Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Laju Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Dan Pendidikan Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten Garut (Tahun 2012-2021)
View through CrossRef
Kemiskinan merupakan salah satu fenomena penyakit ekonomi makro yang dihadapi oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Kemiskinan merupakan suatu keadaan dimana seorang individu atau sekelompok orang yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan ekonomi yaitu laju penurunan tingkat penduduk miskin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh laju pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan pendidikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut. Pada tahun 2021 Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbanyak diantara kabupaten lainnya di Jawa Barat. Kabupaten Garut menempati posisi ke dua jumlah penduduk miskin terbanyak setelah Kabupaten Bogor yaitu sebanyak 281,4 ribu jiwa penduduk miskin.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Analisis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan variabel laju pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan pendidikan sebagai variabel independen dan kemiskinan sebagai variabel dependen. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berdasarkan time series yang tersedia di situs resmi Badan Pusat Satatistika Kabupaten Garut periode tahun 2012-2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) laju pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut; (2) Pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut; (3) Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut.
Title: Pengaruh Laju Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Dan Pendidikan Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten Garut (Tahun 2012-2021)
Description:
Kemiskinan merupakan salah satu fenomena penyakit ekonomi makro yang dihadapi oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia.
Kemiskinan merupakan suatu keadaan dimana seorang individu atau sekelompok orang yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.
Salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan ekonomi yaitu laju penurunan tingkat penduduk miskin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh laju pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan pendidikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut.
Pada tahun 2021 Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbanyak diantara kabupaten lainnya di Jawa Barat.
Kabupaten Garut menempati posisi ke dua jumlah penduduk miskin terbanyak setelah Kabupaten Bogor yaitu sebanyak 281,4 ribu jiwa penduduk miskin.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif.
Analisis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan variabel laju pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan pendidikan sebagai variabel independen dan kemiskinan sebagai variabel dependen.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berdasarkan time series yang tersedia di situs resmi Badan Pusat Satatistika Kabupaten Garut periode tahun 2012-2021.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) laju pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut; (2) Pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut; (3) Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Garut.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh belanja daerah, investasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Jambi
Pengaruh belanja daerah, investasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis perkembangan pengangguran terbuka kabupaten/kota di Provinsi Jambi; (2) menganalisis pengaruh belanja daerah, investasi, dan pertum...
Analisis Kemiskinan di Provinsi D.I Yogyakarta
Analisis Kemiskinan di Provinsi D.I Yogyakarta
Abstract. Poverty is a serious problem that exists in Indonesia, especially the Province in D.I Yogyakarta. Poverty occurs due to various factors, including the high unemployment r...
PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA
PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA
Kemiskinan menjadi salah satu penghambat sulitnya suatu daerah/negara untuk maju. Kemiskinan menyebabkan menurunnya kualitas sumberdaya manusia, akibat ketidakmampuan mengakses pen...
PENGARUH KINERJA PEOPLE DAN PHYSICAL EVIDENCE TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP (Survei Terhadap Tamu Hotel Kampung Sumber Alam Garut)
PENGARUH KINERJA PEOPLE DAN PHYSICAL EVIDENCE TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP (Survei Terhadap Tamu Hotel Kampung Sumber Alam Garut)
Salah satu hotel yang ikut berperan dalam industri perhotelan di Kabupaten Garut adalah Hotel Kampung Sumber Alam. Hal tersebut membuat Hotel Kampung Sumber Alam Garut menciptakan ...
PENGARUH PDRB, PENGANGGURAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA
PENGARUH PDRB, PENGANGGURAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA
Kemiskinan merupakan permasalahan yang dihadapi oleh berbagai negara didunia. Faktor makro seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran dan indeks pembangunan manusia merupaka...

