Javascript must be enabled to continue!
Aplikasi Metode Full Costing Dalam Penentuan BEP Pada Produk Diversifikasi Moringa
View through CrossRef
Penetapan harga produk pangan dari hasil diversifikasi Moringa yang tepat dan kompetitif merupakan salah satu dasar dalam upaya meningkatkan daya saing dan keuntungan bagi produsen olahan pangan lokal. Dalam hal ini, metode full costing dapat menjadi salah satu alat untuk menetapkan harga yang optimal. Pelaksanaan penelitian di TEFA Indi. Eat& Co. Politeknik Pertanian Negeri Kupang, dengan tujuan untuk menganalisis penerapan metode full costing dalam penentuan harga pokok produksi diversifikasi Moringa dengan menggunakan metode full costing, dan mengevaluasi efektivitas metode full costing pada 3 produk yaitu Teh Celup Daun Kelor, Mie Kelor Kering, dan Snack Bar Biji Kelor. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung total seluruh biaya yang ditimbulkan selama produksi produk Moringa mencakup biaya bahan utama, bahan penolong, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead . Hasil penelitian menunjukkan bahwa hargp pokok untuk produk Teh Celup Daun Kelor, Mie Kelor Kering, dan Snack Bar Biji Kelor yaitu Rp. 33.992,736, Rp. 7.173,845, dan Rp. 11.036,604. Metode full costing terbukti efektif dalam penentuan harga pokok pada produk diversifikasi Moringa, karena metode ini memperhitungkan semua biaya yang terkait selama proses produksi produk.
Title: Aplikasi Metode Full Costing Dalam Penentuan BEP Pada Produk Diversifikasi Moringa
Description:
Penetapan harga produk pangan dari hasil diversifikasi Moringa yang tepat dan kompetitif merupakan salah satu dasar dalam upaya meningkatkan daya saing dan keuntungan bagi produsen olahan pangan lokal.
Dalam hal ini, metode full costing dapat menjadi salah satu alat untuk menetapkan harga yang optimal.
Pelaksanaan penelitian di TEFA Indi.
Eat& Co.
Politeknik Pertanian Negeri Kupang, dengan tujuan untuk menganalisis penerapan metode full costing dalam penentuan harga pokok produksi diversifikasi Moringa dengan menggunakan metode full costing, dan mengevaluasi efektivitas metode full costing pada 3 produk yaitu Teh Celup Daun Kelor, Mie Kelor Kering, dan Snack Bar Biji Kelor.
Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung total seluruh biaya yang ditimbulkan selama produksi produk Moringa mencakup biaya bahan utama, bahan penolong, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hargp pokok untuk produk Teh Celup Daun Kelor, Mie Kelor Kering, dan Snack Bar Biji Kelor yaitu Rp.
33.
992,736, Rp.
7.
173,845, dan Rp.
11.
036,604.
Metode full costing terbukti efektif dalam penentuan harga pokok pada produk diversifikasi Moringa, karena metode ini memperhitungkan semua biaya yang terkait selama proses produksi produk.
Related Results
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA WARUNG STMJ BURJO KABUPATEN TABALONG
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA WARUNG STMJ BURJO KABUPATEN TABALONG
Penentuan harga pokok produksi merupakan hal yang sangat penting, dengan perhitungan yang tepat dan akurat maka usaha dapat melakukan perencanaan, pengendalian, biaya dan membantu ...
ANALISIS METODE FULL COSTING DALAM PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK (STUDI UKM JAMUR CRISPY FCK)
ANALISIS METODE FULL COSTING DALAM PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK (STUDI UKM JAMUR CRISPY FCK)
Metode full costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang menghitung semua unsur biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead baik yang berperila...
Targeting strategies of antenatal balanced energy and protein supplementation in Addis Ababa, Ethiopia: study protocol for a randomized effectiveness study
Targeting strategies of antenatal balanced energy and protein supplementation in Addis Ababa, Ethiopia: study protocol for a randomized effectiveness study
Abstract
Background
Antenatal balanced energy and protein (BEP) supplements have well-documented benefits for pregnancy outcomes. However, considera...
Mutu teh celup dengan campuran bubuk sereh (Cymbopogon citratus) dan bubuk kelor (Moringa oleifera)
Mutu teh celup dengan campuran bubuk sereh (Cymbopogon citratus) dan bubuk kelor (Moringa oleifera)
Moringa is one of potential raw material of herbal tea. Moringa tea had disadvantage is a off-flavour aroma. The addition of lemongrass hopefully can reduce the off-flavour aroma ...
ANALISIS PENGEMBANGAN STRATEGI DIVERSIFIKASI PRODUK HILIR TEKSTIL (STUDI KASUS DI CV AZKA SYAHRANI)
ANALISIS PENGEMBANGAN STRATEGI DIVERSIFIKASI PRODUK HILIR TEKSTIL (STUDI KASUS DI CV AZKA SYAHRANI)
The textile and textile product industry experienced a decrease in absorption in the domestic market due to increased imported products, both in terms of quantity and models offere...
Extraction And Phytochemical Screening of Ethanol Extract And Simplicia of Moringa Leaf (Moringa Oleifera Lam.) From Sidikalang, North Sumatera
Extraction And Phytochemical Screening of Ethanol Extract And Simplicia of Moringa Leaf (Moringa Oleifera Lam.) From Sidikalang, North Sumatera
Moringa leaf is a plant that has many uses that comes from the family Moringaceae and it is a tropical plant that is familiar to Indonesian people. Pharmacologically, this plant ex...
Analgesic Activity Combination of Dry Extract of Meniran Leaves (Phyllanthus niruri L.) and Moringa Leaves (Moringa oleifera L.) Using the Chemical Induction Method: Invivo Study
Analgesic Activity Combination of Dry Extract of Meniran Leaves (Phyllanthus niruri L.) and Moringa Leaves (Moringa oleifera L.) Using the Chemical Induction Method: Invivo Study
Analgesics are drugs that selectively reduce pain in the central nervous system or peripheral pain mechanisms without significantly changing consciousness. This study aims to deter...
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Abstract. The gastrointestinal tract infection is a disease that often occurs in Indonesia. This disease caused by pathogenic bacteria such as Staphylococcus aureus, Escherichia co...

