Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONSEP MANUSIA SEMPURNA PERSPEKTIF BUYA HAMKA

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep manusia sempurna perspektif Buya Hamka. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka atau library research. Dengan menggunakan buku karya Buya Hamka yang berjudul Lembaga Hidup, Falsafah Hidup dan Tasawuf Modern sebagai sumber primer. Maka untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, Peneliti mengumpulkan data dan dokumen dari karya Buya Hamka serta rujukan lainnya seperti skripsi, jurnal, artikel, serta karya ilmiah lainnya sebagai penunjang pemahaman dalam melakukan penelitian ini. Manusia sempurna menurut Buya Hamka adalah manusia yang sadar akan kekurangan dan kesalahan yang ada dalam diri, tetapi masih terus berusaha memperbaiki diri untuk mencapai kesempurnaan. Adapun yang menjadi pokok manusia sempurna adalah keutamaan dan kebersihan jiwa. Sebab, esensi manusia itu adalah ruh, jasad atau badan hanya bersifat sementara dan hanya sebagai perantara untuk mencapai kesempurnaan. Adapun pembersihan jiwa melalui lima tahap, yaitu; bergaul dengan orang-orang budiman, membiasakan untuk berfikir, menjaga syahwat dan kemarahan, menyelidiki cita-cita atau aib diri sendiri, menimbang sebelum mengerjakan sesuatu. Akan tetapi, semua tidak akan tercapai jika manusia memiliki penyakit hati. Ada dua penyakit hati yang bisa menghambat manusia dalam mencapai manusia sempurna, yaitu tahawwur dan jubun. Dari at-Tahawwur dan al-Jubn kemudian lahir penyakit-penyakit hati yang lain seperti ujub, bangga (sombong dalam bentuk fisik), bertengkar, mengolok-olok, ingkar janji, dan dendam.
LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Title: KONSEP MANUSIA SEMPURNA PERSPEKTIF BUYA HAMKA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep manusia sempurna perspektif Buya Hamka.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif analisis.
Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka atau library research.
Dengan menggunakan buku karya Buya Hamka yang berjudul Lembaga Hidup, Falsafah Hidup dan Tasawuf Modern sebagai sumber primer.
Maka untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, Peneliti mengumpulkan data dan dokumen dari karya Buya Hamka serta rujukan lainnya seperti skripsi, jurnal, artikel, serta karya ilmiah lainnya sebagai penunjang pemahaman dalam melakukan penelitian ini.
Manusia sempurna menurut Buya Hamka adalah manusia yang sadar akan kekurangan dan kesalahan yang ada dalam diri, tetapi masih terus berusaha memperbaiki diri untuk mencapai kesempurnaan.
Adapun yang menjadi pokok manusia sempurna adalah keutamaan dan kebersihan jiwa.
Sebab, esensi manusia itu adalah ruh, jasad atau badan hanya bersifat sementara dan hanya sebagai perantara untuk mencapai kesempurnaan.
Adapun pembersihan jiwa melalui lima tahap, yaitu; bergaul dengan orang-orang budiman, membiasakan untuk berfikir, menjaga syahwat dan kemarahan, menyelidiki cita-cita atau aib diri sendiri, menimbang sebelum mengerjakan sesuatu.
Akan tetapi, semua tidak akan tercapai jika manusia memiliki penyakit hati.
Ada dua penyakit hati yang bisa menghambat manusia dalam mencapai manusia sempurna, yaitu tahawwur dan jubun.
Dari at-Tahawwur dan al-Jubn kemudian lahir penyakit-penyakit hati yang lain seperti ujub, bangga (sombong dalam bentuk fisik), bertengkar, mengolok-olok, ingkar janji, dan dendam.

Related Results

ANALISIS PESAN MORAL KARAKTER BUYA HAMKA PADA FILM BUYA HAMKA VOLUME 1
ANALISIS PESAN MORAL KARAKTER BUYA HAMKA PADA FILM BUYA HAMKA VOLUME 1
"Buya Hamka Volume 1" is a biographical film that explores the life of Buya Hamka, an influential scholar and writer from Indonesia. This abstract presents an in-depth analysis of ...
Interpretasi Personalitas Buya Hamka Dalam Film Buya Hamka Volume II
Interpretasi Personalitas Buya Hamka Dalam Film Buya Hamka Volume II
Film “Buya Hamka” mengisahkan perjalanan hidup Abdul Malik Karim Amrullah, seorang tokoh ulama dan sastrawan terkemuka Indonesia yang lebih dikenal dengan nama Buya Hamka. Film ini...
Nilai-Nilai Religius Dalam Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Teks Novel Di SMA
Nilai-Nilai Religius Dalam Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Teks Novel Di SMA
The purpose of this study is to describe and explain religious values in the form of religious values 1) worship values, 2) jihad values, 3) sincere values, 4) moral values in the ...
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
AbstrakMUI Sumatra Barat masa kepemimpinan Buya Gusrizal Gazahar memahami pergolakan dan perubahan sosial seperti perubahan. Masa kepemimpinnya di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sum...
Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Buya Hamka
Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Buya Hamka
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa konsep pemikiran pendidikan Islam menurut Buya Hamka, agar mampu diterapkan pada dunia pendidikan kontemporer yang penuh dengan pr...
KONSEP MANUSIA SEMPURNA MENURUT MUHAMMAD TAQÎ MISBÂH YAZDÎ
KONSEP MANUSIA SEMPURNA MENURUT MUHAMMAD TAQÎ MISBÂH YAZDÎ
AbstrakIlmu pengetahuan dengan pelbagai metodenya, telah menempatkan manusia pada jurang keterasingan yang dalam nan gelap. Tak hanya itu, ilmu pengetahuan yang mulanya dipahami se...
KAJIAN FILOSOFIS KONSEP HIGH POLITICS AMIEN RAIS DAN KORELASINYA DENGAN PENAFSIRAN BUYA HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR
KAJIAN FILOSOFIS KONSEP HIGH POLITICS AMIEN RAIS DAN KORELASINYA DENGAN PENAFSIRAN BUYA HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR
This article aims to conduct a philosophical review of the concept of High Politics initiated by Amien Rais and offered to be a reference for Muhammadiyah in 1986 in organizing. Th...
Manusia Sempurna Dalam Pandangan Murtadha Muthahhari
Manusia Sempurna Dalam Pandangan Murtadha Muthahhari
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami manusia sempurna menurut pandangan Murtadha Muthahhari, sedangkan rumusan masalah yang ingin dicari jawabannya adalah bagaimana Mur...

Back to Top