonik memperlihatkan bahwa gelato dengan 30 g tepung labu kuning memperoleh skor rata-rata warna (4,63), tekstur (4,46), aroma (4,54), dan rasa (4,49), seluruhnya termasuk dalam kategori “sangat disukai.” Temuan ini menunjukkan bahwa substitusi tepung labu kuning pada gelato tidak hanya meningkatkan mutu sensorik, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai gizi produk.
Title: UJI ORGANOLEPTIK GELATO DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA)
Description:
Gelato merupakan dessert beku yang digemari karena teksturnya yang lembut dan cita rasanya yang khas.
Seiring meningkatnya tren inovasi kuliner yang lebih sehat, pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pengembangan gelato menjadi semakin penting.
Tepung labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan bahan yang berpotensi tinggi karena mengandung beta-karoten, serat pangan, vitamin, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan gelato dengan substitusi tepung labu kuning serta mengevaluasi tingkat penerimaan konsumen terhadap produk tersebut berdasarkan warna, tekstur, aroma, dan rasa.
Metode eksperimental digunakan melalui tiga uji pendahuluan dengan konsentrasi tepung labu kuning 20 g, 30 g, dan 40 g untuk menentukan formulasi terbaik.
Formulasi terpilih kemudian diuji secara organoleptik menggunakan uji hedonik yang melibatkan 35 panelis tidak terlatih.
Empat atribut sensorik—warna, tekstur, aroma, dan rasa—dinilai menggunakan skala hedonik lima poin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan penambahan 30 g tepung labu kuning menghasilkan karakteristik sensorik yang paling seimbang.
Uji hedonik memperlihatkan bahwa gelato dengan 30 g tepung labu kuning memperoleh skor rata-rata warna (4,63), tekstur (4,46), aroma (4,54), dan rasa (4,49), seluruhnya termasuk dalam kategori “sangat disukai.
” Temuan ini menunjukkan bahwa substitusi tepung labu kuning pada gelato tidak hanya meningkatkan mutu sensorik, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai gizi produk.

Related Results

Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepun...
substitusi tepung labu kuning(cucurbita moschata flour) pada pembuatan pie susu
substitusi tepung labu kuning(cucurbita moschata flour) pada pembuatan pie susu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan tingkat kesukaan masyarakat pada pie susu tepung labu kuning dilihat dari segi rasa, tekstur, warna, aroma, bentuk, dan kema...
Penambahan Labu Kuning Cucurbita moschata Terhadap Brownies Panggang
Penambahan Labu Kuning Cucurbita moschata Terhadap Brownies Panggang
Baked brownies are baked goods that are square, flat. Yellow pumpkin has the advantage of being used as a processed cake as an effort for business opportunities, one of which is ye...
STUDI PENCAMPURAN LABU KUNING (Cucurbita Moschata) DENGAN TEPUNG BERAS TERHADAP KARAKTERISTIK BISKUIT YANG DIHASILKAN
STUDI PENCAMPURAN LABU KUNING (Cucurbita Moschata) DENGAN TEPUNG BERAS TERHADAP KARAKTERISTIK BISKUIT YANG DIHASILKAN
Tujuan dari penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui penambahan labu kuning tingkat pencampuran dan penambahan labu kuning terhadap perubahankomposisi kimia (kadar air, kad...
PEMANFAATAN LABU KUNING DALAM PEMBUATAN KUE BEBAS GLUTEN
PEMANFAATAN LABU KUNING DALAM PEMBUATAN KUE BEBAS GLUTEN
Kue (cake) merupakan kudapan yang berkarakteristik lembut dan halus, dengan rasa yang cenderung manis. Sebagai jajanan yang populer di kalangan masyarakat, umumnya bahan dasar yang...
Kualitas Cookies Berbahan Campuran Tepung Labu Kuning
Kualitas Cookies Berbahan Campuran Tepung Labu Kuning
Cookies adalah kue kering yang bertekstur renyah, berbentuk pipih dan biasanya berbentuk kecil. Pada umumnya cookies berbahan tepung terigu. Namun kalori yang terkandung dalam tepu...
FORMULASI KRIM BODY SCRUB BERAS KETAN HITAM DAN SARI LABU KUNING SEBAGAI ZAT AKTIF
FORMULASI KRIM BODY SCRUB BERAS KETAN HITAM DAN SARI LABU KUNING SEBAGAI ZAT AKTIF
Body scrub adalah sediaan farmasi dalam bentuk produk perawatan kulit berbutir kasar. Beras ketan hitam dan sari buah labu kuning dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif pada sediaan ...

Back to Top