Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS CHANGE ORDER RATIO PADA PROYEK BENGKEL SPBU

View through CrossRef
Vehicles are one of the supporting facilities used for daily activities. Vehicles are usually maintained so that they are always in prime condition and suitable for use in the workshop. Currently, there are many workshops that we can find anywhere. The workshop used to carry out maintenance must go through a construction process. Insufficient planning for workshop projects can result in additional work or change orders. This research aims to determine the value of change orders in the Public Fuel Filling Station (SPBU) workshop project and find the main causes of change orders based on job category. This research uses change order value ratio data from 32 workshop projects in Jabodetabek whose construction took place from November 2022 to March 2023. Based on the results of research and calculations, the average change order ratio value for workshop projects for the work category was 48.614%, where there were The average value of change order ratio in addition is 37.669% and the average value of change orders in subtraction is 10.945%. Electrical and structural work is the work category that is the main cause of change orders. Abstrak Kendaraan merupakan salah satu fasilitas pendukung yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Kendaraan biasannya dilakukan pemeliharaan agar selalu dalam kondisi prima dan layak digunakan di bengkel. Saat ini terdapat banyak bengkel yang dapat kita temui dimanapun. Bengkel yang digunakan untuk melakukan pemeliharaan harus melalui proses pembangunan. Perencanaan pada proyek bengkel yang kurang matang menimbulkan terjadinya pekerjaan tambah kurang atau change order. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai change order pada proyek bengkel Stasion Pengisi Bahan Bakar Umum (SPBU) dan menemukan penyebab utama terjadinya change order bedasarkan kategori pekerjaan. Penelitian ini menggunakan data rasio nilai change order dari 32 proyek bengkel di Jabodetabek yang konstruksinya berlangsung selama November tahun 2022 hingga Maret 2023. Bedasarkan hasil penelitian dan perhitungan, diperoleh nilai rata-rata change order ratio pada proyek bengkel untuk kategori pekerjaan sebesar 48,614% dimana terdapat nilai rata-rata change order ratio in additional sebesar 37,669% dan nilai rata-rata change order in subtraction sebesar 10,945%. Pekerjaan electrical dan structure menjadi kategori pekerjaan yang menjadi penyebab utama change order.
Title: ANALISIS CHANGE ORDER RATIO PADA PROYEK BENGKEL SPBU
Description:
Vehicles are one of the supporting facilities used for daily activities.
Vehicles are usually maintained so that they are always in prime condition and suitable for use in the workshop.
Currently, there are many workshops that we can find anywhere.
The workshop used to carry out maintenance must go through a construction process.
Insufficient planning for workshop projects can result in additional work or change orders.
This research aims to determine the value of change orders in the Public Fuel Filling Station (SPBU) workshop project and find the main causes of change orders based on job category.
This research uses change order value ratio data from 32 workshop projects in Jabodetabek whose construction took place from November 2022 to March 2023.
Based on the results of research and calculations, the average change order ratio value for workshop projects for the work category was 48.
614%, where there were The average value of change order ratio in addition is 37.
669% and the average value of change orders in subtraction is 10.
945%.
Electrical and structural work is the work category that is the main cause of change orders.
Abstrak Kendaraan merupakan salah satu fasilitas pendukung yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari.
Kendaraan biasannya dilakukan pemeliharaan agar selalu dalam kondisi prima dan layak digunakan di bengkel.
Saat ini terdapat banyak bengkel yang dapat kita temui dimanapun.
Bengkel yang digunakan untuk melakukan pemeliharaan harus melalui proses pembangunan.
Perencanaan pada proyek bengkel yang kurang matang menimbulkan terjadinya pekerjaan tambah kurang atau change order.
Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai change order pada proyek bengkel Stasion Pengisi Bahan Bakar Umum (SPBU) dan menemukan penyebab utama terjadinya change order bedasarkan kategori pekerjaan.
Penelitian ini menggunakan data rasio nilai change order dari 32 proyek bengkel di Jabodetabek yang konstruksinya berlangsung selama November tahun 2022 hingga Maret 2023.
Bedasarkan hasil penelitian dan perhitungan, diperoleh nilai rata-rata change order ratio pada proyek bengkel untuk kategori pekerjaan sebesar 48,614% dimana terdapat nilai rata-rata change order ratio in additional sebesar 37,669% dan nilai rata-rata change order in subtraction sebesar 10,945%.
Pekerjaan electrical dan structure menjadi kategori pekerjaan yang menjadi penyebab utama change order.

Related Results

Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
Penataan Bengkel Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon
Penataan Bengkel Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon
Manajemen bengkel merupakan cara untuk mengatur segala sesuatu dan sumber daya yang ada pada bengkel secara efektif dan efisien. Bengkel merupakan bagian dari sarana pendidikan, me...
STANDARISASI BENGKEL PENDIDIKAN OTOMATIS BERBASIS INDUSTRI
STANDARISASI BENGKEL PENDIDIKAN OTOMATIS BERBASIS INDUSTRI
Bengkel otomotif adalah salah satu bengkel D3 Jurusan Teknik Mesin di Politeknik negeri Ambon, Bengkel ini merupakan sarana praktikum dan riset mahasiswa dan dosen terkhusus dalam ...
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG – BANTEN
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG – BANTEN
Pembangunan suatu SPBU memerlukan perencanaan saluran drainase baik bagi keperluan drainase dalam SPBU maupun untuk keperluan drainase lingkungan. Drainase lingkungan d...
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG - BANTEN
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG - BANTEN
Pembangunan suatu SPBU memerlukan perencanaan saluran drainase baik bagi keperluan drainase dalam SPBU maupun untuk keperluan drainase lingkungan. Drainase lingkungan diperlukan se...
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Earned Value Management (EVM) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur dan mengelola kinerja proyek dengan membandingkan nilai sebenarnya yang telah dikerjakan dengan ...
PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP TRUST PADA PELANGGAN BENGKEL DEALER DAIHATSU CABANG MAUMERE
PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP TRUST PADA PELANGGAN BENGKEL DEALER DAIHATSU CABANG MAUMERE
Trust adalah kepercayaan atau keyakinan pihak tertentu terhadap yang lain dalam mempertahankan suatu hubungan serta kesediaan perusahaan untuk bergantung pada mitra bisnis. Sedangk...
Penerapan Konsep Earned Value Pada Proyek Konstruksi Jalan Tol (Studi Kasus Ruas Jalan Tol Kayuagung - Palembang -Betung)
Penerapan Konsep Earned Value Pada Proyek Konstruksi Jalan Tol (Studi Kasus Ruas Jalan Tol Kayuagung - Palembang -Betung)
Pembangunan infrastruktur jalan tol merupakan salah satu jenis proyek konstruksi yang memiliki lingkup pekerjaan yang kompleks, durasi pelaksanaan pekerjaan yang lama, dan membutuh...

Back to Top