Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KERAGAMAN ADOPSI PERTANIAN BERKELANJUTAN UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI DESA MOLINTOGUPO DAN DESA PANCURAN, PROVINSI GORONTALO

View through CrossRef
Tingkat pengetahuan petani khususnya petani jagung dalam keragaman adopsi pertanian berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim masih tergolong sangat rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat pemahaman  pertanian berkelanjutan yang direkomendasikan dalam penyuluhan kepada petani jagung, dan mengidentifikasi karakteristik petani jagung yang relevan terhadap adopsi petani jagung terhadap pertanian berkelanjutan. Total responden berjumlah sebanyak 60 petani jagung yang ada di Desa Molintogupo dan Desa Pancuran, Kecamatan Suwawa diwawancara melalui pembagian kuesioner yang terkait pengetahuan pertanian berkelanjutan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif yang dilakukan untuk menentukan seberapa paham praktek pertanian berkelanjutan oleh petani jagung yang ada pada dua Desa. Uji statistik digunakan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan petani jagung terhadap perbandingan antara dua desa yang  menunjukan perbandingan dua desa bersignifikan dengan  tingkat pemahaman yang kuat terhadap pentingnya pengurangan pembakaran limbah jagung.  
Title: KERAGAMAN ADOPSI PERTANIAN BERKELANJUTAN UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI DESA MOLINTOGUPO DAN DESA PANCURAN, PROVINSI GORONTALO
Description:
Tingkat pengetahuan petani khususnya petani jagung dalam keragaman adopsi pertanian berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim masih tergolong sangat rendah.
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat pemahaman  pertanian berkelanjutan yang direkomendasikan dalam penyuluhan kepada petani jagung, dan mengidentifikasi karakteristik petani jagung yang relevan terhadap adopsi petani jagung terhadap pertanian berkelanjutan.
Total responden berjumlah sebanyak 60 petani jagung yang ada di Desa Molintogupo dan Desa Pancuran, Kecamatan Suwawa diwawancara melalui pembagian kuesioner yang terkait pengetahuan pertanian berkelanjutan.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif yang dilakukan untuk menentukan seberapa paham praktek pertanian berkelanjutan oleh petani jagung yang ada pada dua Desa.
Uji statistik digunakan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan petani jagung terhadap perbandingan antara dua desa yang  menunjukan perbandingan dua desa bersignifikan dengan  tingkat pemahaman yang kuat terhadap pentingnya pengurangan pembakaran limbah jagung.
 .

Related Results

Adopsi pertanian berkelanjutan dalam usahatani jagung untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Desa Bonedaa
Adopsi pertanian berkelanjutan dalam usahatani jagung untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Desa Bonedaa
Perubahan iklim yang terjadi akibat pengelolaan pertanian yang kurang bijaksana menunjukkan pentingnya penerapan praktik pertanian berkelanjutan di tingkat petani, salah satunya ad...
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
Abstrak: Analisis Dan Evaluasi Kinerja Bundaran Saronde Kota Gorontalo. Dengan semakin banyaknya pembangunan yang terjadi di Kota Gorontalo, maka perlu adanya tinjauan ulang atau e...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MITIGASI PERUBAHAN IKLIM MELALUI KEGIATAN BELAJAR CERIA SAIN KONSERVASI LAHAN GAMBUT DI DESA HABARIN HURUNG PALANGKA RAYA
MITIGASI PERUBAHAN IKLIM MELALUI KEGIATAN BELAJAR CERIA SAIN KONSERVASI LAHAN GAMBUT DI DESA HABARIN HURUNG PALANGKA RAYA
Damage to peatlands causes greenhouse emissions which contribute to climate change. Climate change has impacted many aspects of human life. Mitigation of climate change must be car...
Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Pertanian di Pedesaan : Adaptasi dan Mitigasi
Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Pertanian di Pedesaan : Adaptasi dan Mitigasi
Perubahan iklim telah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pertanian di pedesaan. Dampak perubahan iklim dapat berupa peningkatan suhu, curah hujan yang tidak menentu, kekeri...
Pembentukan Undang-Undang Perubahan Iklim: Langkah Responsif Menuju Keadilan Iklim
Pembentukan Undang-Undang Perubahan Iklim: Langkah Responsif Menuju Keadilan Iklim
Berdasarkan data dari Global Carbon Budget, Indonesia berada di peringkat kedua sebagai negara penghasil emisi karbon dari sektor alih fungsi lahan pada tahun 2023. Kondisi ini jel...
Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis QR Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah
Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis QR Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah
Fokus kegiatan melaksanakan 'Diseminasi Informasi Perubahan Iklim Berbasis Quick Response Code di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah'. Ini upaya mendorong terbentuknya sektor par...
Religious Transformation of Kampung ‘Preman’
Religious Transformation of Kampung ‘Preman’
This article aims to narrate a chronological history of the religious transformation and the history of Islamic educational institutions in Kampung ‘Preman’ Pancuran Salatiga, with...

Back to Top