Javascript must be enabled to continue!
Morfologi Daun Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L) sebagai Respon terhadap Cekaman Kekeringan
View through CrossRef
Sorgum (Sorghum bicolor L.) merupakan salah satu jenis tanaman serealia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai daerah adaptasi yang luas. Sorgum cukup toleran terhadap tanah yang kurang subur atau tanah kritis, sehingga lahan-lahan yang kurang produktif atau lahan tidur bisa ditanami. Sifat sorgum yang tahan kekeringan dan genangan air, menjadi nilai unggul untuk tanaman ini karena mampu dibudidayakan pada lahan marginal serta relatif tahan terhadap gangguan hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan cekaman air terhadap morfologi daun pada 15 aksesi sorgum serta mengetahui aksesi yang mampu bertahan dengan baik pada perlakuan cekaman kekeringan. Pada penelitian ini digunakan 15 aksesi tanaman sorgum dengan 3 perlakuan penyiraman, 30%, 50% dan 80%. Pengamatan morfologi daun menggunakan Li-Cor LI-3000C Portable Leaf Area Meter. Parameter yang diukur antara lain luas daun, panjang daun,lebar daun dan lebar daun maksimal. Berdasarkan penelitian, menunjukan pola berbanding lurus, dimana pada tanaman sorgum yang diberi perlakuan penyiraman 80% secara berturut-turut mempunyai luas daun (cm2), panjang daun (cm), lebar daun (cm) dan lebar daun maksimal (cm) yang lebih besar dibandingkan dengan tanaman sorgum yang diberi perlakuan penyiraman 50% dan 30%. Adapun aksesi tanaman sorgum yang mempunyai kemampuan pertumbuhan baik dan toleran terhadap cekaman kekeringan yaitu aksesi 6 – 1115 C.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Morfologi Daun Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L) sebagai Respon terhadap Cekaman Kekeringan
Description:
Sorgum (Sorghum bicolor L.
) merupakan salah satu jenis tanaman serealia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai daerah adaptasi yang luas.
Sorgum cukup toleran terhadap tanah yang kurang subur atau tanah kritis, sehingga lahan-lahan yang kurang produktif atau lahan tidur bisa ditanami.
Sifat sorgum yang tahan kekeringan dan genangan air, menjadi nilai unggul untuk tanaman ini karena mampu dibudidayakan pada lahan marginal serta relatif tahan terhadap gangguan hama dan penyakit.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan cekaman air terhadap morfologi daun pada 15 aksesi sorgum serta mengetahui aksesi yang mampu bertahan dengan baik pada perlakuan cekaman kekeringan.
Pada penelitian ini digunakan 15 aksesi tanaman sorgum dengan 3 perlakuan penyiraman, 30%, 50% dan 80%.
Pengamatan morfologi daun menggunakan Li-Cor LI-3000C Portable Leaf Area Meter.
Parameter yang diukur antara lain luas daun, panjang daun,lebar daun dan lebar daun maksimal.
Berdasarkan penelitian, menunjukan pola berbanding lurus, dimana pada tanaman sorgum yang diberi perlakuan penyiraman 80% secara berturut-turut mempunyai luas daun (cm2), panjang daun (cm), lebar daun (cm) dan lebar daun maksimal (cm) yang lebih besar dibandingkan dengan tanaman sorgum yang diberi perlakuan penyiraman 50% dan 30%.
Adapun aksesi tanaman sorgum yang mempunyai kemampuan pertumbuhan baik dan toleran terhadap cekaman kekeringan yaitu aksesi 6 – 1115 C.
Related Results
EVALUASI KANDUNGAN BRIX PADA BATANG TANAMAN PLASMA NUTFAH SORGUM (Sorghum bicolor L. (Moench)) Brix Content Evaluation of Sorghum Stem Germplasm (Sorghum bicolor L. (Moench))
EVALUASI KANDUNGAN BRIX PADA BATANG TANAMAN PLASMA NUTFAH SORGUM (Sorghum bicolor L. (Moench)) Brix Content Evaluation of Sorghum Stem Germplasm (Sorghum bicolor L. (Moench))
<p>Biji sorgum dimanfaatkan sebagai sumber pangan, pakan dan bahan industri. Batang tanaman sorgum umumnya mengandung senyawa gula, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai minuma...
PENANAMAN BENIH SORGUM DALAM KEGIATAN PENGABDIAN DESA DI DESA GUNUNGMANIK KUNINGAN
PENANAMAN BENIH SORGUM DALAM KEGIATAN PENGABDIAN DESA DI DESA GUNUNGMANIK KUNINGAN
Abstract
The sorghum plant is a cereal plant. Sorghum has long been known in Indonesia but was forgotten. This plant has a long history as a main food source in several regions. H...
PENGGUNAAN RADIASI MULTIGAMMA UNTUK REKAYASA GENETIK TANAMAN SORGUM LOKAL ASAL NIKI-NIKI SOE
PENGGUNAAN RADIASI MULTIGAMMA UNTUK REKAYASA GENETIK TANAMAN SORGUM LOKAL ASAL NIKI-NIKI SOE
Abstrak
Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode radiasi multigamma untuk rekayasa genetik pada tanamn sorgum lokal asal Niki-Niki Soe di Desa Penfui, Kecamatan K...
Analisis Karakteristik Kekeringan DAS Kapuas Kalimantan Barat Berdasarkan Luaran Global Climate Model
Analisis Karakteristik Kekeringan DAS Kapuas Kalimantan Barat Berdasarkan Luaran Global Climate Model
Daerah aliran sungai (DAS) Kapuas, walaupun berada di wilayah benua maritim Indonesia dengan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun, namun sering mengalami kebakaran lahan dan hut...
Uji Daya Hasil Beberapa Varietas Sorgum (Sorghum bicolor L.) yang Ditumpangsarikan dengan Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) Lokal Lombok Utara
Uji Daya Hasil Beberapa Varietas Sorgum (Sorghum bicolor L.) yang Ditumpangsarikan dengan Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) Lokal Lombok Utara
Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hasil beberapa varietas sorgum, heritabilitas, korelasi antara hasil sorgum dengan karakter kuantitatif yang lainnya pada tumpangsari de...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Karakter Kuantitatif Kacang Tanah Lokal Lombok Utara pada Tumpangsari dengan Berbagai Varietas dan Jumlah Tanaman Sorgum per Lubang
Karakter Kuantitatif Kacang Tanah Lokal Lombok Utara pada Tumpangsari dengan Berbagai Varietas dan Jumlah Tanaman Sorgum per Lubang
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter kuantitatif kacang tanah lokal Lombok Utara, heritabilitas, korelasi kacang tanah pada tumpangsari dengan berbagai varietas dan...
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
<p>Bencana kekeringan merupakan bencana yang terjadi ketika ketersediaan air tanah tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih penduduk. Selama beberapa bulan terakhir di tahu...

