Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perubahan Sosial di Kelurahan Tello Baru Melalui Program Lorong Wisata

View through CrossRef
Perubahan sosial yang terjadi di Kelurahan Tello Baru menjadi ekowisata tidak hanya perubahan lingkungan tetapi juga perubahan sosial dan ekonomi. Perubahan tersebut merupakan perubahan yang direncanakan oleh agen dan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara agen dan struktur dalam menciptakan perubahan sosial di Kelurahan Tello Baru menjadi ekowisata melalui program Lorong Wisata. Analisis penelitian menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens yang menjelaskan hubungan antara agen dan struktur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relasi antara agen dan struktur terjalin melalui praktik sosial dominasi, signifikansi dan legitimasi. Dominasi yang dimiliki agen adalah penguasaan atas masyarakat dan fasilitas. Praktik sosial gugus signifikansi terwujud melalui produksi wacana oleh penguasaan agen dalam pengelolaan ekowisata. Gugus legitimasi terwujud ketika agen mendapat dukungan struktur dari pihak pemerintah Kota Makassar.
Lembaga Riset dan Inovasi, Universitas Muhammadiyah Sorong
Title: Perubahan Sosial di Kelurahan Tello Baru Melalui Program Lorong Wisata
Description:
Perubahan sosial yang terjadi di Kelurahan Tello Baru menjadi ekowisata tidak hanya perubahan lingkungan tetapi juga perubahan sosial dan ekonomi.
Perubahan tersebut merupakan perubahan yang direncanakan oleh agen dan struktur.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara agen dan struktur dalam menciptakan perubahan sosial di Kelurahan Tello Baru menjadi ekowisata melalui program Lorong Wisata.
Analisis penelitian menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens yang menjelaskan hubungan antara agen dan struktur.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data observasi, wawancara dan dokumentasi.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa relasi antara agen dan struktur terjalin melalui praktik sosial dominasi, signifikansi dan legitimasi.
Dominasi yang dimiliki agen adalah penguasaan atas masyarakat dan fasilitas.
Praktik sosial gugus signifikansi terwujud melalui produksi wacana oleh penguasaan agen dalam pengelolaan ekowisata.
Gugus legitimasi terwujud ketika agen mendapat dukungan struktur dari pihak pemerintah Kota Makassar.

Related Results

Karakteristik Lorong Vertikal Dan Chambers Gua Karst Kabupaten Malang
Karakteristik Lorong Vertikal Dan Chambers Gua Karst Kabupaten Malang
Gua merupakan ruang alamiah yang dapat dimasuki oleh manusia. Gua memiliki kenampakan berupa lorong vertikal, horizontal, maupun kedua lorong tersebut. Kajian ini bertujuan untuk m...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Potensi Gua Coban Perawan Dan Sekitarnya Untuk Menunjang Wisata Minat Khusus Di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang-Indonesia
Potensi Gua Coban Perawan Dan Sekitarnya Untuk Menunjang Wisata Minat Khusus Di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang-Indonesia
Gua Coban Perawan berada pada Kawasan bentangalam karst di Desa Sidodadi Kecamatan Gedangan. Tujuan penelitian adalah 1). menganalisis sebaran kenampakan karst di sekitar Gua Coban...
POTENSI WISATA DAN UNSUR-UNSUR PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG KOTA DI KELURAHAN SUDIROPRAJAN SURAKARTA
POTENSI WISATA DAN UNSUR-UNSUR PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG KOTA DI KELURAHAN SUDIROPRAJAN SURAKARTA
Pemerintah Kota Surakarta berupaya mengembangkan wisata kampung kota untuk meningkatkan daya tarik wisata dan pariwisata yang bisa berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarak...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
ABSTRAKSebuah objek wisata akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, menyediakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah apabila objek wisata tersebut ramai dik...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

Back to Top