Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Menggunakan Metode CORELAP
View through CrossRef
Abstract. Facility layout plays a crucial role in ensuring smooth material flow between production processes. An inappropriate layout can lead to long material handling distances, high movement frequency, and backtracking, which reduce production efficiency. This study aims to evaluate and improve the efficiency of a production facility layout by considering material handling distance, movement frequency, and material weight. The research was conducted as a case study at the production area of PT X, covering the casting workshop, machining workshop, water meter assembly workshop (BAM), and plastic machining and assembly workshop (BPK). Material flow analysis was carried out using the From to Chart (FTC) method to identify flow patterns and backtracking, while layout redesign was performed using the Computerized Relationship Layout Planning (CORELAP) method to generate layout alternatives. Each alternative was evaluated by calculating rectilinear distance multiplied by movement frequency to obtain the movement cost. The results indicate that the proposed layouts reduced movement cost by 1.13% for the overall workshop layout, 23% for the BAM workshop, and 11% for the BPK workshop. These findings demonstrate that the application of FTC analysis and the CORELAP method effectively improves material flow efficiency and overall production system performance.
Abstrak. Tata letak fasilitas produksi memiliki peranan penting dalam menjamin kelancaran aliran material antar proses. Tata letak yang tidak sesuai dengan pola aliran material dapat menyebabkan jarak perpindahan yang panjang, frekuensi perpindahan tinggi, serta terjadinya aliran balik, sehingga menurunkan efisiensi sistem produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan efisiensi tata letak fasilitas produksi dengan mempertimbangkan jarak perpindahan, frekuensi perpindahan, dan berat material. Studi kasus dilakukan pada area produksi PT Multi Instrumentasi yang meliputi bengkel pengecoran, permesinan, assembly meter air (BAM), serta permesinan plastik dan assembly (BPK). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis aliran material menggunakan From to Chart (FTC) untuk mengidentifikasi pola aliran dan backtracking, serta metode Computerized Relationship Layout Planning (CORELAP) untuk menghasilkan alternatif tata letak. Setiap alternatif dievaluasi menggunakan rectilinear distance yang dikalikan dengan frekuensi perpindahan untuk memperoleh movement cost. Hasil penelitian menunjukkan penurunan movement cost sebesar 1,13% pada tata letak keseluruhan bengkel, 23% pada bengkel BAM, dan 11% pada bengkel BPK. Dengan demikian, perancangan ulang tata letak menggunakan FTC dan CORELAP terbukti mampu meningkatkan efisiensi aliran material dan kinerja sistem produksi.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Menggunakan Metode CORELAP
Description:
Abstract.
Facility layout plays a crucial role in ensuring smooth material flow between production processes.
An inappropriate layout can lead to long material handling distances, high movement frequency, and backtracking, which reduce production efficiency.
This study aims to evaluate and improve the efficiency of a production facility layout by considering material handling distance, movement frequency, and material weight.
The research was conducted as a case study at the production area of PT X, covering the casting workshop, machining workshop, water meter assembly workshop (BAM), and plastic machining and assembly workshop (BPK).
Material flow analysis was carried out using the From to Chart (FTC) method to identify flow patterns and backtracking, while layout redesign was performed using the Computerized Relationship Layout Planning (CORELAP) method to generate layout alternatives.
Each alternative was evaluated by calculating rectilinear distance multiplied by movement frequency to obtain the movement cost.
The results indicate that the proposed layouts reduced movement cost by 1.
13% for the overall workshop layout, 23% for the BAM workshop, and 11% for the BPK workshop.
These findings demonstrate that the application of FTC analysis and the CORELAP method effectively improves material flow efficiency and overall production system performance.
Abstrak.
Tata letak fasilitas produksi memiliki peranan penting dalam menjamin kelancaran aliran material antar proses.
Tata letak yang tidak sesuai dengan pola aliran material dapat menyebabkan jarak perpindahan yang panjang, frekuensi perpindahan tinggi, serta terjadinya aliran balik, sehingga menurunkan efisiensi sistem produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan efisiensi tata letak fasilitas produksi dengan mempertimbangkan jarak perpindahan, frekuensi perpindahan, dan berat material.
Studi kasus dilakukan pada area produksi PT Multi Instrumentasi yang meliputi bengkel pengecoran, permesinan, assembly meter air (BAM), serta permesinan plastik dan assembly (BPK).
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis aliran material menggunakan From to Chart (FTC) untuk mengidentifikasi pola aliran dan backtracking, serta metode Computerized Relationship Layout Planning (CORELAP) untuk menghasilkan alternatif tata letak.
Setiap alternatif dievaluasi menggunakan rectilinear distance yang dikalikan dengan frekuensi perpindahan untuk memperoleh movement cost.
Hasil penelitian menunjukkan penurunan movement cost sebesar 1,13% pada tata letak keseluruhan bengkel, 23% pada bengkel BAM, dan 11% pada bengkel BPK.
Dengan demikian, perancangan ulang tata letak menggunakan FTC dan CORELAP terbukti mampu meningkatkan efisiensi aliran material dan kinerja sistem produksi.
Related Results
Perancangan Tata Letak Gudang Berdasarkan Volume Penyimpanan Bahan Baku dengan Metode Corelap (Studi Kasus: CV Sri Rezeki)
Perancangan Tata Letak Gudang Berdasarkan Volume Penyimpanan Bahan Baku dengan Metode Corelap (Studi Kasus: CV Sri Rezeki)
Abstract. The focus of this paper is on the storage of bread raw materials in warehouses. Based on the results of observations and interviews. In the current storage of raw materia...
Literature Review : Teknik Perancangan Tata Letak Fasilitas Gudang Pada Perushaan Manufaktur Yang Efisien
Literature Review : Teknik Perancangan Tata Letak Fasilitas Gudang Pada Perushaan Manufaktur Yang Efisien
Tata letak fasilitas adalah salah satu kunci penting perusahaan untuk dapat meningkatkan produktivitas. Tata letak fasilitas melibatkan pengaturan fisik yang sistematis dari berbag...
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Tata letak fasilitas merupakan salah satu hal yang menunjang kelancaran kerja suatu perusahaan. Tata letak fasilitas yang baik dapat memperlancar proses produksi dan mencegah terja...
Simulasi Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Untuk Meningkatkan Output Produksi Tas pada PT. TIJ
Simulasi Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Untuk Meningkatkan Output Produksi Tas pada PT. TIJ
Intisari— PT. TIJ adalah perusahaan yang memproduksi tas wanita. Salah satu hasil produksi dengan permintaan yang tinggi adalah tas yang dipasarkan dengan merk jual LC. Permasalaha...
PERANCANGAN ULANG DAN SIMULASI TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI GRIPPER RUBBER SEAL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CORELAP, ALDEP, DAN FLEXSIM
PERANCANGAN ULANG DAN SIMULASI TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI GRIPPER RUBBER SEAL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CORELAP, ALDEP, DAN FLEXSIM
ABC adalah salah satu perusahaan yang berusaha di bidang manufaktur penghasil gripper rubber seal. Perusahaan ini memiliki masalah dalam tata letak lantai produksinya yaitu terdap...
Penerapan Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Terhadap Ongkos Material Handling (OMH): Systematic Literature Review
Penerapan Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Terhadap Ongkos Material Handling (OMH): Systematic Literature Review
Perancangan ulang tata letak fasilitas merupakan tata cara pengaturan departemen-departemen pada pabrik guna menunjang kelancaran proses produksi. pengaturan ini menggunakan area (...
Redesain Tata Letak Fasilitas Proses Produksi Pangan
Redesain Tata Letak Fasilitas Proses Produksi Pangan
Tata letak pabrik penting dalam mengatur area produksi dan memaksimalkan penggunaan ruang yang ada. Penataan yang baik mampu memperlancar aliran material, mengurangi jarak perpinda...
Perancangan Tata Letak Fasilitas Metode CRAFT (Computerized Relative Allocation Facility Technique)
Perancangan Tata Letak Fasilitas Metode CRAFT (Computerized Relative Allocation Facility Technique)
Abstract. The layout of production facilities is a crucial factor in supporting the smooth operation of manufacturing processes. CV. XYZ faces issues related to inefficient facilit...

